Putin: Bahkan Jika Rusia Tenggelamkan Kapal Inggris, Tak Akan Picu Perang Dunia

Kamis, 01 Juli 2021 - 03:01 WIB
loading...
A A A
“Mereka membuat keributan besar tentang fakta bahwa kami melakukan latihan di wilayah kami di dekat perbatasan Ukraina. Saya memberi instruksi kepada Kementerian Pertahanan untuk secara perlahan menyelesaikan dan menarik pasukan jika seseorang sangat mengkhawatirkannya. Kami melakukannya. Tetapi sebaliknya menanggapinya secara positif dan berkata, 'Oke, kami memahami reaksi Anda terhadap kemarahan kami,' apa yang mereka lakukan? Mereka telah datang ke perbatasan kami," ujar Putin.

Putin memperingatkan tentang kerja sama Ukraina dengan NATO dan Barat, dengan mengatakan, "Pengambilalihan militer atas wilayah Ukraina menciptakan masalah serius bagi Rusia.”

"Militer yang mengambil alih wilayah yang berbatasan langsung dengan kami menciptakan masalah keamanan yang signifikan. Ini menyangkut kepentingan kehidupan nyata Federasi Rusia dan rakyat Rusia. Inilah yang menimbulkan kekhawatiran," papar dia.

Putin mengecam tindakan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky yang "menyerahkan negara ke kontrol eksternal" Washington, dan sebagian Berlin serta Paris.

Namun Putin mengatakan bisa bertemu dengan Zelensky untuk membahas masalah yang ada.

Pada 23 Juni, Kementerian Pertahanan Rusia mengatakan penjaga perbatasan negara itu menghentikan kapal perusak Angkatan Laut Kerajaan Inggris, HMS Defender, yang menurut Rusia melanggar perairannya, tidak menanggapi peringatan dari pasukan pesisir Rusia, dan hanya berbalik ketika ada tembakan peringatan dilepaskan.

Kementerian Pertahanan Inggris menolak klaim Rusia bahwa tembakan peringatan ditembakkan ke salah satu kapalnya di Laut Hitam. Inggris mengatakan kapal Angkatan Laut Kerajaan sedang melakukan "lintasan yang tidak bersalah" melalui perairan teritorial Ukraina sesuai hukum internasional.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pilot F-15 AS: Serangan...
Pilot F-15 AS: Serangan Drone Iran Membentuk Formasi Ubur-ubur
Trump Kecam Pemungutan...
Trump Kecam Pemungutan Suara Senat untuk Batasi Kewenangannya dalam Perang Iran
10 Mata-mata Perang...
10 Mata-mata Perang Dingin yang Tak Pernah Takut Mati
Senat AS Sahkan Resolusi...
Senat AS Sahkan Resolusi Penghentian Perang Iran, Pukulan Telak bagi Trump
Trump Ungkap Dana Iran...
Trump Ungkap Dana Iran yang Dilepaskan akan Digunakan untuk Beli Barang-barang AS
Trump: Produsen Mobil...
Trump: Produsen Mobil AS Bisa Produksi Rudal
Teken Kerja Sama Hukum,...
Teken Kerja Sama Hukum, Indonesia dan Rusia Perkuat Mutual Legal Assistance
CDC: Wabah Ebola di...
CDC: Wabah Ebola di RD Kongo Bisa Menjadi yang Terburuk dalam Sejarah
Trump Sebut Aset Iran...
Trump Sebut Aset Iran Akan Dikendalikan AS, Ini Respons Keras Teheran
Rekomendasi
DPC Rampung di 9 Kecamatan,...
DPC Rampung di 9 Kecamatan, Partai Perindo Tubaba Tancap Gas Bentuk DPRt
Legal Standing Belum...
Legal Standing Belum Lengkap, Sidang Perdana Gugatan Bonatua Terhadap KPU-Rektor UGM Ditunda
Mantan Kapolres Bima...
Mantan Kapolres Bima Terima Dana dari Bandar Narkoba, Pengacara: Tuduhan Mengada-ada
Berita Terkini
Pilot F-15 AS: Serangan...
Pilot F-15 AS: Serangan Drone Iran Membentuk Formasi Ubur-ubur
Menlu AS Jual Kesepakatan...
Menlu AS Jual Kesepakatan Damai dengan Iran ke Negara-negara Arab
Israel Anggap Turki...
Israel Anggap Turki Lebih Berbahaya Dibandingkan Iran
Trump Kecam Pemungutan...
Trump Kecam Pemungutan Suara Senat untuk Batasi Kewenangannya dalam Perang Iran
10 Mata-mata Perang...
10 Mata-mata Perang Dingin yang Tak Pernah Takut Mati
Senat AS Sahkan Resolusi...
Senat AS Sahkan Resolusi Penghentian Perang Iran, Pukulan Telak bagi Trump
Infografis
27 Negara Peringatkan...
27 Negara Peringatkan Warganya, Perang Dunia III Akan Terjadi?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved