Buntut Insiden Laut Hitam, Rusia Ancam Tembak Kapal Perang yang Menyusup

Kamis, 24 Juni 2021 - 22:49 WIB
loading...
A A A
Sebuah laporan BBC dari kapal Inggris tidak menunjukkan bom yang dijatuhkan tetapi menunjukkan sebuah pesawat militer Rusia berdengung di atas HMS Defender dan menerima ancaman dari radio untuk mengubah arah atau ditembak.

Rekaman yang difilmkan dari pesawat perang Rusia dan drone yang dirilis oleh Kementerian Pertahanan Rusia juga menunjukkan jet Rusia terbang dekat dengan Defender tetapi tidak menampilkan bom yang dijatuhkan atau tembakan peringatan.

Baca juga: Momen Rusia Lepaskan Tembakan Peringatan ke Kapal Perang Inggris: 'Tak Ubah Arah, Tembak'

Mikhail Khodaryonok, seorang pensiunan Kolonel Tentara Rusia yang bekerja sebagai analis militer yang berbasis di Moskow, mengatakan pesawat perang Rusia itu tampaknya menjatuhkan bom bermil-mil jauhnya dari kapal Inggris untuk menghindari kerusakan. Dia menuduh penyangkalan Inggris bahwa Rusia telah menembakkan tembakan peringatan dan menjatuhkan bom untuk membuat Defender pergi adalah upaya untuk menyelamatkan wajah.

"Mereka tidak bisa mengakui bahwa mereka dipaksa untuk mengubah arah, bahwa mereka menyadari ancaman bahwa senjata akan digunakan terhadap mereka," kata Khodaryonok dalam sebuah wawancara telepon.

"Mantan penguasa laut itu tidak dapat membiarkan hilangnya wajah dengan mengakui bahwa mereka menyerahkan tuntutan pihak Rusia untuk mengubah arah," sambungnya.

Insiden itu menandai pertama kalinya sejak Perang Dingin bahwa Moskow mengakui menggunakan peluru tajam untuk menghalangi kapal perang NATO, menggarisbawahi meningkatnya ancaman tabrakan militer di tengah ketegangan Rusia-Barat.
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ciptakan Krisis Energi...
Ciptakan Krisis Energi di Rusia, Drone Ukraina Serang Krimea dan Kilang Minyak Utama
4 Pemicu Kerusuhan di...
4 Pemicu Kerusuhan di Irlandia Utara, dari Agitator Sayap Kanan Picu hingga Warisan Sejarah
Kerusuhan Meluas di...
Kerusuhan Meluas di Irlandia Utara, Rumah dan Mobil Dibakar
Horor! Penyerang Berpisau...
Horor! Penyerang Berpisau Mencoba Memenggal Seorang Pria di Tempat Umum
Partai Pro-Barat Menang...
Partai Pro-Barat Menang Pemilu Armenia, Pukulan Telak bagi Rusia
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia, China dan Rusia Bersaing Ketat
Hindari Selat Hormuz!...
Hindari Selat Hormuz! India Diam-Diam Gandeng Rusia Buka Jalur Es Ekstrem
Helikopter Apache AS...
Helikopter Apache AS Jatuh di Dekat Selat Hormuz
Panas! Iran Gempur 18...
Panas! Iran Gempur 18 Target Milliter AS di Timur Tengah
Rekomendasi
Menhub Dipanggil Menghadap...
Menhub Dipanggil Menghadap Prabowo di Istana, Ada Apa?
OTT KPK di BPK Berujung...
OTT KPK di BPK Berujung 5 Tersangka, Bupati Muara Enim Edison Ikut Terjerat
Orang Kaya Diminta Lepas...
Orang Kaya Diminta Lepas Dolar, Dasco Sebut Rupiah Menguat Minggu Depan
Berita Terkini
Iran Ungkap Proyektil...
Iran Ungkap Proyektil AS Hantam Tongkang Kargo Iran di Lepas Pantai Oman
Iran Serang Pangkalan...
Iran Serang Pangkalan Yordania Markas Jet Tempur Siluman F-35, F-15, dan F-16 AS
India Protes setelah...
India Protes setelah Kapal Minyak Pembawa 24 Warganya Dihantam Rudal AS di Dekat Oman
AS Tolak Masuk Wasit...
AS Tolak Masuk Wasit Piala Dunia Omar Artan, Alasannya Terlibat Organisasi Teroris
Pertama Kalinya, Taiwan...
Pertama Kalinya, Taiwan Tembakkan Puluhan Rudal HIMARS Amerika ke Arah China
Ini Bukti Biadabnya...
Ini Bukti Biadabnya Tentara Israel Tembak Mati Bayi Palestina di Tepi Barat
Infografis
3 Alasan Greenland Jadi...
3 Alasan Greenland Jadi Kunci AS untuk Perang Nuklir Melawan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved