Tak Ingin Tertinggal, AS Tingkatkan Pendanaan untuk Senjata Hipersonik

Sabtu, 29 Mei 2021 - 04:37 WIB
loading...
Tak Ingin Tertinggal,...
Senjata Respon Cepat yang Diluncurkan oleh Udara (ARRW) milik AS. Foto/Topwar
A A A
WASHINGTON - Dalam upaya membawa Amerika Serikat (AS) memperbarui kepentingan pertahanan, Presiden Joe Biden akan bekerja untuk memodernisasi persenjataan nuklir negara serta mengembangkan kemampuan perang di masa depan.

Dana sekitar USD27,7 miliar akan diarahkan untuk modernisasi nuklir, termasuk pengembangan kapal selam baru dan pembom jarak jauh. Dana USD20,4 miliar lainnya akan diarahkan untuk meningkatkan dan memelihara pertahanan rudal, seperti sistem berbasis laut.

Untuk memastikan dan mempertahankan pertahanan AS tetap berada di level teratas dan tidak tertinggal dengan para pesaingnya, Biden telah menambah pendanaan guna meningkatkan senjata hipersonik dan pertahanan rudal.

Dalam hal persenjataan hipersonik, pemerintah AS bermaksud untuk meningkatkan pendanaan menjadi USD238 juta, meningkat USD52 juta dari tahun fiskal sebelumnya.

Baca juga: Pentagon Diam-diam Kembangkan Reaktor Nuklir Portabel Mini

"(Anggaran) pengembangan senjata hipersonik meningkat USD52 juta untuk mendanai Eksperimen Penelitian Penerbangan Terpadu Salib Selatan (SCI-FIRE), prototipe pernapasan udara dalam kemitraan dengan Australia, dan prototipe Rudal Jelajah Hipersonik sambil terus mendanai Senjata Respon Cepat yang Diluncurkan oleh Udara (ARRW) untuk kemampuan operasional awal pada tahun 2022," bunyi proposal usulan anggaran yang akan diajukan oleh Biden.

"ARRW didanai hingga USD238 juta dan akan menjadi senjata hipersonik operasional pertama bangsa," sambung bunyi proposal tersebut seperti dikutip dari Sputnik, Sabtu (29/5/2021).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menhan Negara NATO Salahkan...
Menhan Negara NATO Salahkan Trump atas Penutupan Selat Hormuz
AS Kerahkan Sistem Rudal...
AS Kerahkan Sistem Rudal Canggih Typhon ke Jepang, Dapat Menargetkan China
Gunakan Mode Autopilot,...
Gunakan Mode Autopilot, Mobil Tesla Ini Malah Tabrak Rumah dan Tewaskan Penghuninya
Mengejutkan, 92% Warga...
Mengejutkan, 92% Warga Israel Yakin Iran Telah Menang Perang
Perundingan Iran-AS...
Perundingan Iran-AS Hasilkan 4 Kesepakatan Utama, Negosiator Teheran Sempat Walkout
Jenderal Iran Peringatkan...
Jenderal Iran Peringatkan Pasukan Israel: Tinggalkan Lebanon atau Diusir Secara Memalukan!
Janji Manis Investasi...
Janji Manis Investasi Rp5.323 Triliun di Balik Kesepakatan Damai AS-Iran
Dampak Kunjungan Trump,...
Dampak Kunjungan Trump, China Perketat Pembatasan Aktivis dan Pengawasan Domestik
Perjanjian Damai dengan...
Perjanjian Damai dengan Iran Terancam Batal gegara Israel, Begini Tanggapan AS
Rekomendasi
Perjalanan Berliku Iran...
Perjalanan Berliku Iran Tulis Sejarah di Piala Dunia 2026
Polda Metro: Penangguhan...
Polda Metro: Penangguhan Penahanan Roy Suryo dan Dokter Tifa Tanggung Jawab Jaksa
3,88 Juta Lowongan Kerja...
3,88 Juta Lowongan Kerja Ramah Lingkungan Bakal Terbuka di 2026, Catat Sektor Industrinya
Berita Terkini
Menhan Negara NATO Salahkan...
Menhan Negara NATO Salahkan Trump atas Penutupan Selat Hormuz
9 Kota di Mana Matahari...
9 Kota di Mana Matahari Hampir Tidak Pernah Terbenam atau Terbit saat Musim Panas
AS Kerahkan Sistem Rudal...
AS Kerahkan Sistem Rudal Canggih Typhon ke Jepang, Dapat Menargetkan China
Ledakan Dahsyat Guncang...
Ledakan Dahsyat Guncang Situs LNG Qatar, 54 Orang Terluka, 18 Hilang
Gunakan Mode Autopilot,...
Gunakan Mode Autopilot, Mobil Tesla Ini Malah Tabrak Rumah dan Tewaskan Penghuninya
Mengejutkan, 92% Warga...
Mengejutkan, 92% Warga Israel Yakin Iran Telah Menang Perang
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved