Varian Virus COVID-19 Punya Nama Baru

Selasa, 01 Juni 2021 - 15:10 WIB
loading...
Varian Virus COVID-19...
WHO memberi label baru bagi sejumlah varian utama virus Corona baru penyebab penyakit COVID-19. Foto/Ilustrasi/Sindonews
A A A
JENEWA - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan telah menetapkan "label" baru untuk varian utama virus Corona baru penyebab penyakit COVID-19 . Alih-alih berdasarkan tempat di mana varian itu pertama kali terdeteksi, label baru dari varian utama virus Corona baru itu merujuk pada alfabet Yunani.

Sebagai contoh, WHO kini menyebut varian Inggris(B.1.1.7) dengan label "Alfa", dan varian Afrika Selatan (B.1.351) adalah "Beta".

"Tidak ada negara yang harus distigmatisasi untuk mendeteksi dan melaporkan varian," tulis Maria Van Kerkhove, kepala teknis WHO untuk respons COVID-19, dalam postingan di Twitter seperti dikutip dari CNN, Selasa (1/6/2021).

Sebaliknya, WHO di laman situsnya mengatakan, panel pakar WHO merekomendasikan penggunaan huruf alfabet Yunani untuk merujuk pada varian, yang akan lebih mudah dan lebih praktis untuk dibahas oleh audiens non-ilmiah.

Baca juga: Malaysia Mulai Lockdown Total Hari Ini, Penyebaran COVID-19 Menggila

Varian P.1, pertama kali terdeteksi di Brasil dan ditetapkan sebagai varian yang menjadi perhatian pada bulan Januari, telah diberi label "Gamma". Varian B.1.617.2, pertama kali ditemukan di India dan baru-baru ini diklasifikasikan ulang dari varian yang diminati menjadi varian yang menjadi perhatian, adalah "Delta". Varian minat telah diberi label dari "Epsilon" hingga "Kappa".

Semua virus, termasuk SARS-CoV-2, virus Corona yang menyebabkan COVID-19, dapat bermutasi atau berubah seiring waktu. Inilah yang menyebabkan varian.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kepala WHO Kunjungi...
Kepala WHO Kunjungi Pusat Wabah Ebola
Disebut Calon Kuat Jadi...
Disebut Calon Kuat Jadi Direktur Jenderal WHO, Menkes Budi: Saya akan Konfirmasi
Kepala WHO Peringatkan...
Kepala WHO Peringatkan Lebih Banyak Kasus Hantavirus akan Muncul
WHO: Wabah Hantavirus...
WHO: Wabah Hantavirus Bukan Awal Pandemi Covid-19 Berikutnya
WHO Peringatkan Skenario...
WHO Peringatkan Skenario Nuklir Terburuk di Iran, Rusia Kutuk Serangan Israel
WHO Ungkap Lebih dari...
WHO Ungkap Lebih dari 16.500 Orang di Gaza Butuh Perawatan Medis Mendesak
Zat Kimia Persisten...
Zat Kimia Persisten Ditemukan dalam 98,8% Darah Warga AS
AS-Iran Saling Serang,...
AS-Iran Saling Serang, Situs Radar hingga Pangkalan Militer Dibombardir
Trump: Pemimpin Iran...
Trump: Pemimpin Iran Mojtaba Terlibat Langsung dalam Perundingan Damai dengan AS
Rekomendasi
2 WNA Ditemukan Tewas...
2 WNA Ditemukan Tewas di Apartemen Jakbar
Dilarang Sering Gendong...
Dilarang Sering Gendong Baby Soleil, Alyssa Daguise Bantah Mitos Bayi Bau Tangan
Rupiah Jebol Tembus...
Rupiah Jebol Tembus Rp18.000 per Dolar AS, Pelemahan Terburuk Sepanjang Sejarah
Berita Terkini
AS Hendak Kerahkan Senjata...
AS Hendak Kerahkan Senjata Nuklir ke Lebih Banyak Negara NATO, Bisa Bikin Rusia Murka
6 Jet Tempur Canggih...
6 Jet Tempur Canggih yang Bakal Panaskan Langit ASEAN: F-35 Singapura hingga Rafale Indonesia
Bos NATO: Ukraina Menang...
Bos NATO: Ukraina Menang Perang, Rusia Semakin Putus Asa!
Trump Akui Mendamprat...
Trump Akui Mendamprat Netanyahu dengan Makian Kasar: 'Saya Sedikit Terganggu...'
Meski AS-Iran Musuh...
Meski AS-Iran Musuh Bebuyutan, Trump Ingin Bertemu Mojtaba Khamenei
Kim Jong-un Janji Tingkatkan...
Kim Jong-un Janji Tingkatkan Bom Nuklir Secara Eksponensial, Sebut Musuh Korut Sangat Ganas
Infografis
Penyebab Kasus Covid-19...
Penyebab Kasus Covid-19 di Indonesia Naik, Salah Satunya Mutasi Virus
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved