AS Kalahkan Sistem Rudal S-400 Rusia dalam Latihan Perang Besar-besaran

Kamis, 17 Juni 2021 - 07:35 WIB
loading...
A A A
Proliferasi S-400 menempatkan AS dan sekutu NATO-nya di tempat yang aneh. Rusia telah mendorong ekspor sejak mengoperasionalkan sistem pertahanan pada 2007 dan banyak negara telah menunjukkan minat.

India, China, Turki dan Belarusia merupakan deratan negara yang mengamankan kesepakatan untuk pembelian sistem pertahanan udara canggih Rusia tersebut. China sudah menerima sejumlah sistem misil itu pada 2018.

Turki juga sudah menerima pasokan sistem misil itu meski ditentang keras oleh Amerika sebagai sekutu utamanya di NATO. India diperkirakan akan menerima pengiriman pertamanya akhir tahun ini.

Arab Saudi, Qatar, Aljazair, Maroko, Mesir, Vietnam, dan Irak adalah di antara negara-negara yang telah mengadakan diskusi informal atau formal dengan Rusia untuk memperoleh sistem rudal S-400.

Stockholm International Peace Research Institute (SIPRI) memperingatkan bahwa sistem misil kebanggaan Moskow itu belum teruji dalam perang sesungguhnya. "Meskipun teknologi canggih Namun, S-400 belum diuji dalam situasi perang yang nyata dan serius," kata SIPRI seperti dikutip EurAsian Times, Kamis (17/6/2021).

S-400 sebelumnya telah dikerahkan di zona konflik Suriah, Crimea, dan daerah kantong Baltik Rusia; Kaliningrad. Ada juga laporan bahwa sistem itu ikut dikerahkan di Libya, yang saat ini dilanda perang saudara yang mengerikan.

Dengan klaim militernya mengalahkan sistem rudal kebanggaan Rusia tersebut, AS secara tidak langsung menantang efisiensi rudal itu sendiri dengan harapan dapat memengaruhi negara-negara agar tidak membelinya.

Sementara itu, Rusia terus memasarkan sistem pertahanan mutakhir karena pangsa globalnya dalam ekspor senjata terus menyusut dengan AS menggantikan posisinya.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Senator Amerika Geram...
Senator Amerika Geram dengan Kesepakatan AS dan Iran: 'Juju Saja, Kita Menyerah'
Militer AS Telah Cabut...
Militer AS Telah Cabut Blokade Iran atas Perintah Trump
Serangan Drone Terbesar...
Serangan Drone Terbesar Ukraina Membakar Kilang Minyak Moskow, Rusia Janji Balas Dendam
Mojtaba Khamenei: Iran...
Mojtaba Khamenei: Iran dan AS Capai Kesepakatan karena Trump Putus Asa
AS dan Iran Berdamai,...
AS dan Iran Berdamai, Wapres Amerika Berbalik Kecam Israel
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
FIFA Gencar Berantas...
FIFA Gencar Berantas Ujaran Kebencian di Piala Dunia 2026
MoU Ditandatangani,...
MoU Ditandatangani, Iran Nyatakan Kemenangan Atas AS
Pulau Antartika Australia...
Pulau Antartika Australia Diserang Flu Burung, Ribuan Anak Anjing Laut Mati!
Rekomendasi
Meksiko vs Korea Selatan:...
Meksiko vs Korea Selatan: Duel Penentu ke Fase Gugur
Roy Suryo dan Dokter...
Roy Suryo dan Dokter Tifa Ditangkap Polda Metro Jaya di Jakarta
75 Gol dalam 24 Laga,...
75 Gol dalam 24 Laga, Piala Dunia 2026 Penuh Drama
Berita Terkini
Senator Amerika Geram...
Senator Amerika Geram dengan Kesepakatan AS dan Iran: 'Juju Saja, Kita Menyerah'
Militer AS Telah Cabut...
Militer AS Telah Cabut Blokade Iran atas Perintah Trump
Serangan Drone Terbesar...
Serangan Drone Terbesar Ukraina Membakar Kilang Minyak Moskow, Rusia Janji Balas Dendam
Mojtaba Khamenei: Iran...
Mojtaba Khamenei: Iran dan AS Capai Kesepakatan karena Trump Putus Asa
AS dan Iran Berdamai,...
AS dan Iran Berdamai, Wapres Amerika Berbalik Kecam Israel
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
Infografis
3 Taktik Cerdas Iran...
3 Taktik Cerdas Iran untuk Kalahkan AS-Israel, Salah Satunya Perang Ala Vietnam
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved