Menlu Lebanon Secara Tersirat Tuding Negara Teluk Dukung ISIS

Rabu, 19 Mei 2021 - 15:33 WIB
loading...
Menlu Lebanon Secara...
Menteri Luar Negeri Lebanon, Charbel Wehbe memantik kecaman dari negara-negara Teluk, dengan secara tersirat menuding negara-negara Teluk mendukung ISIS. Foto/REUTERS
A A A
BEIRUT - Menteri Luar Negeri Lebanon , Charbel Wehbe memantik kecaman dari negara-negara Teluk. Wehbe secara tersirat menuding negara-negara Teluk mendukung ISIS.

“Ada tahap kedua ketika ISIS datang dan negara-negara dengan cinta, persahabatan, dan persaudaraan membawa mereka," kata Wehbe saat melakukan wawancara dengan Al-Hurra TV. Baca juga: Arab Saudi: Narkoba dari Lebanon Cukup untuk Tenggelamkan Dunia Arab

"Negara-negara cinta memberi kami ISIS dan menanamnya untuk kami di Dataran Niniwe, Anbar dan Palmyra," sambungnya, seperi dilansir gulfbusiness pada Rabu (19/5/2021).

Pernyataan tersebut kemudian ditafsirkan bahwa negara-negara Teluk bertanggung jawab atas kebangkitan ISIS, menarik kritik langsung dan tajam dari negara-negara anggota Dewan Kerjasama Teluk (GCC).

Arab Saudi mengatakan bahwa pihaknya menyampaikan kecaman keras atas pernyataan tersebut. Baca juga: Sibuk Perang dengan Hamas, Israel Diserang 6 Roket dari Lebanon

"Pernyataan ini tidak sesuai dengan norma diplomatik yang paling sederhana dan tidak konsisten dengan hubungan historis antara dua bangsa yang bersaudara," kata pemerintah Saudi dalam sebuah pernyataan.

Uni Emirat Arab (UEA) menyebut pernyataan Wehbe sebagai menghina dan rasis. Kementerian Luar Negeri dan Kerja Sama Internasional memanggil Duta Besar Lebanon untuk UEA dan menyerahkan catatan protes yang mengecam pernyataan Wehbe.

"Di hadapan semua norma diplomatik dan tidak konsisten dengan hubungan historis antara Lebanon dan semua negara anggota GCC," ujarnya.

Sekretaris Jenderal GCC, Nayef bin Falah Mubarak Al-Hajraf, menyebut pernyataan itu sebagai penghinaan yang keterlaluan terhadap negara dan masyarakat anggota GCC.Dia menuntut Wehbe membuat permintaan maaf resmi kepada negara-negara anggota GCC atas apa yang di sebut penghinaan yang benar-benar tidak dapat diterima".
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Protes Serangan Mematikan...
Protes Serangan Mematikan Israel di Lebanon, Iran Tutup Selat Hormuz
Pasukan Israel Gagal...
Pasukan Israel Gagal Ambil Tank Komandan yang Gugur di Lebanon Selatan
Batalyon Israel Pembunuh...
Batalyon Israel Pembunuh Hind Rajab Dapat Pukulan Keras di Lebanon Selatan
Badan Intelijen AS Peringatkan...
Badan Intelijen AS Peringatkan Israel Bisa Sabotase Kesepakatan Perdamaian AS-Iran
Hizbullah Tegaskan Terapkan...
Hizbullah Tegaskan Terapkan Gencatan Senjata dengan Israel Segera
4 Tentara Israel Tewas,...
4 Tentara Israel Tewas, Menteri-menteri Ekstremis Ancam Bakar Seluruh Lebanon, Buka Gerbang Neraka
Pastikan Kelancaran...
Pastikan Kelancaran Pemulangan Jemaah Haji, Garuda Indonesia Intensif Koordinasi dengan Arab Saudi
MoU Ditandatangani,...
MoU Ditandatangani, Iran Nyatakan Kemenangan Atas AS
Trump Segera Gunakan...
Trump Segera Gunakan Pesawat Air Force One Hadiah dari Qatar, Tiba di Lanud Andrews
Rekomendasi
Kaesang Kaget Foto Jokowi...
Kaesang Kaget Foto Jokowi Lebih Banyak di Rakorwil PSI Kaltim
Belanda vs Swedia: Oranje...
Belanda vs Swedia: Oranje Lebih Dijagokan
Diskon Tarif Transportasi...
Diskon Tarif Transportasi hingga 30% Kembali Menyapa selama Periode Libur Sekolah 2026
Berita Terkini
Protes Serangan Mematikan...
Protes Serangan Mematikan Israel di Lebanon, Iran Tutup Selat Hormuz
Swiss: Perundingan AS...
Swiss: Perundingan AS dan Iran Berlanjut di Burgenstock
Warga Moskow Sudah Merasakan...
Warga Moskow Sudah Merasakan Perang Ukraina di Depan Halaman Rumah
Israel Terus Serang...
Israel Terus Serang Lebanon, Utusan AS Kirim Negosiator ke Jenewa
3 Penyebab Batalnya...
3 Penyebab Batalnya Penandatanganan Perjanjian Damai AS dan Iran
Wapres Vance Batalkan...
Wapres Vance Batalkan Kunjungan ke Jenewa, Swiss: Perundingan AS-Iran Ditunda
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved