RI dan 4 Negara Lain Sambut Baik Gencatan Senjata Afghanistan-Taliban

Senin, 25 Mei 2020 - 10:03 WIB
loading...
RI dan 4 Negara Lain...
Para milisi kelompok Taliban Afghanistan. Foto/REUTERS
A A A
JAKARTA - Pemerintah Republik Indonesia (RI) dan empat negara lain menyambut baik gencatan senjata yang diumumkan pemerintah Afghanistan dan Taliban . Penghentian perang itu disepakati berlaku selama perayaan Idul Fitri.

Menteri Luar Negeri (Menlu) Indonesia Retno Lestari Priansari Marsudi menyampaikan pernyataan bersama dengan Menteri Luar Negeri Jerman, Norwegia, Uzbekistan, dan Qatar tentang gencatan senjata tersebut tepat di hari pertama Idul Fitri, 24 Mei 2020.

"Kelima negara menyambut baik pengumuman gencatan senjata oleh Pemerintah Afghanistan dan Taliban selama perayaan Idul Fitri. Kami berharap Idul Fitri membawa sukacita dan keberkahan bagi seluruh rakyat Afghanistan," bunyi pernyataan bersama kelima Menlu tersebut.

Menurut kelima diplomat tersebut, gencatan senjata merupakan langkah positif ke depan yang memberikan secercah harapan. Rakyat Afghanistan berhak atas penghentian kekerasan dan perdamaian yang bermartabat serta stabilitas.

"Kami mendorong para pihak untuk mengambil langkah-langkah lebih lanjut pada hari-hari dan minggu-minggu ke depan untuk segera memulai negosiasi intra-Afghanistan untuk mencapai penyelesaian damai yang berkesinambungan guna mengakhiri konflik di Afghanistan," lanjut pernyataan lima Menlu. (Baca: Idul Fitri, Taliban dan Pemerintah Afghanistan Umumkan Gencatan Senjata )

"Sejalan dengan seruan Sekretaris Jenderal PBB António Guterres mengenai gencatan senjata global di tengah pandemi Covid-19, kami mengimbau pengurangan kekerasan secara permanen dan komprehensif untuk memberikan rasa aman kepada rakyat Afghanistan. Dalam kaitan ini, kami juga mendorong pengambilan langkah-langkah yang diperlukan untuk melindungi kelompok dan individu yang rentan, termasuk para tahanan, dari pandemi," imbuh lima Menlu.

Kelima negara sepakat untuk bekerja sama mendukung proses perdamaian yang inklusif di Afghanistan dan siap membantu proses tersebut melalui cara apapun sesuai aspirasi para pihak.

"Kami menggunakan kesempatan ini untuk menyampaikan penghargaan atas upaya besar semua pihak terkait selama ini, temasuk Qatar dan Amerika Serikat, dalam mendukung proses perdamaian di Afghanistan," imbuh pernyataan lima Menlu, sebagaimana dikutip dari situs web Kementerian Luar Negeri Indonesia.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pilot Australia Terbangkan...
Pilot Australia Terbangkan 2 Buronan Paling Dicari ke Indonesia via Penerbangan Gelap
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG Indonesia
Trump Klaim Tidak Ada...
Trump Klaim Tidak Ada Batasan pada Kekuasaannya
Hizbullah Tegaskan Terapkan...
Hizbullah Tegaskan Terapkan Gencatan Senjata dengan Israel Segera
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
Jurnalis AS: Trump Tak...
Jurnalis AS: Trump Tak Konsultasi dengan Israel soal Iran untuk Lemahkan Posisi Netanyahu
Janji Manis Investasi...
Janji Manis Investasi Rp5.323 Triliun di Balik Kesepakatan Damai AS-Iran
AS: Selat Hormuz Terbuka...
AS: Selat Hormuz Terbuka untuk Dilalui Semua Kapal Tanpa Biaya Tol
Selat Hormuz Ditutup...
Selat Hormuz Ditutup Lagi, Trump Ancam Lenyapkan Iran
Rekomendasi
Raja Charles III Dikabarkan...
Raja Charles III Dikabarkan Akan Bertemu Archie dan Lilibet, Isyarat Damai Keluarga Kerajaan?
Rosan Roeslani: Dukungan...
Rosan Roeslani: Dukungan Prabowo Jadi Kunci Lahirnya Juara Dunia
Amanda Manopo Ungkap...
Amanda Manopo Ungkap Tantangan Jadi Ibu Baru, Baby Zac Alergi Susu hingga Ikan
Berita Terkini
Tuntut Menteri Pendidikan...
Tuntut Menteri Pendidikan Mundur, Pendukung Partai Kecoa Berkemah di Jalanan
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Keir Starmer Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Upacara Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei Digelar selama 6 Hari
PM Inggris Keir Starmer...
PM Inggris Keir Starmer Mundur, Krisis Politik Berlanjut
Iran Menang Banyak!...
Iran Menang Banyak! Sanksi Dicabut dan Diizinkan Ekspor Minyak
Profil Abelardo De La...
Profil Abelardo De La Espriella, Pengacara Berjam Tangan Mewah yang Jadi Presiden Baru Kolombia
Infografis
7 Wilayah AS yang Diperoleh...
7 Wilayah AS yang Diperoleh dengan Membeli dan Merebut dari Negara Lain
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved