Diusulkan Indonesia, Resolusi untuk Palestina Lolos di Majelis Kesehatan Dunia
Kamis, 27 Mei 2021 - 12:27 WIB
loading...
A
A
A
Negara-negara yang memberikan suara menentang resolusi tersebut yakni Israel, Austria, Australia, Brasil, Kamerun, Kanada, Kolombia, Republik Ceko, Jerman, Honduras, Hongaria, Inggris, dan AS.
Mereka yang menentang resolusi tersebut mengatakan resolusi tersebut mempolitisasi WHO dan merupakan satu-satunya resolusi dalam agenda yang menyebut negara tertentu.
Baca juga: Google Sarankan Keffiyeh Palestina sebagai Simbol Terorisme, Netizen Marah Besar
"Serangan Israel yang membabi buta baru-baru ini sekali lagi menargetkan rumah sakit, klinik, dokter, dan pasien," papar Sadik Arslan, duta besar Turki untuk PBB di Jenewa.
Dia mengatakan masyarakat Palestina menghadapi tantangan yang signifikan di banyak bidang, termasuk di bidang kesehatan.
“Sayangnya, terlepas dari fakta bahwa ratusan warga Palestina terbunuh dalam peristiwa baru-baru ini di wilayah pendudukan Palestina, negara-negara yang keberatan dengan rancangan keputusan tersebut mengadvokasi kesehatan hanya sebagai pilihan politik,” tutur dia.
Sebanyak 254 warga Palestina tewas, termasuk 66 anak-anak dan 39 wanita, dan lebih dari 1.900 lainnya terluka dalam serangan 11 hari Israel di Jalur Gaza.
Mereka yang menentang resolusi tersebut mengatakan resolusi tersebut mempolitisasi WHO dan merupakan satu-satunya resolusi dalam agenda yang menyebut negara tertentu.
Baca juga: Google Sarankan Keffiyeh Palestina sebagai Simbol Terorisme, Netizen Marah Besar
"Serangan Israel yang membabi buta baru-baru ini sekali lagi menargetkan rumah sakit, klinik, dokter, dan pasien," papar Sadik Arslan, duta besar Turki untuk PBB di Jenewa.
Dia mengatakan masyarakat Palestina menghadapi tantangan yang signifikan di banyak bidang, termasuk di bidang kesehatan.
“Sayangnya, terlepas dari fakta bahwa ratusan warga Palestina terbunuh dalam peristiwa baru-baru ini di wilayah pendudukan Palestina, negara-negara yang keberatan dengan rancangan keputusan tersebut mengadvokasi kesehatan hanya sebagai pilihan politik,” tutur dia.
Sebanyak 254 warga Palestina tewas, termasuk 66 anak-anak dan 39 wanita, dan lebih dari 1.900 lainnya terluka dalam serangan 11 hari Israel di Jalur Gaza.
Lihat Juga :