Simulasikan Serangan, Kapal Selam Zionis Tak Tahu Israel dan Hamas Perang 11 Hari

Jum'at, 11 Juni 2021 - 10:52 WIB
loading...
A A A
Baca juga: Militer China Sebar Poster Ancaman untuk Taiwan Berbunyi 'Bersiaplah untuk Perang'

Bagian senjata bawah dek kapal selam Leviathan terlarangbagiReuters. Begitu juga diskusi tentang operasi yang sebenarnya.

Mengayunkan periskop untuk mengintip kapal kargo di atas, kapten memerintahkan penyelaman yang lebih dalam dan simulasi serangan. Tampilan ruang kontrol menunjukkan tabung torpedo Leviathan "kebanjiran" atau tanda siap diluncurkan.

Lantainya miring, kru ruang kontrol bersandar pada tanjakan. Beberapa puluh meter ke bawah, Leviathan beralih dari diesel ke tenaga listrik. Untuk menjaga ketenangan yang dihasilkan, para awak melewati penargetan dan perintah tembakan dalam gumaman, diperkuat dengan ketukan jari di punggung rekan-rekan.

Seorang pembicara menyiarkan sinyal sonar torpedo: seperti nyanyian jangkrik, meningkat secara mendesak lalu terdiam saat targetnya "tenggelam".

Perwira senior itu mengatakan jumlah kru operasional inti kepal selam kelas Dolphin adalah 45 orang, dengan usia rata-rata 22 tahun. Sepuluh orang atau lebih dapat "diperas" untuk pelatihan atau penempatan sebagai manusia katak.

Menurut perwira itu, di pelabuhan asal mereka di Haifa, sebuah hanggar terbenteng melindungi kapal-kapal selam kelas Dolphin dari serangan roket atau mata musuh. Awak kapal diperkirakan akan melaut dalam waktu yang sangat singkat.

Nama Leviathan diambil dari nama paus Alkitabiah. Makan, seperti di tempat lain di militer Israel, halal. Itu berarti peralatan dapur terpisah untuk daging dan susu yang, di Leviathan, mengakibatkan tumpahan peralatan makan disimpan di koridor.

Doa mendahului makan Sabat, dengan berkat atas jus anggur, bukan anggur. Air laut yang dimurnikan memungkinkan untuk mandi dan mencuci secara teratur dengan tangan. Sepeda statis, permainan papan, dan video mengulur waktu.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
Lebih dari 2.300 Pemukim...
Lebih dari 2.300 Pemukim Yahudi Serbu Masjid Al-Aqsa, Hamas dan Yordania Murka
AS Luncurkan Serangan...
AS Luncurkan Serangan Hari Ke-12, Iran Siap Terapkan Doktrin 'Mata Ganti Mata'
AS Restui Arab Saudi...
AS Restui Arab Saudi Miliki Program Nuklir, Israel Ketakutan
Malaysia Tak Takut Ancaman...
Malaysia Tak Takut Ancaman AS, PM Anwar Ibrahim Tetap Akan Usir Seluruh Warga Israel
AS Ancam Malaysia setelah...
AS Ancam Malaysia setelah Anwar Ibrahim Ingin Usir Seluruh Warga Israel
Kemlu Soal Deportasi...
Kemlu Soal Deportasi Abdul Karim Raeq Miqdad: Murni Isu Pidana, Tak Pengaruhi Dukungan untuk Palestina
Korban Tewas Gempa Venezuela...
Korban Tewas Gempa Venezuela Tembus 5.208 Jiwa, 16.740 Orang Terluka
Israel Gerah AS dan...
Israel Gerah AS dan Arab Saudi Teken Perjanjian Nuklir
Rekomendasi
Kemitraan untuk Meningkatkan...
Kemitraan untuk Meningkatkan Kualitas Layanan buat Nasabah
Dinkes Apresiasi Operasi...
Dinkes Apresiasi Operasi Bibir Sumbing Gratis MNC Peduli dan RS Azra Bogor
Hyundai IONIQ 6 N Mencatat...
Hyundai IONIQ 6 N Mencatat Waktu 7 Menit 35,42 Detik di Nurburgring
Berita Terkini
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
Selamat dari Serangan...
Selamat dari Serangan di Selat Hormuz, 3 Pelaut Thailand Gugat Pemilik Kapal
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
Lebih dari 2.300 Pemukim...
Lebih dari 2.300 Pemukim Yahudi Serbu Masjid Al-Aqsa, Hamas dan Yordania Murka
Infografis
5 Alasan Kapal Induk...
5 Alasan Kapal Induk AS Tak Lagi Relevan dalam Perang Masa Depan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved