Biden Hapus Kebijakan Anti Migran, Trump Mencak-mencak

Kamis, 03 Juni 2021 - 13:26 WIB
loading...
A A A
Trump berpendapat bahwa seiring dengan reformasi suaka, prosedur pemindahan yang dipercepat, dan perjanjian kerja sama dengan negara-negara Amerika Tengah, MPP membantu mengamankan perbatasan dan mengakhiri praktik "tangkap-dan-lepaskan."

Setelah Biden mulai membongkar kebijakan Trump segera setelah menjabat, penyeberangan perbatasan melonjak ke rekor tertinggi. Meskipun perbatasan secara resmi ditutup di tengah pandemi Covid-19, dalam praktiknya, sekitar 65 persen keluarga dan 15% orang dewasa lajang masih dibebaskan ke AS untuk menunggu kasus imigrasi mereka, menurut angka Bea Cukai dan Perlindungan Perbatasan AS pada bulan April.

Baca juga: Mengenaskan, Kondisi Terbaru Pusat Penahanan Migran Era Biden

Biden mengizinkan semua anak di bawah umur tanpa pendamping untuk tinggal. Jumlah migran anak yang tiba tanpa orang tua mereka kemudian melonjak ke tingkat tertinggi yang belum pernah terjadi sebelumnya, dan ketidakmampuan pemerintah untuk memproses banjir anak-anak menyebabkan kondisi yang menyedihkan di fasilitas penahanan perbatasan. Ironisnya, Mayorkas mengecam pemisahan keluarga migran sebagai contoh paling kuat dan memilukan dari kekejaman era Trump, tetapi kebijakan Biden telah menyebabkan keluarga berpisah secara sukarela.

"Pemerintahan Biden mewarisi perbatasan paling aman dalam sejarah, dan mereka mengubahnya menjadi bencana perbatasan terbesar dalam sejarah," kata Trump.

"Perbatasan kami sekarang dijalankan oleh kartel, penjahat, dan anjing hutan," imbuhnya.

"Imigran ilegal, anggota geng dan obat-obatan mematikan mengalir tidak seperti sebelumnya. Tidak hanya imigran ilegal ditangkap dan dibebaskan, mereka juga ditempatkan di hotel dengan biaya pembayar pajak," katanya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
20 Kapal Perang AS Berkeliaran...
20 Kapal Perang AS Berkeliaran di Timur Tengah saat Iran-Amerika Saling Serang
Berubah Pikiran Lagi,...
Berubah Pikiran Lagi, AS Akan Pasok Rudal Canggih Tomahawk ke Jerman
Usai Serang Iran, Trump...
Usai Serang Iran, Trump Briefing Netanyahu tentang Taktik AS di Teluk
10 Rudal Iran Gempur...
10 Rudal Iran Gempur Pangkalan Yordania dan Pusat Komando AS di Timur Tengah
AS Serang Lebih dari...
AS Serang Lebih dari 170 Target di Iran dalam 2 Hari, 3 Anggota IRGC Tewas
Khamenei Dimakamkan...
Khamenei Dimakamkan Hari Ini, Dihadiri Lebih dari 2,3 Juta Orang
AS Incar Tuan Rumah...
AS Incar Tuan Rumah Piala Dunia Antarklub 2029
Hamas Mundur dari Pemerintahan...
Hamas Mundur dari Pemerintahan Gaza?
AS-Iran Saling Serang...
AS-Iran Saling Serang Lagi, Selat Hormuz Nyaris Lumpuh
Rekomendasi
Wardatina Mawa Resmi...
Wardatina Mawa Resmi Cerai dari Insanul Fahmi, Unggah Pesan Menohok untuk Mantan Suami
Polda Metro Jaya Perketat...
Polda Metro Jaya Perketat Pengamanan untuk Jaga Barang Bukti Kasus Batu Bara hingga Asabri
BPOM Terbitkan Aturan...
BPOM Terbitkan Aturan Baru Iklan Obat, Influencer Dilarang Promosi
Berita Terkini
Mojtaba Akan Pimpin...
Mojtaba Akan Pimpin Doa untuk Ayatollah Ali Khamenei, Bakal Muncul untuk Pertama Kalinya?
Horor! Siswa Daratkan...
Horor! Siswa Daratkan Pesawat Sendirian usai Instruktur Pilot Lompat Bunuh Diri
Suporter Maroko Mengamuk...
Suporter Maroko Mengamuk di London usai Timnya Dikalahkan Prancis 2-0
20 Kapal Perang AS Berkeliaran...
20 Kapal Perang AS Berkeliaran di Timur Tengah saat Iran-Amerika Saling Serang
Berubah Pikiran Lagi,...
Berubah Pikiran Lagi, AS Akan Pasok Rudal Canggih Tomahawk ke Jerman
Lagi, Wakil Menteri...
Lagi, Wakil Menteri Sembunyikan Uang Korupsi Rp193 Miliar di Dalam Drainase Air Hujan
Infografis
8 Kebijakan Baru Pemerintah...
8 Kebijakan Baru Pemerintah Hadapi Tekanan Global! WFH hingga MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved