Bagaimana Kapal Mata-mata Rusia Tahu Uji Rudal AS?

Kamis, 03 Juni 2021 - 13:58 WIB
loading...
Bagaimana Kapal Mata-mata...
Kapal mata-mata Rusia, Kareliya, diketahui berada di lokasi uji coba rudal AS yang gagal pekan lalu. Foto/USNI
A A A
WASHINGTON - Sebuah laporan terbaru menunjukkan bahwa kapal mata-mata Rusia diketahui berada di lokasi uji coba rudal Amerika Serikat (AS) yang berujung pada kegagalan pada pekan lalu.

Kapal mata-mata Angkatan Laut Rusia, Kareliya, diparkir satu mil laut dari perairan teritorial AS. Kapal ini berada di kursi barisan depan ketika dua rudal pertahanan udara AS gagal mencegat rudal balistik yang disimulasikan. Rusia kemungkinan telah diberi tahu tentang pengujian tersebut dengan pemberitahuan penutupan udara dan laut yang dirancang untuk melindungi warga sipil dari aktivitas militer.

Kapal Kareliya berlabuh 13 mil laut di lepas pantai barat pulau Hawaii Kauai. Perairan teritorial AS dimulai pada 12 mil laut dari pantai, jadi jelas kapal itu berusaha sedekat mungkin ke pantai.

Pada 29 Mei, Badan Pertahanan Rudal Departemen Pertahanan AS mengumumkan kegagalan uji coba pertahanan rudal. Dua rudal pertahanan udara Standard Missile 6 Dual II (SM-6) gagal melakukan simulasi rudal balistik jarak menengah sebagaimana dimaksud. Uji coba tersebut, Flight Test Aegis Weapon System 31 Event 1, melibatkan kapal perang berkemampuan pertahanan rudal balistik Angkatan Laut AS, kemungkinan kapal penjelajah kelas Ticonderoga atau perusak kelas Arleigh Burke, menembak jatuh rudal simulasi.

Baca juga: Kapal Perang AS Gagal Cegat Rudal Balistik Jarak Menengah

Angkatan Laut biasanya melakukan tes pertahanan rudal balistik di Pasifik di Pacific Missile Range Facility Barking Sands (PMRF), yang menyebut dirinya sebagai jarak multi-lingkungan terinstrumentasi terbesar di dunia yang mampu mendukung operasi permukaan, bawah permukaan, udara, dan ruang angkasa secara bersamaan. Ada lebih dari 1.100 mil persegi jangkauan bawah air terinstrumentasi di PMRF, serta lebih dari 42.000 mil persegi wilayah udara terkontrol.

Barking Sands sering menjadi lokasi peluncuran untuk simulasi rudal yang diluncurkan dari darat musuh, dengan kapal perusak AS atau Jepang diparkir di bawah, siap untuk mendeteksi, melacak, dan menembakkan rudal.

Berikut cuplikan video dari FTM-19, uji coba tahun 2013 yang melibatkan kapal penjelajah rudal berpemandu USS Lake Erie. Selama pengujian, Danau Erie menembak jatuh rudal balistik simulasi dengan pencegat SM-3 Blok 1B.

Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Terungkap, Pokemon Go...
Terungkap, Pokemon Go Bantu Militer AS Petakan Dunia
Ayatollah Khamenei Sudah...
Ayatollah Khamenei Sudah Lebih dari 100 Hari Meninggal, Iran Tunda Lagi Penguburannya
Beda dengan Pejabat...
Beda dengan Pejabat Eropa, Jenderal Senior NATO Ini Sebut Rusia Tak Mencari Konflik
Elon Musk Triliuner...
Elon Musk Triliuner Pertama di Dunia, Kekayaannya Rp19.706,5 Triliun Setara 73 Kali Anggaran MBG
Berseteru dengan PM...
Berseteru dengan PM Starmer, Menhan Inggris John Healey Mundur
Trump Klaim AS Telah...
Trump Klaim AS Telah Bikin Kesepakatan Hebat dengan Iran, Teheran Bilang Belum!
Piala Dunia 2026: Saat...
Piala Dunia 2026: Saat Sepak Bola Jadi Mesin Uang FIFA
3 Pelaut India Tewas...
3 Pelaut India Tewas Akibat Serangan Kapal Tanker oleh AS di Lepas Pantai Oman
Heli Militer Mi-17 Pakistan...
Heli Militer Mi-17 Pakistan Jatuh, 22 Tentara Tewas termasuk 3 Perwira
Rekomendasi
IFG Life Lindungi Lebih...
IFG Life Lindungi Lebih dari 20.000 Peserta BTN JAKIM 2026
BOLT Berkurban: Satu...
BOLT Berkurban: Satu Momen, Seribu Kebaikan
GP Ansor Rombak Kepengurusan,...
GP Ansor Rombak Kepengurusan, Sejumlah Tokoh Muda NU Masuk Struktur
Berita Terkini
Terungkap, Pokemon Go...
Terungkap, Pokemon Go Bantu Militer AS Petakan Dunia
Inggris, Australia,...
Inggris, Australia, dan Kanada Luncurkan Dana untuk Dukung Upaya Solusi 2 Negara
Israel Jadi Negara yang...
Israel Jadi Negara yang Paling Banyak Diboikot di Dunia
Ayatollah Khamenei Sudah...
Ayatollah Khamenei Sudah Lebih dari 100 Hari Meninggal, Iran Tunda Lagi Penguburannya
Beda dengan Pejabat...
Beda dengan Pejabat Eropa, Jenderal Senior NATO Ini Sebut Rusia Tak Mencari Konflik
Elon Musk Triliuner...
Elon Musk Triliuner Pertama di Dunia, Kekayaannya Rp19.706,5 Triliun Setara 73 Kali Anggaran MBG
Infografis
Perbandingan Gaji Tentara...
Perbandingan Gaji Tentara AS dengan Rusia, China, dan Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved