Hingga Pertengahan 2021, AS Catatkan Hampir 300 Penembakan Massal

Rabu, 16 Juni 2021 - 17:13 WIB
loading...
Hingga Pertengahan 2021,...
Total hampir 300 penembakan massal terjadi di AS di sepanjang tahun 2021. Foto/REUTERS
A A A
WASHINGTON - Jumlah penembakan massal melonjak di Amerika Serikat (AS) , dengan penembakan di Chicago dan negara bagian Alabama yang menewaskan enam orang. Total hampir 300 penembakan massal terjadi di AS di sepanjang tahun 2021.

Kekerasan senjata dilacak dengan cara yang berbeda-beda, tetapi satu definisi yang diterima secara luas berasal dari kelompok nirlaba, Arsip Kekerasan Senjata. Ini mendefinisikan penembakan massal sebagai penembakan di mana empat orang atau lebih ditembak di tempat yang kira-kira sama, tidak termasuk si penembak.

Dengan metrik itu, seperti dilansir Anadolu Agency pada Rabu (16/6/2021), kini telah terjadi 282 penembakan massal sejak awal tahun. Baca juga: Dubes AS Disandera Teroris, Taifib dan Marinir Amerika Lakukan Serangan Mematikan

Jumlah penembakan massal di AS telah meledak dalam beberapa pekan terakhir. Jumlah ini meningkat setelah pembatasan virus Corona mulai dicabut dan cuaca yang lebih hangat membuat banyak orang berkumpul dalam pertemuan massal.

Meskipun terkunci pada tahun 2020, kekerasan senjata sebenarnya meningkat tahun lalu di seluruh negeri, dengan 614 penembakan massal, dibandingkan dengan 434 pada tahun 2019. Baca juga: Muslim AS: Setop Proyek Hotel Hilton di Tempat Masjid Uighur yang Dihancurkan

Penembakan terjadi sekarang dalam situasi acak dan untuk motif yang tak terhitung jumlahnya, di tempat kerja, pesta rumah, pertemuan di luar ruangan, sudut jalan dan bahkan di distrik hiburan di pusat kota.

Penembakan massal Amerika yang paling menonjol dalam beberapa tahun terakhir adalah yang terjadi pada tahun 2019 terhadap 23 orang di dalam toko Walmart di El Paso, Texas. Penembak, yang mengatakan dia termotivasi oleh kebencian terhadap orang Hispanik, masih duduk di penjara, menunggu persidangan.
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Marah, Tuding...
Trump Marah, Tuding Iran Bocorkan Detail Kesepakatan Damai
Apa yang Ada dan Tidak...
Apa yang Ada dan Tidak Ada dalam Draf Kesepakatan Damai AS-Iran?
Iran Tegaskan Pengelolaan...
Iran Tegaskan Pengelolaan Selat Hormuz akan Disepakati Melalui Dialog Regional
Iran Tegaskan Belum...
Iran Tegaskan Belum Ada Kesepakatan Akhir dengan AS
Terungkap, Pokemon Go...
Terungkap, Pokemon Go Bantu Militer AS Petakan Dunia
Ayatollah Khamenei Sudah...
Ayatollah Khamenei Sudah Lebih dari 100 Hari Meninggal, Iran Tunda Lagi Penguburannya
Piala Dunia 2026: Saat...
Piala Dunia 2026: Saat Sepak Bola Jadi Mesin Uang FIFA
Laporan SIPRI: India...
Laporan SIPRI: India untuk Pertama Kalinya Kerahkan Senjata Berhulu Ledak Nuklir
Sebelum Meninggal Dunia,...
Sebelum Meninggal Dunia, Putri Thailand Bajrakitiyabha Alami Gangguan Jantung Serius
Rekomendasi
Perdana, Danantara Terbitkan...
Perdana, Danantara Terbitkan Obligasi Global Senilai USD1,5 Miliar
Penguatan IHSG dan Rupiah...
Penguatan IHSG dan Rupiah Berlanjut, Pasar Respons Positif Kepastian Posisi Menkeu
UBAYA Tantang SCU di...
UBAYA Tantang SCU di Final Putri, Perbanas Hadapi UKSW pada Puncak Campus League 2026
Berita Terkini
Trump Marah, Tuding...
Trump Marah, Tuding Iran Bocorkan Detail Kesepakatan Damai
Apa yang Ada dan Tidak...
Apa yang Ada dan Tidak Ada dalam Draf Kesepakatan Damai AS-Iran?
Iran Tegaskan Pengelolaan...
Iran Tegaskan Pengelolaan Selat Hormuz akan Disepakati Melalui Dialog Regional
Netanyahu dan Trump...
Netanyahu dan Trump Bahas Nota Kesepahaman Mendatang dengan Iran
Iran Tegaskan Belum...
Iran Tegaskan Belum Ada Kesepakatan Akhir dengan AS
Terungkap, Pokemon Go...
Terungkap, Pokemon Go Bantu Militer AS Petakan Dunia
Infografis
Penembakan Massal Guncang...
Penembakan Massal Guncang Universitas Florida Amerika Serikat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved