Pernah Jadi Aktivis Pro Palestina, Jurnalis AP Dipecat

Jum'at, 21 Mei 2021 - 21:18 WIB
loading...
A A A
Beberapa hari kemudian, dia diberi tahu tentang penghentian kontraknya, tetapi mengatakan AP gagal menunjukkan pesan spesifik yang diposting selama masa jabatannya yang melanggar kebijakan media sosialnya. Salah satu tweet terbarunya menyesalkan penggunaan bahasa media dalam melaporkan konflik Israel-Palestina yang dia yakini menunjukkan biasnya dalam mendukung Israel.

Baca juga: Dukung Penuh, Biden Bantu Israel Mengisi Lagi Iron Dome

Wilder berpandangan bahwa dia telah menjadi korban pembatalan budaya. Surat pemecatannya dari AP mengatakan bahwa mereka telah ditekan oleh kampanye pelecehan online terhadapnya untuk melakukan peninjauan atas perilakunya. Namun, dia yakin itu kemudian secara selektif menegakkan aturan perusahaan yang didefinisikan secara samar untuk membenarkan pemecatannya selanjutnya.

“Itu adalah pengakuan bahwa ini didorong oleh kampanye melawan saya,” ujarnya.

"Sangat disayangkan Associated Press melepaskan tanggung jawab mereka tidak hanya kepada saya, tetapi kepada semua jurnalis, hanya karena sekelompok mahasiswa ingin terlibat dalam perburuan penyihir," imbuhnya.

Kritikus konservatif Wilder mengaitkan perekrutannya oleh AP dengan kontroversi tentang dugaan berbagi gedung kantor di Gaza dengan sayap intelijen militer Hamas, kelompok militan yang mengontrol wilayah Palestina yang diblokade oleh Israel.

Pekan lalu, sebuah menara yang menampung kantor beberapa media internasional, termasuk AP dan Al Jazeera, dihancurkan oleh serangan udara Israel di tengah meningkatnya kekerasan terbaru. Israel mengatakan kehadiran Hamas di gedung itu menjadikannya target yang sah.

Baca juga: Rudal Israel Ratakan Gedung Media di Gaza, Termasuk Al Jazeera dan AP
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Klaim AS Telah...
Trump Klaim AS Telah Bikin Kesepakatan Hebat dengan Iran, Teheran Bilang Belum!
Trump Mendadak Batal...
Trump Mendadak Batal Bombardir Iran Besar-besaran, Israel Terkejut
Israel Kucurkan Rp917...
Israel Kucurkan Rp917 Miliar untuk Bangun 69 Permukiman Ilegal di Tepi Barat
Didanai Maroko, Nikah...
Didanai Maroko, Nikah Massal Digelar untuk 40 Warga Gaza Penyandang Disabilitas dan Cedera
Ini Bukti Biadabnya...
Ini Bukti Biadabnya Tentara Israel Tembak Mati Bayi Palestina di Tepi Barat
AS Bombardir Iran 2...
AS Bombardir Iran 2 Hari Berturut-turut saat Harga Minyak Melonjak
Siaga di Selat Hormuz,...
Siaga di Selat Hormuz, AS Gunakan Perahu Canggih Tanpa Awak
AS Kembali Gempur Iran...
AS Kembali Gempur Iran Usai Insiden Helikopter Apache di Selat Hormuz
Laba Maskapai Penerbangan...
Laba Maskapai Penerbangan Global Diprediksi Anjlok Imbas Lonjakan Harga Avtur 
Rekomendasi
Emas Antam Kembali Berkilau,...
Emas Antam Kembali Berkilau, Hari Ini Naik Rp20 Ribu Sentuh Rp2.709.000 per Gram
EJAE Curi Perhatian...
EJAE Curi Perhatian di Pembukaan Piala Dunia 2026, Bawakan Lagu Resmi FIFA dalam Bahasa Korea
Pembangunan Transportasi...
Pembangunan Transportasi Publik Mampu Sejahterakan Warga Daerah
Berita Terkini
Beda dengan Pejabat...
Beda dengan Pejabat Eropa, Jenderal Senior NATO Ini Sebut Rusia Tak Mencari Konflik
Elon Musk Triliuner...
Elon Musk Triliuner Pertama di Dunia, Kekayaannya Rp19.706,5 Triliun Setara 73 Kali Anggaran MBG
Putri Bha Meninggal,...
Putri Bha Meninggal, Calon Pewaris Raja Vajiralongkorn Berharta Rp770 Triliun Makin Misterius
Berseteru dengan PM...
Berseteru dengan PM Starmer, Menhan Inggris John Healey Mundur
Thailand Berduka, Putri...
Thailand Berduka, Putri Raja Vajiralongkorn Meninggal setelah Koma Hampir 4 Tahun
Trump Klaim AS Telah...
Trump Klaim AS Telah Bikin Kesepakatan Hebat dengan Iran, Teheran Bilang Belum!
Infografis
6 Pulau yang Jadi Target...
6 Pulau yang Jadi Target Invasi Darat AS di Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved