Senat AS Loloskan Paket RUU Anti Teknologi China

Rabu, 09 Juni 2021 - 17:30 WIB
loading...
Senat AS Loloskan Paket...
Senat AS meloloskan paket RUU untuk mengatasi ancaman teknologi China. Foto/Ilustrasi
A A A
WASHINGTON - Senat Amerika Serikat (AS) memberikan suara 68-32 pada Selasa waktu setempat guna menyetujui paket rancangan undang-undang (RUU) yang dimaksudkan untuk meningkatkan kemampuan negara itu bersaing dengan teknologi China .

Keputusan itu akan memberi wewenang sekitar USD190 miliar untuk ketentuan memperkuat teknologi dan penelitian AS dan secara terpisah akan menyetujui pengeluaran USD54 miliar untuk meningkatkan produksi serta penelitian AS ke semikonduktor dan peralatan telekomunikasi, termasuk USD2 miliar yang didedikasikan untuk chip yang digunakan oleh pembuat mobil yang mengalami kekurangan besar-besaran dan membuat pengurangan produksi yang signifikan.

RUU tersebut harus melewati Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) untuk dikirim ke Gedung Putih agar ditandatangani Biden menjadi undang-undang. Tidak jelas seperti apa bentuk undang-undang di DPR atau kapan akan diadopsi.

RUU tersebut memiliki sejumlah ketentuan terkait China lainnya termasuk melarang aplikasi media sosial TikTok diunduh di perangkat pemerintah, dan akan memblokir pembelian drone yang diproduksi dan dijual oleh perusahaan yang didukung oleh pemerintah China. Itu juga akan memungkinkan diplomat dan militer Taiwan untuk mengibarkan bendera mereka dan mengenakan seragam mereka saat berada di AS untuk urusan resmi.

Baca juga: Laporan Kongres AS Ungkap Kelemahan Signifikan Militer China

Regulasi ini juga akan menciptakan sanksi wajib baru yang luas terhadap entitas China yang terlibat dalam serangan siber AS atau pencurian kekayaan intelektual dari perusahaan AS, dan memberikan tinjauan kontrol ekspor pada barang-barang yang dapat digunakan untuk mendukung pelanggaran hak asasi manusia.

Pemimpin Mayoritas Senat Chuck Schumer, co-sponsor dari RUU tersebut, memperingatkan konsekuensi mengerikan dari tidak mendanai penelitian untuk bersaing dengan China.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
IRGC: Serangan Rudal...
IRGC: Serangan Rudal Iran Hancurkan Sistem Pertahanan THAAD, Patriot, dan C-RAM Amerika di Yordania
Anggota DPR AS Sebut...
Anggota DPR AS Sebut Zohran Mamdani 'Teroris Muslim' karena Juluki Netanyahu Penjahat Perang
Trump Kenakan Tarif...
Trump Kenakan Tarif Besar-besaran pada Indonesia dan 59 Negara Lainnya, Ini Daftarnya
Masalah Kualitas dan...
Masalah Kualitas dan Krisis Internal Hambat Ambisi Ekspor Senjata China
Iran Nyatakan Pangkalan...
Iran Nyatakan Pangkalan Inggris Target Sah, Tentara London Siaga 24 Jam
Trump: Syarat Arab Saudi...
Trump: Syarat Arab Saudi Miliki Program Nuklir Harus Akui Negara Israel
Merek-merek China Menguasai...
Merek-merek China Menguasai Sepertiga Penjualan PHEV di Eropa
Ledakan Dahsyat Runtuhkan...
Ledakan Dahsyat Runtuhkan Terowongan di India, Tewaskan 12 Pekerja
Fasilitas Baru Arab...
Fasilitas Baru Arab Saudi, Umrah Berkali-kali dalam Setahun Cukup Ajukan Visa 1 Kali
Rekomendasi
Cerita Warga Jember...
Cerita Warga Jember Mudahnya Berobat dengan BPJS Kesehatan
Anang Hermansyah Sempat...
Anang Hermansyah Sempat Ragu Ashanty Berhijab, Kini Beri Dukungan Penuh
Kejagung Periksa Febrie...
Kejagung Periksa Febrie Adriansyah sebagai Saksi terkait Sprindik Baru Kasus TPPU, Kok Bisa?
Berita Terkini
IRGC: Serangan Rudal...
IRGC: Serangan Rudal Iran Hancurkan Sistem Pertahanan THAAD, Patriot, dan C-RAM Amerika di Yordania
Menteri Israel Gabung...
Menteri Israel Gabung 4.000 Massa Yahudi Serbu Kompleks Masjid Al-Aqsa
Jenderal Tertinggi Ukraina...
Jenderal Tertinggi Ukraina Sebut Rusia Tidak Berhak untuk Eksis, Moskow Marah
Kebakaran Hutan Paksa...
Kebakaran Hutan Paksa 10.000 Orang Mengungsi, Spanyol Nyatakan Darurat Nasional
Seorang Pangeran Arab...
Seorang Pangeran Arab Saudi Tewas di Hotel Kensington usai Konsumsi Narkoba dan Alkohol
Anggota DPR AS Sebut...
Anggota DPR AS Sebut Zohran Mamdani 'Teroris Muslim' karena Juluki Netanyahu Penjahat Perang
Infografis
AS Kerahkan 15.000 Prajurit...
AS Kerahkan 15.000 Prajurit dan 100 Jet Tempur Amankan Selat Hormuz
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved