Menlu Retno: Sejak Malaysia Terapkan Pembatasan, Puluhan WNI Kembali ke Tanah Air

Minggu, 12 April 2020 - 22:45 WIB
loading...
Menlu Retno: Sejak Malaysia...
Menteri Luar Negeri Indonesia, Retno Marsudi menuturkan, sejak Malaysia menerapkan Movement Control Order (MCO) pada pertengahan April lalu, arus warga negara Indonesia (WNI) yang kembali ke tanah air meningkat. Foto/Kemlu RI
A A A
JAKARTA - Menteri Luar Negeri Indonesia, Retno Marsudi menuturkan, sejak Malaysia menerapkan Movement Control Order (MCO) pada pertengahan April lalu, arus warga negara Indonesia (WNI) yang kembali ke tanah air meningkat. Dia mengatakan, sudah puluhan ribu WNI di Malaysia yang kembali ke Indonesia sejak penerapan MCO.

Retno menuturkan, melihat dari grafik yang disiapkan, dari perlintasan melalui laut, pada 18 Maret memang terjadi peningkatan yang cukup signifikan. WNI yang pulang dari empat pelabuhan di Malaysia, yaitu pelabuhan Stulang Laut, Putri Harbour, Pasir Gudang, dan Kukup, jelas Retno, jumlahnya adalah 3.330.

"Kita pantau setiap hari kepulangan mereka. Pada 1 April jumlah tersebut mengalami penurunan, mulai 1 hingga 8 April angka kepulangan WNI rata-rata berkisar pada 500-700 dan pada 8 April kemarin kepulangan WNI melalui empat pelabuhan tersebut jumlahnya adalah 489 menuju dua pelabuhan di Indonesia yaitu Batam dan Tanjung Balai Karimun," ucap Retno pada Kamis (9/4/2020).

Dia menuturkan, setiap pagi dirinya melakukan komunikasi dengan perwakilan Indonesia di Malaysia, terutama dengan KJRI Johor Baru. Ini karena KJRI Johor setiap pagi selalu melakukan pemantauan terkait kepulangan WNI, guna memastikan mereka aman dan mereka terlayani.

"Tentunya di pelabuhan penerima, kita perkuat kerja sama untuk memberlakukan juga protokol kesehatan sesuai dengan aturan yang berlaku. Di mana pun pada saat sekarang ini, pada saat ada arus masuk, harus dilakukan pemeriksaan yang sesuai dengan protokol kesehatan yang berlaku. Per 8 April, jumlah WNI yang kembali dari empat pelabuhan tersebut (mulai 18 Maret) adalah 40.429 orang," ungkapnya.

Retno lalu mengatakan, kepulangan melalui darat, yaitu masuk ke pintu Entikong, Badau, dan Aruk juga menunjukkan tren yang sama seperti kepulangan WNI melalui laut.

"Pada 18 Maret, pergerakan melalui perbatasan darat jumlahnya cukup tinggi dibanding rata-rata setiap hari dalam kondisi normal, terdapat 601 WNI yang pulang melalui perbatasan darat. Setelah itu terjadi penurunan, kalau dihitung dari 1 sampai 8 April, angka penurunan sekarang berkisar di sekitar 200. Total yang sudah kembali melalui darat per 8 April adalah 6,572," tukasnya.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pilot Australia Terbangkan...
Pilot Australia Terbangkan 2 Buronan Paling Dicari ke Indonesia via Penerbangan Gelap
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG Indonesia
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Ada yang Hanya Rp427 Per Liter
Viral! 3 PRT Indonesia...
Viral! 3 PRT Indonesia Dianiaya di Malaysia, 4 Majikan Ditangkap
Ini 15 Negara yang Mampu...
Ini 15 Negara yang Mampu Memproduksi Jet Tempur Sendiri, Indonesia Kapan?
Gempa Magnitudo 8,1...
Gempa Magnitudo 8,1 Guncang Filipina, Peringatan Tsunami Dikeluarkan, Warga Kocar-kacir Selamatkan Diri
Menkeu Purbaya di Nankai...
Menkeu Purbaya di Nankai University: Mesin Ekonomi Indonesia Melaju Kencang, Fiskal Sehat dan Tangguh
CDC: Wabah Ebola di...
CDC: Wabah Ebola di RD Kongo Bisa Menjadi yang Terburuk dalam Sejarah
Wapres AS Blak-blakan:...
Wapres AS Blak-blakan: Trump Tak Akur dengan Netanyahu soal Perang Iran
Rekomendasi
Gunduli Irak, Prancis...
Gunduli Irak, Prancis Segel Tiket 32 Besar Piala Dunia 2026
Timnas Amerika Serikat...
Timnas Amerika Serikat Dapat Jalur Relatif Mudah ke Semifinal Piala Dunia 2026
Perkuat Layanan Digital...
Perkuat Layanan Digital melalui Care+, LGI Hadirkan Fitur Wellness
Berita Terkini
Keir Starmer, PM yang...
Keir Starmer, PM yang Baik, tapi Kenapa Dibenci?
Aktivis Zionis: 15 Tahun...
Aktivis Zionis: 15 Tahun Lagi, Israel Akan Perang dengan Mesir
Tuduh AS Biang Kisruh,...
Tuduh AS Biang Kisruh, Kim Jong-un: Korut Akan Jalankan Posisinya sebagai Negara Nuklir
5 Poin Penting Perundingan...
5 Poin Penting Perundingan Damai Iran-AS Putaran Pertama, dari Pencairan Aset hingga Lebanon
Menteri Zionis Tolak...
Menteri Zionis Tolak Gencatan Senjata: Lebanon Seharusnya Jadi Arena Bermain Israel
Penembakan Guncang Lingkungan...
Penembakan Guncang Lingkungan Yahudi Montreal, 3 Orang Tewas, Termasuk Pelaku
Infografis
Kembali Serang Israel,...
Kembali Serang Israel, Houthi Tembakkan Rudal Balistik ke Eilat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved