Aktivis Anti-Perang Yahudi Lukis 'Sungai Darah' di Tangga Konsulat Israel
Sabtu, 22 Mei 2021 - 21:09 WIB
loading...
A
A
A
Protes itu terjadi kurang dari 24 jam setelah kesepakatan gencatan senjata dicapai antara Israel dan kelompok bersenjata di Gaza, yang dimediasi oleh Mesir dan mulai berlaku pada Jumat pagi. Para aktivis tetap mengutuk ledakan kekerasan, yang menyebabkan ratusan serangan udara IDF dan ribuan roket Hamas ditembakkan ke kota-kota Israel.
Rachel Small, seorang penyelenggara World Beyond War, mengatakan bahwa sementara kelompok itu didorong oleh gencatan senjata, mereka tidak akan membiarkan darah, kematian, kehancuran pemerintah Israel menjadi tidak terlihat.
Baca juga: Gencatan Senjata dengan Israel, Hamas Nyatakan Menang Perang
Dalam sebuah pernyataan kepada CTV News Toronto, kepala Konsulat Israel, Galit Baram, mengutuk tindakan tersebut sebagai vandalisme. Ia menambahkan bahwa operasi Tel Aviv di Gaza untuk membela diri.
"Israel dipaksa untuk membela warganya," katanya. "Israel melakukannya dengan cara bedah, terkontrol, dalam upaya untuk menghilangkan infrastruktur teror Hamas, sambil melakukan upaya substansial untuk membatasi korban sipil," terangnya.
Rachel Small, seorang penyelenggara World Beyond War, mengatakan bahwa sementara kelompok itu didorong oleh gencatan senjata, mereka tidak akan membiarkan darah, kematian, kehancuran pemerintah Israel menjadi tidak terlihat.
Baca juga: Gencatan Senjata dengan Israel, Hamas Nyatakan Menang Perang
Dalam sebuah pernyataan kepada CTV News Toronto, kepala Konsulat Israel, Galit Baram, mengutuk tindakan tersebut sebagai vandalisme. Ia menambahkan bahwa operasi Tel Aviv di Gaza untuk membela diri.
"Israel dipaksa untuk membela warganya," katanya. "Israel melakukannya dengan cara bedah, terkontrol, dalam upaya untuk menghilangkan infrastruktur teror Hamas, sambil melakukan upaya substansial untuk membatasi korban sipil," terangnya.
Lihat Juga :