Pelanggar HAM, AS Bersumpah Tuntut Pertanggungjawaban Ebrahim Raisi

Selasa, 22 Juni 2021 - 16:19 WIB
loading...
A A A
Baca juga: Raisi Menolak Bertemu Biden Meski AS Penuhi Tuntutan Iran

Raisi, seorang ulama berusia 60 tahun, dikenal dekat dengan Pemimpin Spiritual Tertinggi Iran Ali Khamenei dan secara luas dipandang sebagai calon penerusnya. Dia jelas presiden favorit dari garis keras Iran yang telah berjuang dengan Presiden Hassan Rouhani yang moderat dan sangat memusuhi Israel dan AS.

Raisi menjadi presiden terpilih setelah menyapu hampir 62% dari 28,9 juta suara dalam pemilihan presiden hari Jumat lalu, yang melihat jumlah pemilih terendah dalam sejarah negara itu. Jutaan orang Iran tinggal di rumah menentang pemungutan suara yang mereka lihat sebagai pemilihan yang curang di mana otoritas agama memblokir banyak pemimpin moderat bahkan untuk muncul dalam pemungutan suara.

Raisi mengatakan pada konferensi pers yang penuh sesak di Teheran pada hari Senin bahwa dia akan mencari keringanan dari hukuman sanksi AS yang telah menghancurkan ekonomi Iran. Namun dia mengesampingkan batasan kemampuan rudal Iran dan dukungan untuk milisi regional, sejumlah masalah yang menurut pejabat AS ingin dibahas dalam pembicaraan berikutnya setelah perjanjian nuklir kembali berlaku, The Associated Press melaporkan.

“Itu tidak bisa dinegosiasikan,” tegas Raisi tentang program rudal balistik Iran, menambahkan bahwa AS wajib mencabut semua sanksi yang menindas Iran.
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Marah, Tuding...
Trump Marah, Tuding Iran Bocorkan Detail Kesepakatan Damai
Apa yang Ada dan Tidak...
Apa yang Ada dan Tidak Ada dalam Draf Kesepakatan Damai AS-Iran?
Iran Tegaskan Pengelolaan...
Iran Tegaskan Pengelolaan Selat Hormuz akan Disepakati Melalui Dialog Regional
Netanyahu dan Trump...
Netanyahu dan Trump Bahas Nota Kesepahaman Mendatang dengan Iran
Iran Tegaskan Belum...
Iran Tegaskan Belum Ada Kesepakatan Akhir dengan AS
Terungkap, Pokemon Go...
Terungkap, Pokemon Go Bantu Militer AS Petakan Dunia
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan...
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan China, Ekspor Minyak Iran Merosot 80%
AS Kembali Gempur Iran...
AS Kembali Gempur Iran Usai Insiden Helikopter Apache di Selat Hormuz
Heli Militer Mi-17 Pakistan...
Heli Militer Mi-17 Pakistan Jatuh, 22 Tentara Tewas termasuk 3 Perwira
Rekomendasi
Unjuk Rasa Mahasiswa...
Unjuk Rasa Mahasiswa Bubar, Polisi Mulai Buka Jalan Jenderal Sudirman Arah Bundaran HI
Stafsus Menag Tinjau...
Stafsus Menag Tinjau GKJ Nusukan Solo, Jamin Kebebasan Beribadah
BYD M6 DM Diklaim Irit...
BYD M6 DM Diklaim Irit 65 Km/Liter, Sudah Diuji 150 Km Nyaris Tanpa Minum Bensin
Berita Terkini
Trump Marah, Tuding...
Trump Marah, Tuding Iran Bocorkan Detail Kesepakatan Damai
Apa yang Ada dan Tidak...
Apa yang Ada dan Tidak Ada dalam Draf Kesepakatan Damai AS-Iran?
Iran Tegaskan Pengelolaan...
Iran Tegaskan Pengelolaan Selat Hormuz akan Disepakati Melalui Dialog Regional
Netanyahu dan Trump...
Netanyahu dan Trump Bahas Nota Kesepahaman Mendatang dengan Iran
Iran Tegaskan Belum...
Iran Tegaskan Belum Ada Kesepakatan Akhir dengan AS
Terungkap, Pokemon Go...
Terungkap, Pokemon Go Bantu Militer AS Petakan Dunia
Infografis
AS Kerahkan 15.000 Prajurit...
AS Kerahkan 15.000 Prajurit dan 100 Jet Tempur Amankan Selat Hormuz
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved