Ukraina Larang Pelancong yang Divaksin dengan Spunik V Masuki Negaranya

Kamis, 10 Juni 2021 - 21:40 WIB
loading...
Ukraina Larang Pelancong...
Ukraina mengaku tidak akan mengizinkan masuk orang asing yang disuntik dengan vaksin Sputnik V, jika mereka juga tidak memberikan bukti tes negatif Covid-19. Foto/REUTERS
A A A
KIEV - Ukraina mengaku tidak akan mengizinkan masuk orang asing yang disuntik dengan vaksin Sputnik V , jika mereka juga tidak memberikan bukti tes negatif Covid-19. Langkah ini diambil karena Kiev menilai vaksin Sputnik V belum disetujui Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Aturan penyeberangan perbatasan saat ini memerlukan tes Covid-19 negatif atau bukti bahwa orang tersebut telah melakukan vaksinasi dengan vaksin yang disetujui oleh WHO. Baca juga: Inilah Kandungan Sputnik V, Vaksin Covid-19 Buatan Rusia

"Dalam dua hari terakhir, ada kasus orang asing yang mencoba masuk dari luar negeri di pos pemeriksaan di perbatasan negara bagian Ukraina dengan dokumen imunisasi dengan vaksin Sputnik V," kata dinas perbatasan Ukraina.

"Kami menekankan bahwa dokumen seperti itu tidak memberikan hak untuk masuk ke Ukraina, karena vaksin ini tidak termasuk dalam daftar WHO," sambungnya, seperti dilansir Reuters pada Kamis (10/6/2021).

Ukraina, salah satu negara Eropa yang terbilang miskin, telah tertinggal di belakang banyak tetangganya dalam mengamankan vaksin untuk 41 juta penduduknya. Kiev meminta bantuan negara-negara Uni Eropa sementara menolak untuk membeli vaksin Sputnik V Rusia.

Pada bulan Februari, Ukraina secara resmi melarang pendaftaran vaksin yang dikembangkan dan diproduksi Rusia. Baca juga: Putin: Vaksin Sputnik Dapat Diandalkan Seperti AK-47

Larangan ini datang di tengah semakin memburuknya hubungan antara Moskow dan Kiev, yang dipicu oleh penumpukan pasukan Rusia di wilayah perbatasan.
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
Zelensky Ancam Serang...
Zelensky Ancam Serang Belarusia, Perang Rusia-Ukraina Bisa Meluas
Menkeu AS Sebut Zelensky...
Menkeu AS Sebut Zelensky Bajingan Kecil Bertingkah seperti Mr Bean yang Sakau
Putin Terus Tebar Ancaman,...
Putin Terus Tebar Ancaman, 4 Negara ini Memiliki Bunker Nuklir Teraman di Eropa
Warga Moskow Sudah Merasakan...
Warga Moskow Sudah Merasakan Perang Ukraina di Depan Halaman Rumah
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Prabowo Batal Hadiri...
Prabowo Batal Hadiri KTT ASEAN-Rusia, Istana Ungkap Alasannya
MoU Ditandatangani,...
MoU Ditandatangani, Iran Nyatakan Kemenangan Atas AS
Wapres AS JD Vance:...
Wapres AS JD Vance: Mengkritik Israel Bukan Berarti Anti-Semit
Rekomendasi
Festival Anak Pancasila...
Festival Anak Pancasila 2026 Perkuat Karakter Kebangsaan Generasi Muda
Liburan Sekolah Makin...
Liburan Sekolah Makin Seru dengan Petualangan dan Aktivitas Keluarga
Deretan Pasal Menjerat...
Deretan Pasal Menjerat Roy Suryo dan Dokter Tifa di Kasus Ijazah Jokowi
Berita Terkini
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
JD Vance: Iran dan AS...
JD Vance: Iran dan AS Bekerja Sama Mewujudkan Perdamaian dan Kemakmuran di Timur Tengah
Iran Gunakan Senjata...
Iran Gunakan Senjata Ampuh dalam Negosiasi di Swiss, Apa Itu?
Selain Ingin Perang...
Selain Ingin Perang di Lebanon Berakhir, Iran Klaim Tak Ingin Kembangkan Senjata Nuklir
Demi Wujudkan Perdamaian...
Demi Wujudkan Perdamaian dengan Iran, AS Terus Tekan Israel
Meski Menang dalam Negosiasi...
Meski Menang dalam Negosiasi dan Perang, Iran: Kita Selalu Hati-hati
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved