Kesepakatan Berakhir, IAEA Tak Bisa Lagi Monitor Situs Nuklir Iran

Senin, 24 Mei 2021 - 02:51 WIB
loading...
Kesepakatan Berakhir,...
Iran menuturkan, kesepakatan dengan Badan Energi Atom Internasional (IAEA) telah berakhir, yang berarti IAEA tidak bisa lagi memantau situs nuklir Iran. Foto/REUTERS
A A A
TEHERAN - Iran menuturkan, kesepakatan dengan Badan Energi Atom Internasional (IAEA) telah berakhir. Ini berarti IAEA tidak bisa lagi memantau situs nuklir Iran.

Iran dan IAEA pada awal tahun mencapai kesepakatan, yang memiliki durasi tiga bulan, agar badan PBB itu bisa terus mendapatkan akses ke situs nuklir Iran. Kesepakatan dibuat saat Iran mulai terus mengurangi komitmennya atas kesepakatan nuklir 2015.

Juru bicara Parlemen Iran, Mohammad Baqer Qalibaf menuturkan, dengan berakhirnya kesepakatan ini, IAEA tidak akan lagi mendapatkan akses gambar ke situs-situs nuklir Iran. Baca juga: Bush: Iran Berbahaya Bagi Perdamaian Dunia dengan Menargetkan Israel

"Mulai 22 Mei dan dengan berakhirnya perjanjian tiga bulan, badan tersebut tidak akan memiliki akses ke data yang dikumpulkan oleh kamera di dalam fasilitas nuklir yang disepakati berdasarkan perjanjian tersebut," kata Qalibaf, seperti dilansir Reuters pada Senin (24/5/2021).

Namun, TV pemerintah Iran mengutip seorang pejabat yang tidak disebutkan namanya yang mengatakan, menuturkan bahwaperjanjian antara badan tersebut dan Teheran dapat diperpanjang "secara bersyarat" selama sebulan.

Sementara itu, IAEA menuturkan bahwa Sekretaris Jenderal IAEA, Rafael Gross sedang melakukan pembicaraan dengan Iran tentang perpanjangan pengaturan pemantauan. Baca juga: Rouhani: Respons Kuat Gaza Terhadap Zionis Adalah Kemenangan Besar

IAEA menuturkan, ada atau tidaknya perpanjangan perjanjian itudapat berdampak pada negosiasi antara Teheran dan enam kekuatan untuk menghidupkan kembali kesepakatan nuklir Iran.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS dan Israel Jadi Sumber...
AS dan Israel Jadi Sumber Kerusakan, Iran Serukan Tatanan Baru Negara Islam
Menteri Zionis: AS Akan...
Menteri Zionis: AS Akan Segera Berada di Jalur Bentrokan dengan Israel
Menlu AS Jual Kesepakatan...
Menlu AS Jual Kesepakatan Damai dengan Iran ke Negara-negara Arab
Trump Ungkap Dana Iran...
Trump Ungkap Dana Iran yang Dilepaskan akan Digunakan untuk Beli Barang-barang AS
Trump: Produsen Mobil...
Trump: Produsen Mobil AS Bisa Produksi Rudal
Oman dan Iran Bentuk...
Oman dan Iran Bentuk Kelompok Kerja Bersama untuk Bahas Pengelolaan Selat Hormuz
Usai Perang dengan Iran,...
Usai Perang dengan Iran, Trump Janji Ekonomi AS Segera Bangkit
PM Inggris Keir Starmer...
PM Inggris Keir Starmer Umumkan Pengunduran Diri
PBB: Israel Sengaja...
PBB: Israel Sengaja Bunuh Anak-Anak Gaza
Rekomendasi
Swiss Tembus Babak 32...
Swiss Tembus Babak 32 Besar sebagai Juara Grup B usai Tumbangkan Kanada
Qatar Tersingkir dari...
Qatar Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Bosnia-Herzegovina Jaga Kans Lolos ke 32 Besar
Kronologi ART Angel...
Kronologi ART Angel Lelga Ketahuan Mencuri, Berawal dari Cari Barang yang Mau Dipakai
Berita Terkini
Venezuela Diguncang...
Venezuela Diguncang Gempa M7,2 Berturut-turut, Korban Tewas Diperkirakan Ribuan Orang
AS dan Israel Jadi Sumber...
AS dan Israel Jadi Sumber Kerusakan, Iran Serukan Tatanan Baru Negara Islam
Eropa Terasa Dipanggang!...
Eropa Terasa Dipanggang! Suhu Mencapai 44 Derajat Celsius
Pengaruh Wali Kota Muslim...
Pengaruh Wali Kota Muslim New York Ini Makin Kuat, Siapa yang Didukungnya Menang!
Menteri Zionis: AS Akan...
Menteri Zionis: AS Akan Segera Berada di Jalur Bentrokan dengan Israel
Rusia Klaim Senjata...
Rusia Klaim Senjata Nuklir Jadi Satu-satunya Jaminan pada Perang Global, Ini 3 Alasannya
Infografis
Iran: 2 Kapal Induk...
Iran: 2 Kapal Induk Nuklir AS Tak akan Berani Menyerang!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved