COVID-19 Varian Delta Mewabah, Setengah dari Australia Lockdown

Rabu, 30 Juni 2021 - 15:08 WIB
loading...
A A A
Pada hari Rabu, pemerintah negara bagian Queensland mengecam pemerintah federal karena pesan yang membingungkan, dan mengatakan tidak mendukung AstraZeneca untuk kaum muda.

Queensland juga memperingatkan akan kehabisan pasokan Pfizer dalam delapan hari - dan mengatakan permintaannya untuk lebih banyak stok dari pemerintah telah ditolak.

Perdana Menteri Queensland Annastacia Palaszczuk juga menyerukan tindakan keras terhadap jumlah kedatangan internasional, setelah mencatat kasus Delta baru negara bagian itu berasal dari seorang pelancong bisnis yang terbang antara Indonesia dan Brisbane yang telah menginfeksi resepsionis rumah sakit.

Baca juga: Inggris Janjikan Kirim Bantuan Vaksin COVID-19 ke Indonesia

Queensland menjatuhkan tiga kota - Brisbane, Townsville dan Gold Coast - ke dalam penguncian tiga hari pada hari Selasa setelah deteksi kasus.

"Orang yang membawa virus ke Queensland adalah seorang pelancong biasa, bukan warga Australia yang rentan yang kembali ke rumah dan saya sejujurnya berpikir kita perlu diskusi serius tentang memastikan bahwa orang-orang yang divaksinasi datang ke negara ini," kata Palaszczuk.

"Kita harus meminimalkan risiko. Saat ini kita berada di dalam panci bertekanan tinggi. Tepat di seluruh Australia, ini seperti panci bertekanan tinggi," imbuhnya seperti dikutip dari BBC.

Australia Barat dan Victoria juga menyerukan penilaian ulang jumlah orang yang diizinkan masuk ke negara itu.
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Australia Sita 100.000...
Australia Sita 100.000 Kecoak Selundupan, Harganya Rp2,5 Miliar
Negara Tetangga Indonesia...
Negara Tetangga Indonesia Ini dan Sekutunya Kembangkan Drone Bawah Laut
Rusia Sebut Tetangga...
Rusia Sebut Tetangga Indonesia Ini Bisa Menjadi Markas Senjata Nuklir AS
Inilah Aktivis Australia...
Inilah Aktivis Australia yang Mengalami Pelecehan Seks oleh Pasukan Israel saat Misi GSF
Kepala WHO Peringatkan...
Kepala WHO Peringatkan Lebih Banyak Kasus Hantavirus akan Muncul
Negara Tetangga Indonesia...
Negara Tetangga Indonesia Ini Gabung Aliansi 40 Negara untuk Misi Pasca-perang di Selat Hormuz
Kemendikdasmen Gandeng...
Kemendikdasmen Gandeng Australia Ciptakan Sekolah Aman dan Nyaman
1 Anggota Pasukan Perdamaian...
1 Anggota Pasukan Perdamaian PBB Tewas, 2 Terluka Akibat Serangan Artileri di Lebanon
Meteor yang Tabrak Atmosfer...
Meteor yang Tabrak Atmosfer Bumi Picu Dentuman dan "Gempa" di AS Ternyata Seukuran Gajah
Rekomendasi
Kaesang Ungkap Dewan...
Kaesang Ungkap Dewan Pembina PSI Mulai Turun ke Daerah Akhir Juni
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
DPR Minta KAI Bereskan...
DPR Minta KAI Bereskan Dulu Konektivitas Sebelum Bangun Jalur Kereta Aceh-Lampung
Berita Terkini
Presiden Lebanon Kecam...
Presiden Lebanon Kecam Hizbullah, Iran, dan IRGC: Ini Bukan Negaramu, Ini Negara Kami!
Terungkap, Israel Kerahkan...
Terungkap, Israel Kerahkan Pasukan Elite ke Azerbaijan untuk Perang Melawan Iran
Iran Klaim Tembakkan...
Iran Klaim Tembakkan Rudal ke Arah 2 Kapal Perang AS, tapi Disangkal Amerika
Drone Ukraina Meledak...
Drone Ukraina Meledak Sendiri di Pelabuhan Negara NATO, Kyiv Tuduh Rusia Kerjai Sinyalnya
Mossad Pasok Milisi...
Mossad Pasok Milisi Kurdi dengan Senjata yang Disita dari Hamas dan Hizbullah
Hamas Tak akan Serahkan...
Hamas Tak akan Serahkan Persenjataan, tapi Hanya Polisi yang Bawa Senjata di Gaza
Infografis
Sejarah Boikot Olahraga...
Sejarah Boikot Olahraga Dunia dan Ancaman Jerman Mundur dari Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved