Kim Jong-un: Korut Siap Dialog atau Konfrontasi dengan AS
Jum'at, 18 Juni 2021 - 08:41 WIB
loading...
Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un. Foto/KCNA via REUTERS
A
A
A
PYONGYANG - Kim Jong-un , pemimpin Korea Utara (Korut) mengatakan negaranya siap untuk dialog atau konfrontasi dengan Amerika Serikat (AS). Hal itu dia sampaikan dalam pidato pada pertemuan pleno Komite Pusat Partai Buruh Korea yang berkuasa bahwa negara itu pada hari Kamis.
Media pemerintah Korea Utara, KCNA, yang dikutip Reuters, Jumat (18/6/2021) melaporkan Kim menegaskan bahwa Pyongyang siap kedua hal itu dengan Amerika Serikat selama kepresidenan Joe Biden.
Baca juga: Lagi, Jet-jet Tempur Zionis Israel Bombardir Gaza
"Persiapan untuk konfrontasi sangat penting untuk melindungi martabat negara kita dan menjamin lingkungan yang damai," kata Kim Jong-un dalam pidatonya.
Selama pertemuan itu, Kim menguraikan strategi hubungan dengan Washington. Dia mencatat kecenderungan kebijakan pemerintahan AS yang baru telah muncul.
"Bereaksi secara tajam dan segera serta mengatasi situasi yang berubah dengan cepat dan berkonsentrasi pada upaya untuk mengambil kendali yang stabil atas situasi di semenanjung Korea," seru Kim Jong-un.
Pada awal Juni, Kim muncul di depan umum untuk pertama kalinya setelah hampir sebulan menghilang dari penampilan publik. Ketidakhadiran telah memicu spekulasi lain mengenai kesehatan dan status politiknya.
Media pemerintah Korea Utara, KCNA, yang dikutip Reuters, Jumat (18/6/2021) melaporkan Kim menegaskan bahwa Pyongyang siap kedua hal itu dengan Amerika Serikat selama kepresidenan Joe Biden.
Baca juga: Lagi, Jet-jet Tempur Zionis Israel Bombardir Gaza
"Persiapan untuk konfrontasi sangat penting untuk melindungi martabat negara kita dan menjamin lingkungan yang damai," kata Kim Jong-un dalam pidatonya.
Selama pertemuan itu, Kim menguraikan strategi hubungan dengan Washington. Dia mencatat kecenderungan kebijakan pemerintahan AS yang baru telah muncul.
"Bereaksi secara tajam dan segera serta mengatasi situasi yang berubah dengan cepat dan berkonsentrasi pada upaya untuk mengambil kendali yang stabil atas situasi di semenanjung Korea," seru Kim Jong-un.
Pada awal Juni, Kim muncul di depan umum untuk pertama kalinya setelah hampir sebulan menghilang dari penampilan publik. Ketidakhadiran telah memicu spekulasi lain mengenai kesehatan dan status politiknya.
Lihat Juga :