Kepala Intelijen Mesir Diduga Terlibat Pembunuhan Khashoggi

Selasa, 22 Juni 2021 - 17:05 WIB
loading...
Kepala Intelijen Mesir...
Kepala Intelijen Mesir, Abbas Kamel, diduga terlibat dalam pembunuhan Jamal Khashoggi. Foto/Kolase/Sindonews
A A A
WASHINGTON - Sebuah kelompok hak asasi manusia menyerukan kepada anggota Kongres Amerika Serikat (AS) untuk menginterogasi kepala intelijen Mesir mengenai pembunuhan Jamal Khashoggi . Ini terkait laporan yang menyebutkan pesawat Arab Saudi yang membawa tim pembunuh Khashoggi sempat transit di Kairo pada Oktober 2018 untuk mengambil obat-obatan terlarang yang digunakan dalam pembunuhan tersebut.

“Laporan yang muncul bahwa pihak berwenang Mesir menyediakan obat-obatan pembunuh yang digunakan untuk mengeksekusi Jamal Khashoggi sangat mengejutkan,” kata Sarah Leah Whitson, direktur eksekutif Demokrasi untuk Dunia Arab Sekarang (DAWN), sebuah kelompok yang didirikan Khashoggi pada tahun terakhir hidupnya.

"Perlu ada penyelidikan Kongres," imbuhnya seperti dikutip dari Yahoo, Selasa (22/6/2021).

Komentar Whitson dipicu oleh seri podcast Yahoo News “Conspiracyland” yang baru saja dirilis tentang pembunuhan Khashoggi yang mengungkapkan bahwa jet Gulfstream yang membawa apa yang disebut sebagai Tim Harimau, tim pembunuh Arab Saudi, ke Istanbul membuat persinggahan tengah malam di Kairo untuk tujuan mengambil dosis mematikan narkotika "ilegal" yang belum ditentukan.

Obat-obatan itu disuntikkan beberapa jam kemudian oleh seorang dokter Kementerian Dalam Negeri Saudi ke lengan kiri Khashoggi di dalam Konsulat Saudi di Istanbul - sebuah operasi yang telah disimpulkan CIA mendapat izin dari Putra Mahkota Saudi Mohammad bin Salman , yang sering dikenal sebagai MBS.

Baca juga: Investigasi Yahoo: Tim Algojo Khashoggi Mampir Kairo Angkut Narkoba Mematikan

Abbas Kamel, kepala intelijen Mesir, minggu ini akan mengunjungi Washington untuk bertemu dengan pejabat intelijen AS serta anggota Komite Hubungan Luar Negeri Senat. Staf mengatakan kepada Yahoo News bahwa sejumlah senator sedang bersiap untuk bertanya kepada Kamel tentang persinggahan di Kairo dan apakah pejabat intelijen Mesir mengirim atau membantu memfasilitasi pengiriman obat-obatan tersebut.

Komite Urusan Luar Negeri DPR sedang berusaha untuk mengatur pertemuannya sendiri dengan Kamel, dan salah satu anggotanya, Tom Malinowski, mantan asisten menteri luar negeri untuk hak asasi manusia, mengatakan bahwa jika pertemuan itu terjadi, dia juga bermaksud untuk menanyai Kamel tentang pembunuhan Khashoggi.

"Saya ingin mereka tahu bahwa kami tahu mereka membantu Saudi membunuh seorang jurnalis yang berbasis di AS," katanya kepada Yahoo News.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Hendak Kerahkan Senjata...
AS Hendak Kerahkan Senjata Nuklir ke Lebih Banyak Negara NATO, Bisa Bikin Rusia Murka
Meski AS-Iran Musuh...
Meski AS-Iran Musuh Bebuyutan, Trump Ingin Bertemu Mojtaba Khamenei
Kim Jong-un Janji Tingkatkan...
Kim Jong-un Janji Tingkatkan Bom Nuklir Secara Eksponensial, Sebut Musuh Korut Sangat Ganas
Jerman Gagal Rebut Kursi...
Jerman Gagal Rebut Kursi DK PBB untuk Pertama Kalinya
Iran Serang Kapal Perang...
Iran Serang Kapal Perang AS di Teluk Oman yang Diklaim sebagai Pusat Komando Amerika
Iran Klaim Rudal Patriot...
Iran Klaim Rudal Patriot AS yang Hancurkan Bandara Kuwait, Amerika Menyangkal
Pastikan Kelancaran...
Pastikan Kelancaran Pemulangan Jemaah Haji, Garuda Indonesia Intensif Koordinasi dengan Arab Saudi
AS-Iran Saling Serang,...
AS-Iran Saling Serang, Situs Radar hingga Pangkalan Militer Dibombardir
Trump Blak-blakan kepada...
Trump Blak-blakan kepada Netanyahu: Semua Orang Benci Anda Sekarang!
Rekomendasi
Aturan Baru BPJS Kesehatan...
Aturan Baru BPJS Kesehatan per 1 Juni 2026, Kontrol Harus Sesuai Tanggal Surat
DSI Dinilai Bisa Perkuat...
DSI Dinilai Bisa Perkuat Ekspor dan Transparansi Tata Kelola SDA
Kuasa Hukum Erin Wartia...
Kuasa Hukum Erin Wartia Kritik Komisi III DPR: Jangan Hanya Dengar Satu Pihak
Berita Terkini
Rusia Ancam Armenia:...
Rusia Ancam Armenia: Tak Lagi Dipasok Minyak Murah Jika Nekat Gabung Uni Eropa!
AS Hendak Kerahkan Senjata...
AS Hendak Kerahkan Senjata Nuklir ke Lebih Banyak Negara NATO, Bisa Bikin Rusia Murka
6 Jet Tempur Canggih...
6 Jet Tempur Canggih yang Bakal Panaskan Langit ASEAN: F-35 Singapura hingga Rafale Indonesia
Bos NATO: Ukraina Menang...
Bos NATO: Ukraina Menang Perang, Rusia Semakin Putus Asa!
Trump Akui Mendamprat...
Trump Akui Mendamprat Netanyahu dengan Makian Kasar: 'Saya Sedikit Terganggu...'
Meski AS-Iran Musuh...
Meski AS-Iran Musuh Bebuyutan, Trump Ingin Bertemu Mojtaba Khamenei
Infografis
Daftar Juara Piala Afrika...
Daftar Juara Piala Afrika Sepanjang Sejarah, Mesir Terbanyak!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved