Perang Bintang! NATO Siap Respons Serangan dari Luar Angkasa
Selasa, 15 Juni 2021 - 23:07 WIB
loading...
A
A
A
Pada Desember 2019, para pemimpin NATO mendeklarasikan ruang angkasa sebagai “domain kelima” operasi aliansi, setelah darat, laut, udara, dan dunia maya. Banyak negara anggota NATO khawatir dengan perilaku yang semakin agresif dari China dan Rusia di luar angkasa.
Baca juga: NATO Semakin Ketakutan Menghadapi Kebangkitan China
Sekitar 80 negara memiliki satelit, dan perusahaan swasta juga masuk. Pada 1980-an, hanya sebagian kecil dari komunikasi NATO melalui satelit. Hari ini, setidaknya 40%. Selama Perang Dingin, NATO memiliki lebih dari 20 stasiun, tetapi teknologi baru berarti organisasi keamanan terbesar di dunia itu dapat menggandakan cakupannya dengan seperlima dari jumlah itu.
Klausul pertahanan kolektif NATO hanya diaktifkan sekali, ketika para anggota berkumpul di belakang Amerika Serikat (AS) setelah serangan 11 September 2001.
Mantan Presiden Donald Trump menyuarakan keprihatinan mendalam di antara sekutu AS, terutama yang berbatasan dengan Rusia seperti Estonia, Latvia, Lithuania, dan Polandia, ketika dia menyatakan bahwa dia mungkin tidak akan mendukung mereka jika mereka tidak meningkatkan anggaran pertahanan mereka.
Baca juga: NATO Semakin Ketakutan Menghadapi Kebangkitan China
Sekitar 80 negara memiliki satelit, dan perusahaan swasta juga masuk. Pada 1980-an, hanya sebagian kecil dari komunikasi NATO melalui satelit. Hari ini, setidaknya 40%. Selama Perang Dingin, NATO memiliki lebih dari 20 stasiun, tetapi teknologi baru berarti organisasi keamanan terbesar di dunia itu dapat menggandakan cakupannya dengan seperlima dari jumlah itu.
Klausul pertahanan kolektif NATO hanya diaktifkan sekali, ketika para anggota berkumpul di belakang Amerika Serikat (AS) setelah serangan 11 September 2001.
Mantan Presiden Donald Trump menyuarakan keprihatinan mendalam di antara sekutu AS, terutama yang berbatasan dengan Rusia seperti Estonia, Latvia, Lithuania, dan Polandia, ketika dia menyatakan bahwa dia mungkin tidak akan mendukung mereka jika mereka tidak meningkatkan anggaran pertahanan mereka.
Lihat Juga :