Erdogan Hingga Putin Ucapkan Selamat kepada Ebrahim Raisi
Minggu, 20 Juni 2021 - 14:33 WIB
loading...
A
A
A
Sementara itu Presiden Rusia Vladimir Putin dengan cepat memberi selamat kepada Ebrahim Raisi. Ia pun menyoroti hubungan "tradisional ramah dan bertetangga baik" antara kedua negara.
“Hubungan antara negara kita secara tradisional bersahabat dan bertetangga baik. Saya berharap kegiatan Anda di jabatan tinggi ini akan berkontribusi pada pengembangan lebih lanjut kerja sama bilateral yang konstruktif di berbagai arah, serta kemitraan dalam urusan internasional. Ini sepenuhnya memenuhi kepentingan rakyat Rusia dan Iran, sejalan dengan penguatan keamanan dan stabilitas regional," kata Putin dalam sebuah pesan kepada Raisi, menurut Kremlin, yang dinukil dari US News.
Baca juga: Ebrahim Raisi: Presiden Iran Pertama yang Menjabat di Bawah Sanksi AS
Sementara itu para pemimpin Suriah, Irak, Turki, dan Uni Emirat Arab (UEA) juga mengirimkan pesan dukungan dan ucapan selamat yang serupa.
Sedangkan seorang juru bicara Hamas, kelompok militan Palestina yang memerintah Jalur Gaza, berharap akan "kemajuan dan kemakmuran" Iran.
Namun, kelompok hak asasi manusia mengatakan Raisi harus diselidiki karena kekejamannya.
“Hubungan antara negara kita secara tradisional bersahabat dan bertetangga baik. Saya berharap kegiatan Anda di jabatan tinggi ini akan berkontribusi pada pengembangan lebih lanjut kerja sama bilateral yang konstruktif di berbagai arah, serta kemitraan dalam urusan internasional. Ini sepenuhnya memenuhi kepentingan rakyat Rusia dan Iran, sejalan dengan penguatan keamanan dan stabilitas regional," kata Putin dalam sebuah pesan kepada Raisi, menurut Kremlin, yang dinukil dari US News.
Baca juga: Ebrahim Raisi: Presiden Iran Pertama yang Menjabat di Bawah Sanksi AS
Sementara itu para pemimpin Suriah, Irak, Turki, dan Uni Emirat Arab (UEA) juga mengirimkan pesan dukungan dan ucapan selamat yang serupa.
Sedangkan seorang juru bicara Hamas, kelompok militan Palestina yang memerintah Jalur Gaza, berharap akan "kemajuan dan kemakmuran" Iran.
Namun, kelompok hak asasi manusia mengatakan Raisi harus diselidiki karena kekejamannya.
Lihat Juga :