Gedung Putih Dilaporkan Dapat Peringatan Dini Terkait Krisis Gaza

Minggu, 23 Mei 2021 - 13:34 WIB
loading...
Gedung Putih Dilaporkan...
Foto drone dari bangunan kantor The Associated Press dan media lain yang hancur setelah dihantam oleh serangan udara Israel, di Kota Gaza. Foto/AP News
A A A
WASHINGTON - Pemerintahan Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden dilaporkan telah diperingatkan tentang krisis Israel-Palestina yang akan datang sebelum pecahnya perang 11 hari di Jalur Gaza . Demikian laporan outlet berita Axios.

Sumber-sumber Israel dan AS mengatakan kepada Axios bahwa peringatan pertama dimulai pada akhir April. Ketika itu, para pejabat dan ahli di Washington mengatakan kepada pemerintahan Biden bahwa penundaan pemilu parlemen Palestina dan aksi protes atas pengusiran warga Palestina dari lingkungan Sheikh Jarrah di Yerusalem Timur diprediksi dalam menjadi eskalasi konflik yang besar.

Menurut Axios, Gedung Putih tidak menanggapi peringatan dini ini dengan serius karena konflik Israel-Palestina bukan prioritas utama saat itu seperti dikutip dari Sputnik, Minggu (23/5/2021).



Konflik Israel-Gaza meningkat pada 10 Mei setelah beberapa hari bentrokan kekerasan antara penduduk Arab dan polisi Israel di Yerusalem Timur atas keputusan pengadilan Israel untuk mengusir beberapa keluarga Palestina dari daerah tersebut.

Akibatnya, situasi di perbatasan antara Israel dan Jalur Gaza Palestina memburuk. Israel dan Hamas pun saling bertukar roket dengan serangan udara yang membabi buta selama 11 hari berturut-turut, sebelum gencatan senjata yang ditengahi Mesir dilancarkan pada Kamis malam.

Dalam pertempuran itu, Israel melancarkan ratusan serangan udara terhadap sasaran militan di Gaza, sementara Hamas dan militan lainnya menembakkan lebih dari 4.000 roket ke arah Israel.

Baca juga: Terenyuh Anak-anak Dibom Israel, Askar Ciptakan Lagu Palestina yang Viral

Israel mengatakan pihaknya menargetkan infrastruktur militer Hamas, termasuk sistem terowongan luas yang berjalan di bawah jalan dan rumah, serta pusat komando, peluncur roket, dan rumah komandan. Militer Israel mengatakan berusaha meminimalkan kerugian bagi warga sipil dan menuduh Hamas menggunakan warga sipil sebagai tameng manusia.

Kementerian Kesehatan Gaza mengatakan setidaknya 248 warga Palestina tewas, termasuk 66 anak-anak dan 39 wanita, dengan 1.910 orang terluka. Itu tidak membedakan antara pejuang dan warga sipil. Dua belas orang tewas di Israel, semuanya kecuali satu dari mereka warga sipil, termasuk seorang anak laki-laki berusia 5 tahun dan seorang gadis berusia 16 tahun.

Baca juga: Israel dan Hamas Gencatan Senjata, Inilah Maksud Gencatan Senjata
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Apa Itu Front Kedelapan...
Apa Itu Front Kedelapan Israel? Propaganda Digital terhadap Politikus Pro-Palestina
Tiru Israel, Taiwan...
Tiru Israel, Taiwan Gunakan AI untuk Rekrut Informan dan Whistleblower China
Beijing: Asing Mata-matai...
Beijing: Asing Mata-matai China, Gunakan Kura-kura dan Ikan yang Dipasang Sensor
Pemimpin Oposisi Zionis:...
Pemimpin Oposisi Zionis: Kesepakatan Damai AS-Iran Berarti Tak Satu Pun Tujuan Perang Israel Tercapai
Uni Emirat Arab Bayar...
Uni Emirat Arab Bayar Iran Rp355,5 Triliun agar Berhenti Menyerang
AS Habisi Bos Geng Tren...
AS Habisi Bos Geng Tren de Aragua, Markasnya di Venezuela Dibom hingga Berkeping-keping
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Trump Sebut Kesepakatan...
Trump Sebut Kesepakatan Damai dengan Iran Akan Ditandatangani pada Minggu, Ini Respons Teheran
Sosok Elon Musk, Triliuner...
Sosok Elon Musk, Triliuner Pertama di Dunia Berkat IPO SpaceX
Rekomendasi
Daftar Wakil Indonesia...
Daftar Wakil Indonesia yang Lolos ke BWF World Championships 2026
Sikapi Gejolak Ekonomi,...
Sikapi Gejolak Ekonomi, Partai Perindo Sodorkan Risalah Kebijakan untuk BI dan Pemerintah
Jakarta Fair 2026, Dishub...
Jakarta Fair 2026, Dishub DKI Jakarta Siapkan 6 Kantong Parkir
Berita Terkini
Berlatih di Tijuana,...
Berlatih di Tijuana, Timnas Iran Dikawal 300 Pasukan Elite Meksiko
Jika Dicairkan, Aset...
Jika Dicairkan, Aset Beku Iran Jadi Oksigen Segar untuk Kebangkitan Ekonomi Iran
Militerisasi Jepang...
Militerisasi Jepang dan Bahaya Radiasi Radio Aktif
Drone Hizbullah Hantam...
Drone Hizbullah Hantam Israel, IDF Bombardir Lebanon
Inggris Caplok Armada...
Inggris Caplok Armada Bayangan Rusia, Akankah Picu Perang Besar?
Ini Gaun Emas Termahal...
Ini Gaun Emas Termahal di Dunia! Beratnya 10 Kg, Harganya Rp24 Miliar
Infografis
Anjing Presiden Biden...
Anjing Presiden Biden Kembali Gigit Orang di Gedung Putih
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved