Pernah Jadi Aktivis Pro Palestina, Jurnalis AP Dipecat

Jum'at, 21 Mei 2021 - 21:18 WIB
loading...
Pernah Jadi Aktivis...
AP dilaporkan telah memecat seorang jurnalis mudanya karena pernah menjadi aktivis pro Palestina. Foto/New York Daily News
A A A
SAN FRANCISCO - Associated Press (AP) telah memutuskan kontrak seorang jurnalis muda yang berbasis di Arizona yang dituduh bias anti- Israel atas aktivisme kuliahnya. Media itu sebelumnya disalahkan karena berbagi kantor dengan Hamas di Jalur Gaza .

Emily Wilder kehilangan pekerjaannya di AP lebih dari dua minggu setelah dia dipekerjakan untuk menulis berita dari Maricopa County, Arizona. Dia dipecat karena diduga melanggar aturan media sosial perusahaan, yang mewajibkan karyawan untuk tetap diam di depan umum tentang masalah publik yang kontroversial dan tidak terlibat dalam tindakan terorganisir untuk mendukung pergerakan.

Layanan berita itu meluncurkan penyelidikan ke jejak media sosial Wilder setelah aktivisme pro-Palestina di masa kuliahnya disorot oleh outlet sayap kanan. Dia adalah seorang Yahudi dan merupakan anggota aktif Suara Yahudi untuk Perdamaian dan Mahasiswa untuk Keadilan di Palestina di Stanford, tempat dia lulus pada tahun 2020.

Partisipasinya dalam kelompok pro-Palestina disorot pada hari Selasa oleh organisasi mahasiswa Republik di universitas tersebut. Dikatakan kelompok itu pro-Hamas dan terkenal karena tindakan intimidasi dan kekerasan terhadap mahasiswa pro-Israel. Kritik tersebut juga diterima oleh Washington Free Beacon dan Fox News, dan didorong oleh sejumlah tokoh publik konservatif terkemuka, termasuk Senator dari Partai Republik Tom Cotton.

Baca juga: Eks PM Swedia: Serangan Pasukan Israel di Masjid Al-Aqsa seperti Mengirim Nazi ke Vatikan

Sebagai seorang aktivis mahasiswa, Wilder adalah seorang pengkritik kebijakan Israel yang keras dan terkadang sangat blak-blakan. Pada satu titik, dia menggambarkan mega-donor dari Partai Republik Sheldon Adelson sebagai miliarder tikus mondok telanjang, pro-Trump, sayap kanan jauh. Adelson, yang adalah seorang Yahudi dan meninggal pada bulan Januari, menimbulkan kemarahannya karena mendanai program Taglit-Birthright Israel. Ini mensponsori perjalanan warisan gratis ke Israel untuk orang dewasa muda Yahudi, tetapi Wilder memandang aktivitasnya sebagai tidak lebih dari propaganda etnis nasionalis.

Jurnalis itu mengatakan AP sangat menyadari aktivisme masa lalunya ketika mempekerjakannya.

"Ketika postingan lamanya muncul kembali, editornya meyakinkannya bahwa dia tidak akan mendapat masalah, karena semua orang memiliki pendapat di perguruan tinggi," katanya kepada outlet berita San Francisco SFGate yang dinukil Russia Today, Jumat (21/5/2021).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Apa itu Administrasi...
Apa itu Administrasi Gaza yang Baru setelah Pemerintahan Hamas Bubar?
Hamas Bubarkan Pemerintahannya...
Hamas Bubarkan Pemerintahannya di Gaza, Bagaimana Selanjutnya?
Israel Berencana Bangun...
Israel Berencana Bangun 40 Pos Permukiman Baru di Sepanjang Perbatasan Yordania
Hamas Peringatkan Upaya...
Hamas Peringatkan Upaya Israel Ciptakan Kekosongan Pemerintahan di Gaza
Ini 10 Negara yang Melarang...
Ini 10 Negara yang Melarang Masuk 2 Menteri Ekstremis Israel Ben-Gvir dan Smotrich
4 Dalih Israel Mendesak...
4 Dalih Israel Mendesak AS Blokir Penjualan F-35 ke Turki, Bisa Jadi Ancaman Zionis
Kabar Duka, Sekjen AMSI...
Kabar Duka, Sekjen AMSI Maryadi Meninggal Dunia
Tiga Putra Mendiang...
Tiga Putra Mendiang Ali Khamenei Hadiri Pemakaman, Pemimpin Tertinggi Mojtaba Tak Terlihat
Iran Ancam Bikin Timur...
Iran Ancam Bikin Timur Tengah Membara Lagi, Gempur Pangkalan-Pangkalan Militer AS
Rekomendasi
Pesan Menyentuh dan...
Pesan Menyentuh dan Akhir Perjalanan Jordan Henderson di Piala Dunia 2026
Diduga Jadi Target Berikutnya,...
Diduga Jadi Target Berikutnya, Mas Den Akui Hidup dalam Ketakutan setelah Kehilangan Keluarga!
Transaksi Olein di JFX...
Transaksi Olein di JFX Naik Tembus Rp7,3 Triliun, Timah Ikut Menguat
Berita Terkini
Siapa Adnan Al Jumaili?...
Siapa Adnan Al Jumaili? Wakil Menteri Perminyakan Iran yang Simpan Uang Korupsi di Galon dan Ditimbun di Tanah
4 Makna Bendera Merah...
4 Makna Bendera Merah di Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei, Balas Dendam untuk Picu Perang Meluas
Saat Hadapi Invasi Drone...
Saat Hadapi Invasi Drone Ukraina, Rusia Deklarasikan Perang Melawan NATO
Iran Dituding Minta...
Iran Dituding Minta Jeda Serangan saat Pemakaman Khamenei, Trump: Kita Serang Lagi pada Rabu Malam
2 Geng Kriminal Ditarget...
2 Geng Kriminal Ditarget Trump, Brasil: Invasi AS di Depan Mata
Iran dan AS Saling Serang,...
Iran dan AS Saling Serang, Trump: Gencatan Senjata Berakhir
Infografis
Profil Letjen TNI Robi...
Profil Letjen TNI Robi Herbawan, Ajudan Prabowo yang Jadi Kabais TNI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved