Pentagon Gunakan 'Pasukan Rahasia' Terbesar di Dunia untuk Operasi Domestik dan Luar Negeri
Rabu, 19 Mei 2021 - 02:17 WIB
loading...
A
A
A
"Ratusan prajurit keyboard bayangan ini adalah karyawan Badan Keamanan Nasional," lapor Newsweek.
Menurut outlet tersebut, jaringan tersebut bergantung pada 130 perusahaan swasta dan puluhan badan pemerintah yang kurang dikenal dan rahasia untuk mendukung operasinya. Bisnis, yang melakukan segalanya mulai dari memalsukan dokumen hingga membuat penyamaran, secara kolektif menghasilkan lebih dari USD900 juta setiap tahun untuk membantu mendanai pasukan rahasia.
Baca juga: Ngeri, Biden Setuju Jual Senjata Presisi ke Israel Senilai Rp11 Triliun
Sementara agen Pentagon biasanya tetap di bawah radar, Newsweek mengklaim ada beberapa kasus di mana penyamaran mereka telah diungkapkan. Salah satu insiden serupa pada tahun 2013 melibatkan "diplomat" Amerika Ryan Fogle, yang ditangkap di Rusia saat diduga mencoba merekrut agen ganda. Kasus ini mendapat liputan media yang luas dan memicu banyak ejekan, karena paraphilia mata-mata yang tampaknya sudah ketinggalan zaman yang dimiliki Fogle, termasuk rambut palsu, kacamata hitam, peta jalan Moskow, kompas, serta ponsel Nokia lama.
Namun, seorang ahli yang berbicara dengan Newsweek mengatakan ponsel itu kemungkinan menyembunyikan perangkat komunikasi yang sangat canggih.
Menurut outlet tersebut, jaringan tersebut bergantung pada 130 perusahaan swasta dan puluhan badan pemerintah yang kurang dikenal dan rahasia untuk mendukung operasinya. Bisnis, yang melakukan segalanya mulai dari memalsukan dokumen hingga membuat penyamaran, secara kolektif menghasilkan lebih dari USD900 juta setiap tahun untuk membantu mendanai pasukan rahasia.
Baca juga: Ngeri, Biden Setuju Jual Senjata Presisi ke Israel Senilai Rp11 Triliun
Sementara agen Pentagon biasanya tetap di bawah radar, Newsweek mengklaim ada beberapa kasus di mana penyamaran mereka telah diungkapkan. Salah satu insiden serupa pada tahun 2013 melibatkan "diplomat" Amerika Ryan Fogle, yang ditangkap di Rusia saat diduga mencoba merekrut agen ganda. Kasus ini mendapat liputan media yang luas dan memicu banyak ejekan, karena paraphilia mata-mata yang tampaknya sudah ketinggalan zaman yang dimiliki Fogle, termasuk rambut palsu, kacamata hitam, peta jalan Moskow, kompas, serta ponsel Nokia lama.
Namun, seorang ahli yang berbicara dengan Newsweek mengatakan ponsel itu kemungkinan menyembunyikan perangkat komunikasi yang sangat canggih.
(ian)
Lihat Juga :