AS Patut Waswas, Bomber Siluman China Mampu Serang Guam dengan Nuklir

Rabu, 26 Mei 2021 - 20:25 WIB
loading...
A A A
Seorang spesialis penerbangan militer dan analis pertahanan Asia-Pasifik di Janes, Jon Grevatt mengatakan, gambar-gambar tersebut menunjukkan pesawat perang memprioritaskan siluman daripada kecepatan.

“Jadi itu berarti keuntungan strategis dari pesawat itu adalah bisa menyerang seperti yang mereka sebut sebagai pembom strategis, sehingga bisa menyerang target dari jarak jauh, mungkin di rantai pulau kedua dan seterusnya," kata Grevatt seperti dikutipv dalam laporan tersebut seperti dikutip Sputnik, Rabu (26/5/2021).

Untuk meningkatkan kemampuan pertahanannya di Laut China Selatan, Amerika Serikat (AS) menjalankan apa yang disebut "strategi rantai pulau", yang menghubungkan tiga tingkat pangkalan dari Jepang, Guam, dan sampai ke Hawaii. Media terkadang menyebutnya sebagai kapal induk yang tidak dapat tenggelam.

Baca juga: China Bikin Jet Tempur Siluman Baru, Diklaim Selevel F-22 dan Su-57

“Artinya akan mengancam aset dan kepentingan AS di Asia-Pasifik. Jika pesawat sudah beroperasi, berpotensi menjadi game-changer,” tambah Grevatt.

Grevatt memperkirakan bahwa pesawat akan beroperasi pada akhir dekade ini, dan China telah memperoleh pengalaman serta keahlian yang berharga dalam pembangunan pesawat siluman selama sepuluh tahun terakhir.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Diplomat AS Ingin Ubah...
Diplomat AS Ingin Ubah Taiwan Jadi Sarang Lebah Drone
Tiru Adegan TV, Istri...
Tiru Adegan TV, Istri Isap Racun dari Tangan Suami yang Digigit Kobra, Malah Ikut Keracunan
Tuntut Kemerdekaan dari...
Tuntut Kemerdekaan dari China, Pria Tibet Tewas Bakar Diri di Luar Markas PBB
China akan Bawa AI ke...
China akan Bawa AI ke Setiap Ruang Kelas, dari SD hingga Universitas
Menipu hingga Rp17,8...
Menipu hingga Rp17,8 Triliun untuk Hidup Mewah, Miliarder Ini Dipenjara 30 Tahun
Media Pemerintah China:...
Media Pemerintah China: Jepang Benar-benar Simulasikan Serangan terhadap Kapal Induk Liaoning
TikTok soal Kabar PHK...
TikTok soal Kabar PHK 90% Karyawan Tokopedia: Ini Bukan Keputusan Mudah
Qatar Ungkap Kemajuan...
Qatar Ungkap Kemajuan Positif dalam Dialog AS-Iran, Negosiasi Bakal Berlanjut
Trump: AS Tak Akan Gulingkan...
Trump: AS Tak Akan Gulingkan Rezim Iran, Fokus Senjata Nuklir
Rekomendasi
Setelah GTA 6 Dijual...
Setelah GTA 6 Dijual Rp1,4 Juta, Game Lain Ikut-Ikutan Naik!
Diperiksa Kemendagri...
Diperiksa Kemendagri 8 Jam soal Konten Lagunya, Bupati Purwakarta Minta Maaf dan Akui Salah
Inggris vs Meksiko Terancam...
Inggris vs Meksiko Terancam Ditunda akibat Badai Petir
Berita Terkini
IAEA Yakin Persediaan...
IAEA Yakin Persediaan Uranium yang Diperkaya Masih Tersimpan di Fasilitas Nuklir Iran
1.022 Bayi Termasuk...
1.022 Bayi Termasuk dari 21.500 Anak yang Tewas Selama Genosida 1.000 Hari di Gaza
Gelombang Panas Terus...
Gelombang Panas Terus Terjadi, Warga Prancis Serbu Supermarket, Berebut Beli AC
Jenazah Anggota Keluarga...
Jenazah Anggota Keluarga Khamenei akan Dimakamkan, Termasuk Cucunya Umur 3 Tahun
Uni Eropa Sembunyikan...
Uni Eropa Sembunyikan 17 File Rahasia Gaza, PBB Sebut Israel Lakukan Genosida
Diplomat AS Ingin Ubah...
Diplomat AS Ingin Ubah Taiwan Jadi Sarang Lebah Drone
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved