Penderitaan RS di Gaza, Belum Tuntas Pandemi Covid-19, Datang Serangan Israel

Senin, 07 Juni 2021 - 05:00 WIB
loading...
A A A
"Sebelum serangan militer, kami mengalami kekurangan besar dan hampir tidak dapat menangani gelombang kedua (virus). Sekarang korban datang dari segala arah, korban sangat kritis," kata pejabat Kementerian Kesehatan Gaza, Abdelatif al-Hajj seperti dilansir Al Arabiya.

Dihancurkan oleh konflik bertahun-tahun, sistem perawatan kesehatan di wilayah dengan populasi lebih dari 2 juta orang selalu rentan. Perpecahan pahit antara Hamas dan Otoritas Palestina yang berbasis di Tepi Barat dan hampir 14 tahun blokade yang diberlakukan oleh Israel dengan bantuan Mesir juga telah mencekik infrastruktur.

Ada kekurangan peralatan dan perbekalan, seperti kantong darah, lampu bedah, anestesi, dan antibiotik. Perlengkapan pelindung pribadi, mesin pernapasan, dan tangki oksigen bahkan lebih langka.

Baca: Kepala UNRWA Gaza ‘Dijewer’ karena Sebut Serangan Israel ‘Tepat’

Pada April, kasus harian dan kematian akibat Covid-19 di Gaza mencapai rekor tertinggi, didorong oleh penyebaran varian yang pertama kali muncul di Inggris, pelonggaran pembatasan pergerakan selama Ramadan dan memperdalam sikap apatis, dan sikap keras kepala publik.

Di wilayah yang dilanda bom, di mana tingkat pengangguran mencapai 50 persen, kebutuhan akan kelangsungan hidup pribadi sering kali mengalahkan permintaan para ahli kesehatan masyarakat. Sementara pengujian virus tetap terbatas, wabah telah menginfeksi lebih dari 105.700 orang dan menewaskan 976 orang.

Ketika kasus meningkat tahun lalu, menimbulkan kekhawatiran akan bencana perawatan kesehatan, pihak berwenang menyisihkan klinik hanya untuk pasien Covid-19. Tapi itu berubah ketika serangan udara menghantam wilayah itu.

Baca: Jepang Salurkan Bantuan Hibah Darurat Rp143 Miliar ke Jalur Gaza
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tanpa Bantuan AS, Trump:...
Tanpa Bantuan AS, Trump: Israel Akan Hancur
Batalyon Israel Pembunuh...
Batalyon Israel Pembunuh Hind Rajab Dapat Pukulan Keras di Lebanon Selatan
Badan Intelijen AS Peringatkan...
Badan Intelijen AS Peringatkan Israel Bisa Sabotase Kesepakatan Perdamaian AS-Iran
Hizbullah Tegaskan Terapkan...
Hizbullah Tegaskan Terapkan Gencatan Senjata dengan Israel Segera
Komite Administrasi...
Komite Administrasi Gaza Ungkap Prioritas Rekonstruksi Sudah Ditetapkan, Siap Mulai Pekerjaan
Kecaman Wapres AS ke...
Kecaman Wapres AS ke Israel Makin Pedas: Senjatamu Dibayar dengan Uang Pajak Amerika!
Israel Temukan Batu...
Israel Temukan Batu Suci Berusia 2.700 Tahun yang Tertulis dalam Alkitab
Pembom B-52 Stratofortress...
Pembom B-52 Stratofortress AS Jatuh di Pangkalan Gurun Mojave, Tewaskan 8 Orang
Trump Segera Gunakan...
Trump Segera Gunakan Pesawat Air Force One Hadiah dari Qatar, Tiba di Lanud Andrews
Rekomendasi
Euforia Suporter Memuncak,...
Euforia Suporter Memuncak, Meksiko Siap Rem Penjualan Alkohol
50 Tokoh Pasang Badan...
50 Tokoh Pasang Badan untuk Roy Suryo, Din Syamsuddin dan Oegroseno Ikut Jadi Penjamin
Pesan AHY ke Praja IPDN:...
Pesan AHY ke Praja IPDN: Kesetiaan ASN Adalah kepada Bangsa dan Konstitusi
Berita Terkini
Swiss: Perundingan AS...
Swiss: Perundingan AS dan Iran Berlanjut di Burgenstock
Warga Moskow Sudah Merasakan...
Warga Moskow Sudah Merasakan Perang Ukraina di Depan Halaman Rumah
Israel Terus Serang...
Israel Terus Serang Lebanon, Utusan AS Kirim Negosiator ke Jenewa
3 Penyebab Batalnya...
3 Penyebab Batalnya Penandatanganan Perjanjian Damai AS dan Iran
Wapres Vance Batalkan...
Wapres Vance Batalkan Kunjungan ke Jenewa, Swiss: Perundingan AS-Iran Ditunda
Demo Anti-Pemerintah...
Demo Anti-Pemerintah Digelar selama 50 Hari, Bolivia Deklarasikan Status Darurat
Infografis
Langgar Gencatan Senjata,...
Langgar Gencatan Senjata, Israel Gelar Serangan Udara di Gaza
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved