Terungkap, China Nyaris Dibom Nuklir AS dan Pakistan Waswas Diserang Israel
Jum'at, 28 Mei 2021 - 14:50 WIB
loading...
A
A
A
Sementara Presiden AS saat itu; D Eisenhower, memutuskan untuk awalnya mengandalkan senjata konvensional. Namun, opsi serangan nuklir yang jauh ke China, sejauh utara Shanghai, juga tidak dikesampingkan.
Krisis 1958 akhirnya berakhir dengan pasukan komunis menghentikan serangan artileri di pulau-pulau tersebut, meninggalkan daerah itu di bawah kendali pasukan nasionalis di bawah Chiang-Kai-Shek. Pada 1979 AS secara resmi mengakui Beijing.
Baca juga: Batalion Sepik Siap Perang dengan Indonesia, Ini Respons Resmi PNG
Sekarang, 53 tahun kemudian, ketegangan kembali meningkat antara AS dan China terkait Taiwan.
“Karena kemungkinan krisis nuklir lain atas Taiwan sedang dibicarakan tahun ini, tampaknya sangat tepat bagi saya untuk mendorong publik, Kongres (AS), dan cabang eksekutif untuk memerhatikan apa yang saya sediakan bagi mereka,” kata Ellsberg yang dikutip The New York Times.
Pemerintahan baru AS di bawah Presiden Joe Biden diharapkan segera mengumumkan strategi Amerika terhadap China. Dalam menghadapi China yang selalu berperang, AS mungkin dipaksa untuk membuat pengumuman publik yang jelas tentang melindungi Taiwan secara militer.
Pakistan Diincar Israel?
India melakukan uji coba senjata nuklir keduanya pada Mei 1998 di Lapangan Uji Pokhran Angkatan Darat India. Beberapa minggu kemudian, Pakistan melakukan hal serupa di distrik Chagai di Balochistan.
Meskipun tes-tes senjata berbahaya tersebut berhasil, mereka menjadi penyebab keprihatinan serius bagi AS dan PBB.
Rupanya, Pakistan percaya bahwa Israel mungkin akan melancarkan serangan terhadap situs nuklir mereka dan menyampaikan kekhawatiran mereka kepada PBB dan Washington.
Hal ini membuat Sekretaris Jenderal PBB kala itu; Kofi Annan, turun tangan. Duta Besar Israel untuk PBB, Duta Besar Israel untuk Washington dan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu harus meyakinkan Pakistan bahwa tidak ada rencana untuk menyerang situs nuklirnya.
Sementara hubungan pertahanan yang erat antara Israel dan India mungkin telah memicu ketakutan di pihak Pakistan, dan hubungan internasional bisa menjadi lebih kompleks. Israel mungkin punya alasan sendiri untuk menargetkan instalasi nuklir Pakistan.
Krisis 1958 akhirnya berakhir dengan pasukan komunis menghentikan serangan artileri di pulau-pulau tersebut, meninggalkan daerah itu di bawah kendali pasukan nasionalis di bawah Chiang-Kai-Shek. Pada 1979 AS secara resmi mengakui Beijing.
Baca juga: Batalion Sepik Siap Perang dengan Indonesia, Ini Respons Resmi PNG
Sekarang, 53 tahun kemudian, ketegangan kembali meningkat antara AS dan China terkait Taiwan.
“Karena kemungkinan krisis nuklir lain atas Taiwan sedang dibicarakan tahun ini, tampaknya sangat tepat bagi saya untuk mendorong publik, Kongres (AS), dan cabang eksekutif untuk memerhatikan apa yang saya sediakan bagi mereka,” kata Ellsberg yang dikutip The New York Times.
Pemerintahan baru AS di bawah Presiden Joe Biden diharapkan segera mengumumkan strategi Amerika terhadap China. Dalam menghadapi China yang selalu berperang, AS mungkin dipaksa untuk membuat pengumuman publik yang jelas tentang melindungi Taiwan secara militer.
Pakistan Diincar Israel?
India melakukan uji coba senjata nuklir keduanya pada Mei 1998 di Lapangan Uji Pokhran Angkatan Darat India. Beberapa minggu kemudian, Pakistan melakukan hal serupa di distrik Chagai di Balochistan.
Meskipun tes-tes senjata berbahaya tersebut berhasil, mereka menjadi penyebab keprihatinan serius bagi AS dan PBB.
Rupanya, Pakistan percaya bahwa Israel mungkin akan melancarkan serangan terhadap situs nuklir mereka dan menyampaikan kekhawatiran mereka kepada PBB dan Washington.
Hal ini membuat Sekretaris Jenderal PBB kala itu; Kofi Annan, turun tangan. Duta Besar Israel untuk PBB, Duta Besar Israel untuk Washington dan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu harus meyakinkan Pakistan bahwa tidak ada rencana untuk menyerang situs nuklirnya.
Sementara hubungan pertahanan yang erat antara Israel dan India mungkin telah memicu ketakutan di pihak Pakistan, dan hubungan internasional bisa menjadi lebih kompleks. Israel mungkin punya alasan sendiri untuk menargetkan instalasi nuklir Pakistan.
Lihat Juga :