Kepala UNRWA Gaza ‘Dijewer’ karena Sebut Serangan Israel ‘Tepat’

loading...
Kepala UNRWA Gaza ‘Dijewer’ karena Sebut Serangan Israel ‘Tepat’
Warga berunjuk rasa mendesak pengusiran Kepala UNRWA Gaza Matthias Schmale di Jalur Gaza. Foto/ Germany in 24
JALUR GAZA - Badan Bantuan dan Pekerjaan PBB untuk Pengungsi Palestina (UNRWA) memanggil direktur operasinya di Jalur Gaza, Matthias Schmale, yang menyebut serangan rudal Israel di Gaza sebagai "tepat".

Pemanggilan itu dianggap sebagai teguran atau “jeweran” bagi Schmale yang dianggap tidak sensitif dengan penderitaan rakyat Palestina di Jalur Gaza.

Pada Minggu, Schmale mengatakan kepada Saluran 12 Israel bahwa serangan militer Israel di Gaza tampaknya dilakukan dengan "kecanggihan" dan "tepat".

Baca juga: Keruntuhan 'Final' Israel Telah Diprediksi Einstein dalam Suratnya

"Saya mendapat kesan ada kecanggihan besar dalam cara militer Israel menyerang selama 11 hari," ungkap Schmale.

Baca juga: Palestina: Netanyahu Mungkin Digulingkan, tapi Penerusnya Haus Darah dan Lebih Radikal



Dia menambahkan, "Ya mereka tidak menyerang, dengan beberapa pengecualian, sasaran sipil, tetapi keganasan itu, keganasan serangan itu sangat terasa."

Baca juga: Sosok Isaac Herzog, Presiden Baru Israel Cucu Eks Rabi Yahudi Palestina

"Lebih dari 60 anak tewas, 19 anak di antaranya bersekolah di sekolah UNRWA. Jadi saya pikir ketepatan ada di sana tetapi ada korban jiwa yang tak dapat diterima dan tak tertahankan di pihak sipil," papar dia.
halaman ke-1
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top