Investigasi Yahoo: Tim Algojo Khashoggi Mampir Kairo Angkut Narkoba Mematikan

loading...
Investigasi Yahoo: Tim Algojo Khashoggi Mampir Kairo Angkut Narkoba Mematikan
Demonstran membawa foto jurnalis Jamal Khashoggi saat unjuk rasa. Foto/REUTERS
RIYADH - Penyelidikan oleh Yahoo News mengungkapkan pesawat yang membawa tim algojo Arab Saudi yang membunuh jurnalis Jamal Khashoggi sempat singgah di Kairo, Mesir , untuk mengambil narkoba mematikan.

Narkoba itu disuntikkan ke lengan kiri Khashoggi dan membunuh sang pengkritik Saudi itu dalam hitungan menit.

“Ini mengungkapkan hubungan yang sebelumnya tidak diungkapkan antara Mesir sebagai kaki tangan atas kematian Khashoggi,” ungkap laporan Yahoo yang membuktikan sepak terjang tim pembunuh berencana untuk menghabisi nyawa Khashoggi.

Baca juga: Ngambek, Netanyahu Memboikot Pelantikan Penggantinya



Pada 2019, laporan PBB mengatakan kemungkinan Khashoggi disuntik dengan obat penenang sebelum dicekik dengan kantong plastik.

Baca juga: NATO Semakin Ketakutan Menghadapi Kebangkitan China

Putra Mahkota Arab Saudi membantah memerintahkan pembunuhan kolumnis Washington Post itu. Putra Mahkota mengklaim sang jurnalis terbunuh dalam operasi "jahat".

Baca juga: Kuota Cuma 60.000 Jamaah, Lebih 450.000 Orang di Arab Saudi Sudah Daftar Haji

Namun, Pelapor Khusus PBB Agnes Callamard mengatakan, “Khashoggi adalah korban dari eksekusi yang disengaja dan direncanakan."

Pengkritik terkemuka Putra Mahkota Arab Saudi Mohamed Bin Salman, Khashoggi dibunuh tim agen Saudi di dalam konsulat di Istanbul pada 2 Oktober 2018.



Dua puluh pejabat Saudi diadili di Turki secara in absentia setelah Arab Saudi menolak permintaan ekstradisi oleh Turki.

Arab Saudi mengadakan persidangannya sendiri dalam kasus tersebut. Callamard menganggap pengadilan di Saudi tidak lengkap dan "antitesis keadilan".

Proses pengadilan di Saudi tertutup untuk umum dan kerajaan melarang penyelidik internasional bekerja di negara itu.

Yahoo News mengatakan mereka akan merinci informasi dalam podcast yang akan datang berjudul "Kehidupan rahasia dan kematian brutal Jamal Khashoggi."

Jurnalis Saudi yang berbasis di AS Jamal Khashoggi dibunuh di konsulat Saudi di Istanbul pada Oktober 2018.

Setelah berbulan-bulan penyelidikan atas pembunuhan itu, laporan PBB menyimpulkan bahwa agen-agen Saudi membunuh Khashoggi di bawah komando langsung Putra Mahkota Saudi Mohammed Bin Salman.
(sya)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top