AS: Israel Belum Kirim Bukti Ada Hamas di Gedung Media Gaza
Selasa, 18 Mei 2021 - 01:31 WIB
loading...
A
A
A
"Serangan langsung terhadap warga sipil adalah kejahatan perang," tegas Amnesty International di Twitter.
Baca juga: Gaza Hancur-hancuran Dibom Israel, Mengapa Pemimpin Hamas Tinggal di Qatar?
Lembaga itu menambahkan, "Kami sangat prihatin atas meningkatnya jumlah korban tewas di Gaza."
Kelompok hak asasi yang berbasis di London itu meminta Pengadilan Kriminal Internasional (ICC) untuk menyelidiki serangan Israel di kamp pengungsi al-Shati.
"Serangan Israel terhadap gedung al-Jalaa yang menghancurkan rumah, Al-Jazeera, kantor Associated Press juga harus diselidiki sebagai kejahatan perang. Serangan itu sesuai dengan pola hukuman kolektif Israel terhadap penduduk Palestina," papar pernyataan Amnesty.
“Sekitar 200 warga Palestina telah tewas, termasuk 59 anak-anak dan 35 wanita, dalam serangan Israel di Jalur Gaza sejak pekan lalu,” ungkap Kementerian Kesehatan Palestina.
Baca juga: Gaza Hancur-hancuran Dibom Israel, Mengapa Pemimpin Hamas Tinggal di Qatar?
Lembaga itu menambahkan, "Kami sangat prihatin atas meningkatnya jumlah korban tewas di Gaza."
Kelompok hak asasi yang berbasis di London itu meminta Pengadilan Kriminal Internasional (ICC) untuk menyelidiki serangan Israel di kamp pengungsi al-Shati.
"Serangan Israel terhadap gedung al-Jalaa yang menghancurkan rumah, Al-Jazeera, kantor Associated Press juga harus diselidiki sebagai kejahatan perang. Serangan itu sesuai dengan pola hukuman kolektif Israel terhadap penduduk Palestina," papar pernyataan Amnesty.
“Sekitar 200 warga Palestina telah tewas, termasuk 59 anak-anak dan 35 wanita, dalam serangan Israel di Jalur Gaza sejak pekan lalu,” ungkap Kementerian Kesehatan Palestina.
Lihat Juga :