Luna Animisha, Manusia Langka yang Lahir dengan Kelamin Pria dan Wanita
Kamis, 17 Juni 2021 - 08:57 WIB
loading...
A
A
A
Di halaman penggalangan dana GoFundMe, dia menulis: "Jadi saya dilahirkan interseks sebagai hermaprodit, dan mereka melakukan operasi saat lahir (memotong rahim saya dan menjahit vagina saya). Dan orangtua saya membesarkan saya sebagai anak laki-laki. Saya mempelajari ini di kemudian hari, dan memulai HRT (terapi pergantian hormon) yang telah menyelamatkan hidup saya."
"Saya mulai benar-benar ingin operasi untuk membantu menyatukan saya kembali, tetapi saya tidak ingin mengambil dari apa yang saya miliki," lanjut dia.
"Saya selalu merasa sangat tidak enak badan dan ketidakseimbangan hormon karena rahim saya diangkat—tubuh saya menggunakan terlalu banyak testosteron seperti mencoba memasukkan solar ke dalam mobil bensin ketika estrogren adalah bensin saya," imbuh dia.
"Mendapatkan transplantasi rahim akan sangat berarti bagi saya—itu berarti saya mungkin bisa mengandung anak saya sendiri suatu hari nanti, yang akan menjadi suatu kehormatan dan berkah."
Sejak kecil, Luna merasa berbeda dengan anak-anak lain di kelasnya bahkan sebelum dia tahu dia terlahir interseks.
Dia merasa lebih tertarik pada pakaian dan aktivitas wanita, tetapi dia menjadi sasaran pengganggu di sekolah.
Sekarang dia berharap untuk meningkatkan kesadaran orang interseks untuk mendorong orang lain untuk lebih menerima identitas gender yang berbeda.
"Saya ingin melihat dunia menjadi tempat di mana setiap orang bebas menjadi apa yang mereka inginkan. Setiap orang, termasuk trans dan interseks, harus memiliki hak atas tubuh mereka sendiri. Kita semua harus bisa menjadi diri kita sendiri," katanya.
"Saya mulai benar-benar ingin operasi untuk membantu menyatukan saya kembali, tetapi saya tidak ingin mengambil dari apa yang saya miliki," lanjut dia.
"Saya selalu merasa sangat tidak enak badan dan ketidakseimbangan hormon karena rahim saya diangkat—tubuh saya menggunakan terlalu banyak testosteron seperti mencoba memasukkan solar ke dalam mobil bensin ketika estrogren adalah bensin saya," imbuh dia.
"Mendapatkan transplantasi rahim akan sangat berarti bagi saya—itu berarti saya mungkin bisa mengandung anak saya sendiri suatu hari nanti, yang akan menjadi suatu kehormatan dan berkah."
Sejak kecil, Luna merasa berbeda dengan anak-anak lain di kelasnya bahkan sebelum dia tahu dia terlahir interseks.
Dia merasa lebih tertarik pada pakaian dan aktivitas wanita, tetapi dia menjadi sasaran pengganggu di sekolah.
Sekarang dia berharap untuk meningkatkan kesadaran orang interseks untuk mendorong orang lain untuk lebih menerima identitas gender yang berbeda.
"Saya ingin melihat dunia menjadi tempat di mana setiap orang bebas menjadi apa yang mereka inginkan. Setiap orang, termasuk trans dan interseks, harus memiliki hak atas tubuh mereka sendiri. Kita semua harus bisa menjadi diri kita sendiri," katanya.
(min)
Lihat Juga :