Muncul di Persidangan Kasus Korupsi, Netanyahu: Saya Dijebak!

Senin, 25 Mei 2020 - 01:20 WIB
loading...
Muncul di Persidangan...
Netanyahu mengatakan sejumlah pihak menciptakan kasus terhadap dirinya, dengan tujuan untuk melengserkan dirinya dari jabatan Perdana Menteri. Foto/REUTERS
A A A
TEL AVIV - Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu akhirnya muncul di persidangan kasus korupsi yang menjeratnya. Dalam persidangan tersebut, Netanyahu mengatakan dia tidak bersalah dan dia dijebak.

Didampingi oleh sejumlah menteri di kabinetnya, Netanyahu mengatakan sejumlah pihak menciptakan kasus terhadap dirinya, dengan tujuan untuk melengserkan dirinya dari jabatan Perdana Menteri.

"Investigasi ini telah dinodai dan "dijahit" sejak saat pertama," kata Netanyahu tentang tuduhan suap, pelanggaran kepercayaan dan penipuan di pusat tiga kasus korupsi terhadapnya, seperti dilansir Reuters pada Senin (25/5/2/2020).

Dia menjuluki jaksa dan polisi "Just Not Bibi Gang", sebuah rujukan untuk apa yang disebutnya sebagai perburuan penyihir, bersekongkol dengan "media sayap kiri" dan lawan politik untuk mengakhiri masa jabatannya sebagai Perdana Menteri.

"Saya muncul di sini hari ini, sebagai Perdana Menteri Anda, berdiri tegak dan dengan kepala tinggi," ucap Netanyahu dan berjanji untuk mengalahkan tuduhan itu, dan terus memimpin Israel dalam masa jabatannya yang sekarang.

Netanyahu telah dituduh melakukan penipuan, pelanggaran kepercayaan dan menerima suap dalam serangkaian kasus. Ia dituduh menerima hadiah mahal, seperti karton sampanye dan cerutu, dari teman-temannya yang kaya dan menawarkan bantuan kepada para taipan media dengan imbalan liputan berita yang menguntungkan tentang dia dan keluarganya.

Dalam kasus yang paling serius, ia dituduh mempromosikan undang-undang yang memberikan keuntungan ratusan juta dolar kepada pemilik perusahaan telekomunikasi besar sambil memegang pengaruh editorial di belakang layar atas situs web berita populer perusahaan itu.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ini Bukti Biadabnya...
Ini Bukti Biadabnya Tentara Israel Tembak Mati Bayi Palestina di Tepi Barat
AS Bombardir Iran 2...
AS Bombardir Iran 2 Hari Berturut-turut saat Harga Minyak Melonjak
Citra Satelit Tunjukkan...
Citra Satelit Tunjukkan Kehancuran di Pangkalan Udara Israel Akibat Serangan Iran
Jaksa ICC Karim Khan...
Jaksa ICC Karim Khan Diskors karena Tuduhan Pelanggaran Etika
AS Tidak Cegat Rudal...
AS Tidak Cegat Rudal Iran yang Ditembakkan ke Israel
Bela Iran, Houthi Larang...
Bela Iran, Houthi Larang Seluruh Kapal Israel Lewat Laut Merah
Siaga di Selat Hormuz,...
Siaga di Selat Hormuz, AS Gunakan Perahu Canggih Tanpa Awak
Dilema Sistem Petisi...
Dilema Sistem Petisi China: Antara Stabilitas Nasional dan Suara Warga
Trump Tuduh Iran Mengulur...
Trump Tuduh Iran Mengulur Waktu Kesepakatan Damai: Mereka Harus Bayar Mahal!
Rekomendasi
Polri Tetapkan Founder...
Polri Tetapkan Founder PT DSI Tersangka Kasus Dugaan Penipuan
Kapolda Riau Namai Anak...
Kapolda Riau Namai Anak Gajah Tesso Nilo Nona Seroja, Simbol Harapan Baru Konservasi
ARMY Syok! Harga Hotel...
ARMY Syok! Harga Hotel di Busan Naik hingga 10 Kali Lipat Jelang Konser BTS
Berita Terkini
India Protes setelah...
India Protes setelah Kapal Minyak Pembawa 24 Warganya Dihantam Rudal AS di Dekat Oman
AS Tolak Masuk Wasit...
AS Tolak Masuk Wasit Piala Dunia Omar Artan, Alasannya Terlibat Organisasi Teroris
Pertama Kalinya, Taiwan...
Pertama Kalinya, Taiwan Tembakkan Puluhan Rudal HIMARS Amerika ke Arah China
Ini Bukti Biadabnya...
Ini Bukti Biadabnya Tentara Israel Tembak Mati Bayi Palestina di Tepi Barat
Trump: 49 Rudal Tomahawk...
Trump: 49 Rudal Tomahawk Gempur Iran, AS Akan Bombardir Habis-habisan
Iran Balas Bombardir...
Iran Balas Bombardir 18 Target Militer AS, Termasuk Sistem Rudal Patriot
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved