Pertama Kali, Tidak Ada WNI Positif Covid-19 di Qatar

Rabu, 26 Mei 2021 - 17:09 WIB
loading...
Pertama Kali, Tidak...
KBRI Doha, Qatar. Foto/Kemlu
A A A
DOHA - Sejak kasus pertama Covid-19 di Qatar diumumkan pada 29 Februari 2020, terdapat total 391 WNI terinfeksi Covid-19 . Dan untuk pertama kalinya pada Selasa (25/5/2021), Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 di Qatar mencatat tidak ada lagi WNI yang menjalani karantina akibat infeksi Covid-19.

Jumlah WNI terinfeksi Covid-19 di Qatar selama beberapa minggu terakhir mengalami penurunan drastis. Bahkan laporan kasus terakhir diperoleh pada 12 Mei 2021. Hal ini menunjukkan bahwa WNI di Qatar telah memahami dengan baik bahaya Covid-19 dan memiliki kesiapsiagaan dalam menghadapi pandemi.

"Tugas berat Satgas selanjutnya adalah mempertahankan tingkat kesiapsiagaan tersebut" ujar Rury Novrian, pekerja profesional sektor gas bumi yang juga merupakan Koordinator Satgas Wilayah Al Khor dalam rilis yang diterima Sindonews, Rabu (26/5/2021).

Baca juga: Indonesia Berduka, Wakil Dubes RI di India Wafat karena Covid-19

Selama ini upaya meningkatkan kewaspadaan masyarakat akan bahaya Covid-19 dilakukan dengan menggelar setidaknya 7 kali sosialisasi Covid-19 secara daring (webinar), yang terbuka untuk diikuti oleh seluruh WNI di Qatar. Selain itu, sosialisasi informasi lewat media sosial dan SMS Blast juga gencar dilakukan.

Ke depan, Satgas akan terus mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan program vaksinasi Covid-19 di Qatar secara optimal.

Sejak tanggal 23 Desember 2020 Pemerintah Qatar telah memberikan 2 jenis vaksin secara cuma-cuma bagi penduduknya. Yakni merek Pfizer-BioNTech dan Moderna. Kedua jenis vaksin tersebut memiliki tingkat efikasi yang cukup tinggi, yakni 95% dan 94%.

Baca juga: Update, 4.675 WNI Terkonfirmasi Covid-19 di Luar Negeri

"Meski telah mendapat vaksin, masyarakat diimbau agar tetap disiplin menjalankan protokol kesehatan karena hanya dengan cara tersebut vaksin dapat berjalan dengan efektif," Duta Besar Republik Indonesia untuk Qatar, Ridwan Hassan mengingatkan.

Situasi pandemi di Qatar sendiri menunjukkan tanda-tanda membaik dengan temuan kasus baru yang meskipun fluktuatif, namun tetap di bawah 400 kasus baru tiap harinya. Dengan fenomena tersebut, Pemerintah Qatar akan kembali melonggarkan kebijakan mulai hari Jumat (28/5/2021).

Bahkan Pemerintah Qatar telah membebaskan penerima vaksin Pfizer-BioNTech, Moderna, Astrazeneca, Covishield (Astrazeneca), Johnson&Johnson dan Sinopharm dosis lengkap, dari kewajiban karantina ketika masuk Qatar, dengan sejumlah dokumen persyaratan.

Baca juga: Sejoli India Nikah di Pesawat, Pamer Melanggar Aturan COVID-19
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Paksa 8 Negara...
Trump Paksa 8 Negara Muslim Ini untuk Dukung Perjanjian Abraham
Menteri Israel Hina...
Menteri Israel Hina Para Aktivis Global Sumud Flotilla yang Dipaksa Berlutut, Dunia Marah
Israel Culik 5 dari...
Israel Culik 5 dari 9 WNI yang Gabung Global Sumud Flotilla, Ini Respons Kemlu RI
MBS dan Emir Qatar Intervensi...
MBS dan Emir Qatar Intervensi Rencana Trump untuk Menyerang Iran, Apa Pemicunya?
Kepala WHO Peringatkan...
Kepala WHO Peringatkan Lebih Banyak Kasus Hantavirus akan Muncul
Update Kecelakaan Kapal...
Update Kecelakaan Kapal di Perairan Malaysia, 7 WNI Meninggal Dunia
Geger, WNI Bunuh WNI...
Geger, WNI Bunuh WNI di Hokkaido Jepang, Satu Anggota Polisi Ikut Terluka
Korban Tewas Gempa Dahsyat...
Korban Tewas Gempa Dahsyat M 7,8 di Filipina Bertambah Jadi 53 Orang
Presiden Pezeshkian...
Presiden Pezeshkian Sebut Ancaman Trump Tak Mempan untuk Iran
Rekomendasi
Lewat Program Pondasi,...
Lewat Program Pondasi, Brahma Binabakti Renovasi Rumah Tak Layak di Muaro Jambi
Ini Susunan Direksi...
Ini Susunan Direksi dan Komisaris Terbaru Telkomsel 2026
LM FEB UI Tekankan Pentingnya...
LM FEB UI Tekankan Pentingnya Merekayasa Human Performance di Era AI
Berita Terkini
Israel Kucurkan Rp917...
Israel Kucurkan Rp917 Miliar untuk Bangun 69 Permukiman Ilegal di Tepi Barat
Trump Murka, AS akan...
Trump Murka, AS akan Serang Iran dengan Sangat Keras Malam Ini
Iran Tinjau Lagi Perundingan...
Iran Tinjau Lagi Perundingan dengan AS setelah Eskalasi Terbaru
Hamas Kutuk Otoritas...
Hamas Kutuk Otoritas Palestina karena Koordinasi Keamanan dengan Israel
Didanai Maroko, Nikah...
Didanai Maroko, Nikah Massal Digelar untuk 40 Warga Gaza Penyandang Disabilitas dan Cedera
Iran Ungkap Proyektil...
Iran Ungkap Proyektil AS Hantam Tongkang Kargo Iran di Lepas Pantai Oman
Infografis
5 Cara Mencegah Lonjakan...
5 Cara Mencegah Lonjakan Covid-19 di Momen Libur Nataru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved