Israel Izinkan 'Ekspor Terbatas' Produk Pertanian dari Gaza

Senin, 21 Juni 2021 - 20:09 WIB
loading...
Israel Izinkan Ekspor...
Israel menyatakan bahwa pihaknya akan mengizinkan ekspor terbatas produk pertanian dari Gaza. Foto/Ist
A A A
TEL AVIV - Israel menyatakan bahwa pihaknya akan mengizinkan "ekspor terbatas" produk pertanian dari Gaza . Izin ini dikeluarkan satu bulan setelah gencatan senjata dan sepekan setelah pemerintah Israel baru terbentuk.

Gaza, rumah bagi sekitar dua juta warga Palestina, telah berada di bawah blokade Israel sejak 2007. Pembatasan ekstra sejak konflik bulan lalu membuat para petani Gaza tidak dapat mengekspor produk mereka seperti biasanya. Kondisi ini menciptakan melimpahnya produk seperti tomat dan stroberi, menyebabkan harga jatuh.

"Ekspor terbatas produk pertanian dari Jalur Gaza akan dimulai pada awal pekan," kata COGAT, badan militer Israel yang mengelola urusan sipil di wilayah Palestina. Baca juga: Palestina Tolak Vaksin Akan Kedaluwarsa Israel

"Tindakan sipil ini, yang telah disetujui oleh eselon politik, bergantung pada pemeliharaan stabilitas keamanan," sambungnya dalam sebuah pernyataan, seperti dilansir Al Arabiya pada Senin (21/6/2021).

Produk-produk pertanian tersebut, jelas COGAT, akan diizinkan keluar dari Gaza melalui penyebarangan Kerem Shalom. Baca juga: Netanyahu Berpotensi Menjadi Pemimpin Tangguh Oposisi Israel

Seperti diketahui, Israel dan Hamas saat ini masih terlibat gencatan senjata rapuh, yang disepakati pada akhir Mei lalu. Gencatan senjata ini disepakati setelah konflik hebat selama 11 hari, yang menewaskan 260 warga Palestina dan 11 warga Israel.

Namun, dalam beberapa hari terakhir, telah terjadi sejumlah pelanggaran gencatan senjata. Seperti, serangan udara Israel, yang kemudian direspon oleh Hamas dengan menyalakan balon pembakar untuk memicu kebakaran di lahan pertanian Israel.
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Apa itu Administrasi...
Apa itu Administrasi Gaza yang Baru setelah Pemerintahan Hamas Bubar?
Hamas Bubarkan Pemerintahannya...
Hamas Bubarkan Pemerintahannya di Gaza, Bagaimana Selanjutnya?
Israel Berencana Bangun...
Israel Berencana Bangun 40 Pos Permukiman Baru di Sepanjang Perbatasan Yordania
Hamas Peringatkan Upaya...
Hamas Peringatkan Upaya Israel Ciptakan Kekosongan Pemerintahan di Gaza
Ini 10 Negara yang Melarang...
Ini 10 Negara yang Melarang Masuk 2 Menteri Ekstremis Israel Ben-Gvir dan Smotrich
4 Dalih Israel Mendesak...
4 Dalih Israel Mendesak AS Blokir Penjualan F-35 ke Turki, Bisa Jadi Ancaman Zionis
Iran Tawarkan Kembali...
Iran Tawarkan Kembali Ekspor Minyak ke Jepang setelah Vakum sejak 2019
China Uji Coba Rudal...
China Uji Coba Rudal Nuklir dari Kapal Selam, AS hingga Australia Panik
Kylian Mbappe Dihina...
Kylian Mbappe Dihina Rasis Anggota Parlemen Paraguay, Presiden Macron Turun Tangan
Rekomendasi
Reaksi Praperadilan...
Reaksi Praperadilan Roy Suryo, Ade Darmawan: Jangan Senang Dulu, Pokok Perkara Tidak Gugur
Bertemu PM Modi, Prabowo...
Bertemu PM Modi, Prabowo Minta QRIS Segera Bisa Dipakai di India
Danantara Mulai Merger...
Danantara Mulai Merger Empat Perusahaan Pengelola Aset BUMN
Berita Terkini
Apa itu Administrasi...
Apa itu Administrasi Gaza yang Baru setelah Pemerintahan Hamas Bubar?
Hamas Bubarkan Pemerintahannya...
Hamas Bubarkan Pemerintahannya di Gaza, Bagaimana Selanjutnya?
Desa-desa Kristen Lebanon...
Desa-desa Kristen Lebanon Tolak Klaim Pencaplokan Netanyahu: Sama Sekali Salah
Israel Berencana Bangun...
Israel Berencana Bangun 40 Pos Permukiman Baru di Sepanjang Perbatasan Yordania
Hindari Teluk, Irak...
Hindari Teluk, Irak Bersiap Buka Lagi Jalur Darat Suriah untuk Ekspor Minyak
Hamas Peringatkan Upaya...
Hamas Peringatkan Upaya Israel Ciptakan Kekosongan Pemerintahan di Gaza
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved