Uskup Agung Yerusalem: Rencana Usir Keluarga Sheikh Jarrah Tak akan Berhasil
Kamis, 03 Juni 2021 - 04:04 WIB
loading...
Pemimpin Gereja Ortodoks Yunani di Yerusalem, Uskup Agung Atallah Han. Foto/memo
A
A
A
YERUSALEM - Pemimpin Gereja Ortodoks Yunani di Yerusalem, Uskup Agung Atallah Hanna, menegaskan rencana Israel mengusir keluarga Palestina dari rumah mereka di lingkungan kota Sheikh Jarrah tidak akan berhasil.
Pernyataan itu dilaporkan Al-Watan Voice. "Masalah Anda adalah masalah seluruh rakyat kita dan tragedi Anda adalah tragedi kita semua," tegas Uskup Agung Hanna kepada delegasi dari lingkungan Yerusalem.
"Semua pihak rakyat Palestina dan Arab tertarik dengan masalah ini," papar dia.
Baca juga: Warga Maroko Tolak Sewakan Properti untuk Pejabat Penghubung Israel di Rabat
Dia menyebut Sheikh Jarrah telah menjadi masalah opini publik internasional untuk dipertimbangkan karena media sosial.
Baca juga: Delegasi Israel Kunjungi Mesir untuk Bahas Pertukaran Tahanan Hamas
"Pemuda yang menggunakan teknologi menunjukkan kepada dunia penderitaan, rasa sakit, dan penindasan yang menimpa mereka," papar dia.
Baca juga: Israel Cegah Para Pasien Kanker Tinggalkan Gaza untuk Perawatan di Yerusalem
"Nakba baru" ini tidak akan dibiarkan berlalu, tegasnya. "Ini bukan masalah hukum yang harus diselesaikan oleh pengadilan. Ini adalah masalah eksistensi, kesetiaan, dan hubungan dengan kota suci ini di mana orang-orang Palestina menghadapi rencana untuk mengubah mereka dari penduduk menjadi tamu," tutur dia.
Uskup Agung Hanna menegaskan bahwa suara para keluarga yang menghadapi perampasan itu harus menjangkau seluruh dunia.
"Ini adalah kota kita, ibu kota kita, kiblat kita dan tempat-tempat suci terpenting bagi kita," tutur dia.
Pernyataan itu dilaporkan Al-Watan Voice. "Masalah Anda adalah masalah seluruh rakyat kita dan tragedi Anda adalah tragedi kita semua," tegas Uskup Agung Hanna kepada delegasi dari lingkungan Yerusalem.
"Semua pihak rakyat Palestina dan Arab tertarik dengan masalah ini," papar dia.
Baca juga: Warga Maroko Tolak Sewakan Properti untuk Pejabat Penghubung Israel di Rabat
Dia menyebut Sheikh Jarrah telah menjadi masalah opini publik internasional untuk dipertimbangkan karena media sosial.
Baca juga: Delegasi Israel Kunjungi Mesir untuk Bahas Pertukaran Tahanan Hamas
"Pemuda yang menggunakan teknologi menunjukkan kepada dunia penderitaan, rasa sakit, dan penindasan yang menimpa mereka," papar dia.
Baca juga: Israel Cegah Para Pasien Kanker Tinggalkan Gaza untuk Perawatan di Yerusalem
"Nakba baru" ini tidak akan dibiarkan berlalu, tegasnya. "Ini bukan masalah hukum yang harus diselesaikan oleh pengadilan. Ini adalah masalah eksistensi, kesetiaan, dan hubungan dengan kota suci ini di mana orang-orang Palestina menghadapi rencana untuk mengubah mereka dari penduduk menjadi tamu," tutur dia.
Uskup Agung Hanna menegaskan bahwa suara para keluarga yang menghadapi perampasan itu harus menjangkau seluruh dunia.
"Ini adalah kota kita, ibu kota kita, kiblat kita dan tempat-tempat suci terpenting bagi kita," tutur dia.
(sya)
Lihat Juga :