Rouhani: Ada Kesepakatan untuk Cabut Sanksi Utama terhadap Iran

Jum'at, 28 Mei 2021 - 23:01 WIB
loading...
Rouhani: Ada Kesepakatan...
Presiden Iran Hassan Rouhani. Foto/REUTERS
A A A
TEHERAN - Presiden Iran Hassan Rouhani mengatakan kesepakatan telah dicapai untuk mencabut sanksi utama terhadap Teheran.

Meski demikian, menurut dia, masih ada hukuman lain yang harus dicabut untuk sepenuhnya melaksanakan kesepakatan nuklir.

"Sanksi bisa saja dicabut, tapi seharusnya dilakukan dengan suara bulat, dan kami yang meminta pencabutan penuh sanksi, dan dalam bentuk langkah-langkah," papar Rouhani.

Baca juga: Pakistan: India Meniru Model Permukiman Israel di Kashmir

Pada Rabu, para pejabat Iran mengkonfirmasi kesepakatan telah dicapai mengenai masalah mendasar selama negosiasi Wina tentang kesepakatan nuklir.

Baca juga: Terulang Kedua Kali, Anggota Parlemen Kanada Terlihat Kencing Saat Rapat Zoom

Iran menyeru Amerika Serikat (AS) mengambil langkah pertama untuk mencabut sanksi terhadap Republik Islam tersebut.

Baca juga: Mantan Presiden Tunisia: Hamas Gerakan Nasional dan AS Harus Siap Negosiasi

"Semua anggota komite gabungan bertekad untuk mengakhiri negosiasi, dan apa yang saya lihat hari ini dalam pertemuan pertama komite gabungan [putaran kelima negosiasi] adalah niat nyata dari semua peserta untuk mencapai hasil," ungkap Wakil Menteri Luar Negeri Iran dan kepala negosiator Iran Abbas Araghchi mengatakan kepada Press TV.

“Kami dapat membuat kemajuan penting, tetapi beberapa masalah besar masih belum terselesaikan, dan meskipun kemajuan telah kami capai, beberapa hal penting masih akan dibahas,” papar dia.

Sejak awal April, ibu kota Austria telah menjadi tuan rumah pertemuan Rencana Aksi Komprehensif Bersama (JCPOA) mengenai program nuklir Iran, untuk memastikan kembalinya AS ke kesepakatan yang ditandatangani pada 2015.

Washington mundur dari kesepakatan itu dan kembali menerapkan berbagai sanksi pada Iran.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pesawat Terjun Payung...
Pesawat Terjun Payung Jatuh di AS, 12 Orang Tewas
Eks PM Israel Serukan...
Eks PM Israel Serukan Netanyahu Digulingkan dengan Tongkat dan Batu
Militer Iran: AS dan...
Militer Iran: AS dan Israel Tak Punya Pilihan Selain Kalah dan Menyerah!
Pejabat Israel Geram...
Pejabat Israel Geram atas Kesepakatan AS-Iran: 'Trump Telah Khianati Kami!'
2 Helikopter Tabrakan...
2 Helikopter Tabrakan di Rio de Janeiro Tewaskan 6 Orang, Termasuk Penyanyi Oliver Tree
Anggota Kongres AS:...
Anggota Kongres AS: Kesepakatan dengan Iran Adalah Kekalahan Trump dan Amerika!
Kapten Iran: Perang...
Kapten Iran: Perang Merampas Euforia Piala Dunia 2026
KPK: Kasus Korupsi Muara...
KPK: Kasus Korupsi Muara Enim Sudah Terjadi sebelum Tahap Perencanaan dan Penganggaran
Cerita Striker Irak...
Cerita Striker Irak di Piala Dunia 2026, Hampir Putus Asa usai Ayah Tewas Ditembak saat Perang
Rekomendasi
Kondisi Haji Bolot Mulai...
Kondisi Haji Bolot Mulai Membaik, Sudah Tak Keluhkan Sesak Napas
Desa Les Bali Sukses...
Desa Les Bali Sukses Padukan Wisata dan Pelestarian Alam lewat Program DSA
Kasus Kuota Haji, KPK...
Kasus Kuota Haji, KPK Panggil Bos Maktour Hari Ini
Berita Terkini
Inggris Cegat dan Rebut...
Inggris Cegat dan Rebut Kapal Tanker Armada Bayangan Rusia, Ini Respons Kremlin
Pesawat Terjun Payung...
Pesawat Terjun Payung Jatuh di AS, 12 Orang Tewas
Misteri Freya, Model...
Misteri Freya, Model Erotis Ukraina yang Diduga Ledakkan Pipa Nord Stream Rusia
Eks PM Israel Serukan...
Eks PM Israel Serukan Netanyahu Digulingkan dengan Tongkat dan Batu
Militer Iran: AS dan...
Militer Iran: AS dan Israel Tak Punya Pilihan Selain Kalah dan Menyerah!
Viral! 3 PRT Indonesia...
Viral! 3 PRT Indonesia Dianiaya di Malaysia, 4 Majikan Ditangkap
Infografis
3 Syarat Iran di Selat...
3 Syarat Iran di Selat Hormuz: Aturan Ketat untuk Kapal yang Melintas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved