Inggris Amankan Komitmen G7 Soal Perubahan Iklim dan Hentikan Hilangnya Keanekaragaman Hayati

Selasa, 25 Mei 2021 - 22:23 WIB
loading...
A A A
“Kami telah melihat kemajuan luar biasa minggu ini dan sangat gembira melihat negara-negara bekerja sama untuk meningkatkan ambisi kami dan memimpin dengan tauladan dengan memainkan peran masing-masing," ujar Eustice, seperti dikutip Sindonews dari siaran pers Kedutaan Besar Inggris di Jakarta pada Selasa (25/5/2021).

Sementara itu Presiden Terpilih COP26 Alok Sharma mengatakan bahwa ini adalah net zero pertama G7. Baca juga: Dampak Perubahan Iklim, Lukisan Gua Berusia 45.000 Tahun di Sulawesi Rusak

“Di bawah Kepresidenan kerajaan Inggris Raya, G7 menunjukkan kepemimpinan yang hebat dalam menangani perubahan iklim dan memastikan mereka yang paling terkena dampaknya terlindungi dengan lebih baik. Saat kita pulih dari pandemi, kita fokus kembali pada pembangunan yang lebih hijau - menciptakan lapangan kerja dan kemakmuran, tanpa merusak planet ini," ungkap Sharma.

“Kami sadar bahwa kita harus meninggalkan penggunaaan batu bara dan G7 telah mengambil langkah besar menuju sistem tenaga dekarbonisasi. Tindakan yang kami ambil di luar Inggris, sama seperti yang kami lakukan di dalam negeri, yaitu dengan sepakat menghentikan pendanaan bahan bakar fosil internasional, dimulai dengan batu bara - tonggak penting lain di tahun yang juga penting untuk aksi iklim," sambungnya.

Sharma berharap dapat melanjutkan pekerjaan ini seiring dengan kemajuan yang dicapai menjelang COP26 di Glasgow akhir tahun ini dan mempertahankan target 1,5 derajat dalam jangkauan.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ketika Paris Lebih Panas...
Ketika Paris Lebih Panas dari Makkah, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
Eropa Terasa Dipanggang!...
Eropa Terasa Dipanggang! Suhu Mencapai 44 Derajat Celsius
10 Tahun Brexit, Mayoritas...
10 Tahun Brexit, Mayoritas Rakyat Inggris Menyesal!
Kandidat Kuat PM Inggris...
Kandidat Kuat PM Inggris Andy Burnham Dinilai Tidak Berpihak ke Palestina
Siapa Andy Burnham?...
Siapa Andy Burnham? Kandidat Kuat PM Inggris yang Suka Bermain Bola
Keir Starmer, PM yang...
Keir Starmer, PM yang Baik, tapi Kenapa Dibenci?
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Teken Perjanjian Damai...
Teken Perjanjian Damai dengan AS, Dubes Iran: InsyaAllah Kita Dapat Perdamaian Permanen di Kawasan
2 Gempa Dahsyat M7,2-7,5...
2 Gempa Dahsyat M7,2-7,5 Guncang Venezuela, 32 Orang Tewas 700 Luka
Rekomendasi
Rumah Pintar yang Dengarkan...
Rumah Pintar yang Dengarkan Penghuni, Bukan Sekadar Produk Cerdas
Mulai 1 Juli 2026, Keberangkatan...
Mulai 1 Juli 2026, Keberangkatan Jemaah Umrah di Bandara Soekarno-Hatta Terpusat di Terminal 2F: Cek Tahapannya!
Jadwal Formula 1 Lenovo...
Jadwal Formula 1 Lenovo Austrian Grand Prix 2026, Live Streaming di VISION+
Berita Terkini
Singapura Marah Kapalnya...
Singapura Marah Kapalnya Diserang di Selat Hormuz
Iran Sebut Pernyataan...
Iran Sebut Pernyataan Bersama AS-GCC Provokatif, Serukan Zona Bebas Senjata Nuklir Timur Tengah
Tolak Klaim AS, Iran...
Tolak Klaim AS, Iran Tegaskan Aset yang Dicairkan Tidak untuk Beli Produk Pertanian Amerika
Pemimpin Hizbullah Tegaskan...
Pemimpin Hizbullah Tegaskan Israel Harus Tinggalkan Lebanon Tanpa Syarat
Kim Jong-un Janji Kapal...
Kim Jong-un Janji Kapal Perang Korut Dilengkapi Senjata Nuklir, Momok bagi AS
Awas, Virus Ebola Sudah...
Awas, Virus Ebola Sudah Masuk Prancis, Dibawa Seorang Dokter
Infografis
Houthi Klaim Mampu Gagalkan...
Houthi Klaim Mampu Gagalkan Serangan Udara AS dan Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved