Kebobolan Roket Hamas, Ini Kelemahan Sistem Rudal Iron Dome Israel
Selasa, 18 Mei 2021 - 13:35 WIB
loading...
A
A
A
Serangan baru-baru ini tampak seperti upaya untuk membanjiri sistem Iron Dome dengan lebih banyak roket daripada sebelumnya. Analisis lain dari International Business Times, sistem kerja dari Iron Dome sebenarnya adalah algoritma. Artinya, jika musuh Israel berhasil mengakali atau mengelabuhi algoritma sistem Iron Dome maka itu menjadi titik kelemahannya.
Masalah lain untuk operasional Iron Dome adalah pasokan rudal pencegat Tamir yang terbatas, dan harganya mahal. Belum lagi efek sistem itu di lapangan seperti radiasinya menyebabkan kanker pada operator.
Hamas sendiri dilaporkan telah menimbun ribuan roket dan senjata lainnya. Terkadang Iron Dome meluncurkan dua rudal melawan satu roket untuk memastikan intersepsi berhasil. Jika senjata pertahanan Israel itu kehabisan rudal pencegat, korban bisa meningkat dengan cepat. Ini dapat memotivasi tindakan militer Israel untuk melawan peluncur roket musuh.
Menurut studi tahun 2016 oleh RAND Corporation, efektivitas Iron Dome bahkan mungkin menjadi kelemahan strategis. Karena serangan roket Hamas menyebabkan kerusakan yang sangat kecil, setiap tanggapan militer Israel dipandang tidak proporsional dan kasar.
Korban tewas di Gaza yang berasal dari serangan udara Israel terbaru ini sudah dilaporkan menjadi 212 orang, beberapa kali lebih banyak dari korban di Israel.
Tindakan defensif saja tidak akan cukup untuk menghentikan serangan, dan ketergantungan pada Iron Dome berarti jika gagal— dan pemerintah dianggap tidak membela rakyatnya—akan ada konsekuensi serius. Di sisi lain, serangan darat untuk mengambil sumber roket musuh juga dapat mengakibatkan kematian dalam jumlah besar dan dampak politik global.
Masalah lain untuk operasional Iron Dome adalah pasokan rudal pencegat Tamir yang terbatas, dan harganya mahal. Belum lagi efek sistem itu di lapangan seperti radiasinya menyebabkan kanker pada operator.
Hamas sendiri dilaporkan telah menimbun ribuan roket dan senjata lainnya. Terkadang Iron Dome meluncurkan dua rudal melawan satu roket untuk memastikan intersepsi berhasil. Jika senjata pertahanan Israel itu kehabisan rudal pencegat, korban bisa meningkat dengan cepat. Ini dapat memotivasi tindakan militer Israel untuk melawan peluncur roket musuh.
Menurut studi tahun 2016 oleh RAND Corporation, efektivitas Iron Dome bahkan mungkin menjadi kelemahan strategis. Karena serangan roket Hamas menyebabkan kerusakan yang sangat kecil, setiap tanggapan militer Israel dipandang tidak proporsional dan kasar.
Korban tewas di Gaza yang berasal dari serangan udara Israel terbaru ini sudah dilaporkan menjadi 212 orang, beberapa kali lebih banyak dari korban di Israel.
Tindakan defensif saja tidak akan cukup untuk menghentikan serangan, dan ketergantungan pada Iron Dome berarti jika gagal— dan pemerintah dianggap tidak membela rakyatnya—akan ada konsekuensi serius. Di sisi lain, serangan darat untuk mengambil sumber roket musuh juga dapat mengakibatkan kematian dalam jumlah besar dan dampak politik global.
(min)
Lihat Juga :