Investigasi Yahoo: Tim Algojo Khashoggi Mampir Kairo Angkut Narkoba Mematikan

Selasa, 15 Juni 2021 - 22:33 WIB
loading...
Investigasi Yahoo: Tim...
Demonstran membawa foto jurnalis Jamal Khashoggi saat unjuk rasa. Foto/REUTERS
A A A
RIYADH - Penyelidikan oleh Yahoo News mengungkapkan pesawat yang membawa tim algojo Arab Saudi yang membunuh jurnalis Jamal Khashoggi sempat singgah di Kairo, Mesir , untuk mengambil narkoba mematikan.

Narkoba itu disuntikkan ke lengan kiri Khashoggi dan membunuh sang pengkritik Saudi itu dalam hitungan menit.

“Ini mengungkapkan hubungan yang sebelumnya tidak diungkapkan antara Mesir sebagai kaki tangan atas kematian Khashoggi,” ungkap laporan Yahoo yang membuktikan sepak terjang tim pembunuh berencana untuk menghabisi nyawa Khashoggi.

Baca juga: Ngambek, Netanyahu Memboikot Pelantikan Penggantinya

Pada 2019, laporan PBB mengatakan kemungkinan Khashoggi disuntik dengan obat penenang sebelum dicekik dengan kantong plastik.

Baca juga: NATO Semakin Ketakutan Menghadapi Kebangkitan China

Putra Mahkota Arab Saudi membantah memerintahkan pembunuhan kolumnis Washington Post itu. Putra Mahkota mengklaim sang jurnalis terbunuh dalam operasi "jahat".

Baca juga: Kuota Cuma 60.000 Jamaah, Lebih 450.000 Orang di Arab Saudi Sudah Daftar Haji

Namun, Pelapor Khusus PBB Agnes Callamard mengatakan, “Khashoggi adalah korban dari eksekusi yang disengaja dan direncanakan."

Pengkritik terkemuka Putra Mahkota Arab Saudi Mohamed Bin Salman, Khashoggi dibunuh tim agen Saudi di dalam konsulat di Istanbul pada 2 Oktober 2018.

Dua puluh pejabat Saudi diadili di Turki secara in absentia setelah Arab Saudi menolak permintaan ekstradisi oleh Turki.

Arab Saudi mengadakan persidangannya sendiri dalam kasus tersebut. Callamard menganggap pengadilan di Saudi tidak lengkap dan "antitesis keadilan".

Proses pengadilan di Saudi tertutup untuk umum dan kerajaan melarang penyelidik internasional bekerja di negara itu.

Yahoo News mengatakan mereka akan merinci informasi dalam podcast yang akan datang berjudul "Kehidupan rahasia dan kematian brutal Jamal Khashoggi."

Jurnalis Saudi yang berbasis di AS Jamal Khashoggi dibunuh di konsulat Saudi di Istanbul pada Oktober 2018.

Setelah berbulan-bulan penyelidikan atas pembunuhan itu, laporan PBB menyimpulkan bahwa agen-agen Saudi membunuh Khashoggi di bawah komando langsung Putra Mahkota Saudi Mohammed Bin Salman.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Ingin Beri Turki...
Trump Ingin Beri Turki Jet Tempur Siluman F-35 AS, Kongres Siap Blokir dengan Alasan S-400 Rusia
Merasa Dikucilkan di...
Merasa Dikucilkan di NATO, Erdogan Minta Turki Dimasukkan dalam Struktur Keamanan Eropa
Israel Akui Genosida...
Israel Akui Genosida Armenia, Dikecam karena Juga Lakukan Genosida Gaza
Helikopter Saudi Aramco...
Helikopter Saudi Aramco Jatuh, 14 Orang Tewas
Demi Lindungi Negara-negara...
Demi Lindungi Negara-negara Arab, AS Janjikan Perdamaian Abadi dengan Iran
Israel Anggap Turki...
Israel Anggap Turki Lebih Berbahaya Dibandingkan Iran
Diperiksa 4 Jam, Mantan...
Diperiksa 4 Jam, Mantan Menpora Dito Ariotedjo Dicecar 10 Pertanyaan KPK soal Kunjungan ke Arab Saudi
Gempa Dahsyat Venezuela:...
Gempa Dahsyat Venezuela: 920 Orang Tewas, Hampir 50 Ribu Masih Hilang
Iran Ingatkan Selat...
Iran Ingatkan Selat Hormuz hanya Dibuka Bebas 60 Hari, selanjutnya...
Rekomendasi
Riri Riza Soroti Vonis...
Riri Riza Soroti Vonis 10 Tahun Nadiem Makarim, Singgung Dissenting Opinion Hakim
Hary Tanoesoedibjo Harap...
Hary Tanoesoedibjo Harap Atlet Maksimalkan Kemampuan di IIO 2026
Bupati dan Sekda Kuansing...
Bupati dan Sekda Kuansing Kenakan Rompi Oranye usai Serahkan Diri ke KPK
Berita Terkini
Siapkan Kemenangan pada...
Siapkan Kemenangan pada Pemilu Pertengahan, Trump Gelar Konvensi Partai Republik
Dunia Fokus ke Iran,...
Dunia Fokus ke Iran, Israel Justru Percepat Perebutan Lahan di Gaza dan Tepi Barat
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, Rakyat UEA Menikmati Jaringan Kereta Api
Kesepakatan MiG untuk...
Kesepakatan MiG untuk Drone antara Polandia dan Drone Ukraina Batal, Ini Pemicu Utamanya
Sanksi Dicabut, Iran...
Sanksi Dicabut, Iran Jual Minyak 20% Lebih Mahal
Iran Bersiap Berperang...
Iran Bersiap Berperang Lagi jika MoU Tidak Dilaksanakan, AS dan Sekutunya Ketar-ketir
Infografis
Deretan Nama Perwira...
Deretan Nama Perwira Polisi yang Terseret Kasus Narkoba
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved