Politik Internal Bergejolak, Kerusuhan Gaya Capitol Bayangi Israel
Minggu, 06 Juni 2021 - 15:21 WIB
loading...
A
A
A
"Kami baru-baru ini mengidentifikasi peningkatan serius dan radikalisasi dalam wacana kekerasan dan hasutan, khususnya di media sosial", katanya dalam pernyataan, yang dikutip Sputnik dari The Times of Israel, Minggu (6/6/2021).
Argaman mencatat bahwa wacana ini dapat ditafsirkan di antara kelompok atau individu tertentu sebagai wacana yang memungkinkan aktivitas kekerasan dan ilegal dan bahkan dapat membahayakan individu, merujuk pada Naftali Bennett dan Ayelet Shaked, pemimpin aliansi sayap kanan Yamina, yang sebelumnya bergabung dengan koalisi yang baru terbentuk.
Para politisi bersama dengan pendukung koalisi lainnya diduga menerima ancaman dari pendukung Netanyahu, mendorong polisi untuk meningkatkan keamanan kepada mereka.
Perdana menteri Israel saat ini menerbitkan sebuah postingan di Facebook pada hari Jumat yang mengutip sebuah cerita dari Alkitab, yang membandingkan saingan politiknya di sebelah kanan dengan mata-mata yang dikirim Musa untuk mengunjungi tanah Kanaan dan berbohong kepada orang-orang ketika mereka kembali. Mata-mata itu akhirnya dihukum oleh Tuhan dan meninggal karena wabah.
Baca juga: Hampir Pasti Digulingkan, Netanyahu Lanjutkan Upaya Terakhir Pertahanan Diri
Argaman mencatat bahwa wacana ini dapat ditafsirkan di antara kelompok atau individu tertentu sebagai wacana yang memungkinkan aktivitas kekerasan dan ilegal dan bahkan dapat membahayakan individu, merujuk pada Naftali Bennett dan Ayelet Shaked, pemimpin aliansi sayap kanan Yamina, yang sebelumnya bergabung dengan koalisi yang baru terbentuk.
Para politisi bersama dengan pendukung koalisi lainnya diduga menerima ancaman dari pendukung Netanyahu, mendorong polisi untuk meningkatkan keamanan kepada mereka.
Perdana menteri Israel saat ini menerbitkan sebuah postingan di Facebook pada hari Jumat yang mengutip sebuah cerita dari Alkitab, yang membandingkan saingan politiknya di sebelah kanan dengan mata-mata yang dikirim Musa untuk mengunjungi tanah Kanaan dan berbohong kepada orang-orang ketika mereka kembali. Mata-mata itu akhirnya dihukum oleh Tuhan dan meninggal karena wabah.
Baca juga: Hampir Pasti Digulingkan, Netanyahu Lanjutkan Upaya Terakhir Pertahanan Diri
Lihat Juga :