Erdogan: Negara Teroris Israel Harus Dihentikan, Mereka Melewati Semua Batas
Sabtu, 15 Mei 2021 - 08:19 WIB
loading...
Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan. Foto/REUTERS/Umit Bektas
A
A
A
ANKARA - Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengatakan tindakan cepat DK PBB harus diambil untuk melawan agresi Israel terhadap Jalur Gaza, Palestina . Dia kembali menyebut negara Yahudi itu sebagai negara teroris.
Komentar keras Erdogan muncul saat jurnalis kantor berita Turki dan sekolah yang didukung PBB terkena serangan Israel di Gaza.
Baca juga: Brigade Al-Qassam Klaim Merudal Stasiun Iron Dome dan Pangkalan Udara Israel
"Negara teroris yang mencoba menjarah kota seperti Yerusalem, yang menampung tempat-tempat suci bagi Muslim, Kristen dan Yahudi, telah melewati semua batas," kata Erdogan pada hari Jumat, mengacu pada Israel.
"Sangat penting bahwa Dewan Keamanan PBB mengambil langkah-langkah untuk memastikan perdamaian di Yerusalem sejalan dengan keputusan Majelis Umum," kata Presiden Erdogan saat berbicara kepada anggota Partai Keadilan dan Pembangunan (AKP) selama konferensi video.
Dia mengatakan Turki siap untuk secara aktif mendukung inisiatif apa pun yang diumumkan oleh PBB. Menurutnya, negaranya "tidak akan diam" bahkan jika seluruh dunia mengabaikan perkembangan di Gaza.
Komentar keras Erdogan muncul saat jurnalis kantor berita Turki dan sekolah yang didukung PBB terkena serangan Israel di Gaza.
Baca juga: Brigade Al-Qassam Klaim Merudal Stasiun Iron Dome dan Pangkalan Udara Israel
"Negara teroris yang mencoba menjarah kota seperti Yerusalem, yang menampung tempat-tempat suci bagi Muslim, Kristen dan Yahudi, telah melewati semua batas," kata Erdogan pada hari Jumat, mengacu pada Israel.
"Sangat penting bahwa Dewan Keamanan PBB mengambil langkah-langkah untuk memastikan perdamaian di Yerusalem sejalan dengan keputusan Majelis Umum," kata Presiden Erdogan saat berbicara kepada anggota Partai Keadilan dan Pembangunan (AKP) selama konferensi video.
Dia mengatakan Turki siap untuk secara aktif mendukung inisiatif apa pun yang diumumkan oleh PBB. Menurutnya, negaranya "tidak akan diam" bahkan jika seluruh dunia mengabaikan perkembangan di Gaza.
Lihat Juga :