Idul Fitri, Taliban dan Pemerintah Afghanistan Umumkan Gencatan Senjata

Minggu, 24 Mei 2020 - 11:06 WIB
loading...
Idul Fitri, Taliban...
Taliban dan pemerintah Afghanistan mengumumkan gencata senjata selama tiga hari. Foto/Ilustrasi
A A A
ISLAMABAD - Presiden Taliban dan Afghanistan mengumumkan gencatan senjata selama tiga hari pada Sabtu malam. Gencatan senjata ini diberlakukan jelang libur Idul Fitri yang dimulai hari ini, Minggu (24/5/2020).

Pesan yang dikeluarkan Taliban, yang kemudian diikuti pengumuman melalui Twitter dari Presiden Afghanistan Ashraf Ghani yang mengumumkan pemerintah memperluas tawaran perdamaian, datang hanya beberapa hari setelah utusan perdamaian Amerika Serikat (AS) Zalmay Khalilzad berada di Kabul dan Doha.

Khalilzad dalam perjalanannya mendesak baik Taliban maupun pemerintah Afghanistan untuk mengurangi kekerasan dan melanjutkan negosiasi intra-Afghanistan, pilar utama kesepakatan damai AS dengan Taliban yang ditandatangani pada Februari untuk mengizinkan pasukan Amerika meninggalkan Afghanistan. Kesepakatan itu juga disebut-sebut pada saat itu sebagai peluang terbaik Afghanistan untuk perdamaian setelah perang hampir empat dekade.

Pengumuman gencatan senjata Taliban menyusul pesan Idul Fitri dari pemimpin Taliban yang mengatakan bahwa kelompok pemberontak itu berkomitmen untuk kesepakatan damai, tidak berusaha memonopoli kekuasaan dan berjanji untuk menjamin hak-hak perempuan dan laki-laki di bawah sistem Islam.

Arahan itu memerintahkan pejuang Taliban untuk tidak berperang tetapi juga untuk tidak bersahabat dengan pasukan keamanan nasional Afghanistan. Instruksi tersebut tampaknya dimaksudkan untuk menghindari gambar-gambar yang beredar selama gencatan senjata terakhir pada tahun 2018, juga selama perayaan Idul Fitri, termasuk pejuang Taliban yang berbagi es krim dan tertawa dengan tentara pasukan keamanan nasional Afghanistan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Hukum Baru Taliban:...
Hukum Baru Taliban: Diamnya Gadis Perawan Berarti Persetujuan untuk Menikah
Afghanistan: Pakistan...
Afghanistan: Pakistan Bombardir Rumah Sakit Kabul, 400 Orang Tewas!
Taliban Afghanistan...
Taliban Afghanistan Terbuka untuk Dialog setelah Pakistan Bom Kota-kota Besar
Dunia Serukan Penghentian...
Dunia Serukan Penghentian Segera Perang Afghanistan dan Pakistan
Perang Berlanjut, Pakistan...
Perang Berlanjut, Pakistan Klaim Bunuh 274 Pejuang Taliban, 400 Luka-luka
Pakistan Serang 22 Lokasi...
Pakistan Serang 22 Lokasi di Seluruh Afghanistan, 12 Tentara Islamabad Tewas
Perbandingan Kekuatan...
Perbandingan Kekuatan Militer Pakistan vs Afghanistan: Bak David vs Goliath
Tragedi di Wilayah Pemberontak...
Tragedi di Wilayah Pemberontak Myanmar, Puluhan Orang Tewas Akibat Ledakan
Jepang Diterjang Topan...
Jepang Diterjang Topan Dahsyat, Pemerintah kepada Warga: Selamatkan Nyawa Anda!
Rekomendasi
Buntut Dugaan Kerja...
Buntut Dugaan Kerja Paksa, Indonesia Terancam Digetok Tarif Baru dari AS
Microsoft Klaim Chip...
Microsoft Klaim Chip Kuantum Baru 1.000 Kali Lebih Stabil
Presiden Prabowo Bakal...
Presiden Prabowo Bakal Terima Surat Kepercayaan 17 Dubes Negara Sahabat Pekan Ini
Berita Terkini
Bos NATO: Ukraina Menang...
Bos NATO: Ukraina Menang Perang, Rusia Semakin Putus Asa!
Trump Akui Mendamprat...
Trump Akui Mendamprat Netanyahu dengan Makian Kasar: 'Saya Sedikit Terganggu...'
Meski AS-Iran Musuh...
Meski AS-Iran Musuh Bebuyutan, Trump Ingin Bertemu Mojtaba Khamenei
Kim Jong-un Janji Tingkatkan...
Kim Jong-un Janji Tingkatkan Bom Nuklir Secara Eksponensial, Sebut Musuh Korut Sangat Ganas
Jerman Gagal Rebut Kursi...
Jerman Gagal Rebut Kursi DK PBB untuk Pertama Kalinya
Iran Serang Kapal Perang...
Iran Serang Kapal Perang AS di Teluk Oman yang Diklaim sebagai Pusat Komando Amerika
Infografis
Iran Paksa AS Terima...
Iran Paksa AS Terima Kekalahan setelah 40 Hari Berperang, Ini 10 Poin Gencatan Senjata
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved