Kepala Baru Mossad: Iran Bekerja untuk Impian Bom Nuklir Sambil Bernegosiasi
Jum'at, 04 Juni 2021 - 00:06 WIB
loading...
David Barnea (tengah) kepala baru Mossad Israel. Foto/Kobi Gideon/BauBau
A
A
A
TEL AVIV - Kepala baru Mossad , David Barnea, memperingatkan bahwa Iran sedang bekerjaguna memenuhi impiannya untuk memperoleh bom nuklir . Menurutnya, Teheran melakukan itu, bahkan ketika sedang bernegosiasi dengan negara-negara kekuatan dunia untuk memulihkan kesepakatan 2015 yang membatasi program nuklirnya.
“Tantangan keamanan kami sangat besar dan di daftar teratas adalah Iran,” kata Barnea pada upacara pelantikannya sebagai kepala badan mata-mata Zionis Israel itu, menggantikan Yossi Cohen, 1 Juni 2021.
Baca juga: Pulihkan Sistem Rudal Iron Dome, Israel Minta Rp14,2 Triliun ke AS
“Ini perlu dikatakan dengan keras dan jelas: Iran sedang bekerja, bahkan pada saat ini, untuk memenuhi impian nuklirnya dengan kedok perlindungan internasional," ujarnya.
Mossad adalah badan intelijen Israel untuk operasi di luar negeri. Badan inilah yang diklaim berhasil mencuri arsip program senjata nuklir Iran dari lokasi rahasia di negara para Ayatollah itu beberapa tahun lalu.
"Di bawah perlindungan perjanjian dan tanpa itu, dengan kebohongan dan penyembunyian, Iran membuat kemajuan konstan menuju program senjata pemusnah massal," ujar Barnea, seperti dikutip Times of Israel.
“Tantangan keamanan kami sangat besar dan di daftar teratas adalah Iran,” kata Barnea pada upacara pelantikannya sebagai kepala badan mata-mata Zionis Israel itu, menggantikan Yossi Cohen, 1 Juni 2021.
Baca juga: Pulihkan Sistem Rudal Iron Dome, Israel Minta Rp14,2 Triliun ke AS
“Ini perlu dikatakan dengan keras dan jelas: Iran sedang bekerja, bahkan pada saat ini, untuk memenuhi impian nuklirnya dengan kedok perlindungan internasional," ujarnya.
Mossad adalah badan intelijen Israel untuk operasi di luar negeri. Badan inilah yang diklaim berhasil mencuri arsip program senjata nuklir Iran dari lokasi rahasia di negara para Ayatollah itu beberapa tahun lalu.
"Di bawah perlindungan perjanjian dan tanpa itu, dengan kebohongan dan penyembunyian, Iran membuat kemajuan konstan menuju program senjata pemusnah massal," ujar Barnea, seperti dikutip Times of Israel.
Lihat Juga :