Sehebat-hebatnya Iron Dome Israel, Bobol Juga oleh Rudal Sijeel Hamas
Rabu, 12 Mei 2021 - 06:33 WIB
loading...
A
A
A
Ketegangan di Yerusalem telah berkobar menjadi gangguan terburuk di kota itu sejak 2017 pada hari-hari sejak polisi anti-huru hara Israel bentrok dengan kerumunan besar warga Palestina pada hari Jumat terakhir bulan suci Ramadhan.
Kerusuhan malam sejak saat itu di kompleks Al-Aqsa di Yerusalem Timur yang diduduki Zionis telah menyebabkan lebih dari 700 warga Palestina terluka, menarik seruan internasional untuk de-eskalasi dan kecaman keras dari seluruh dunia Muslim.
Hamas pada Senin memperingatkan Israel untuk menarik semua pasukannya dari kompleks Masjid Al-Aqsa dan distrik Sheikh Jarrah di Yerusalem Timur, di mana pengusiran paksa yang membayangi keluarga Palestina telah memicu protes yang marah.
Sirene meraung di seluruh Yerusalem tepat setelah pukul 15.00 sore kemarin. Orang-orang di kota tua, termasuk anggota Knesset (Parlemen), melarikan diri ke bungker untuk pertama kalinya sejak konflik Gaza 2014.
Perdana Menteri Benjamin Netanyahu mengatakan Hamas telah "melewati garis merah" dengan menargetkan Yerusalem dan bersumpah bahwa negara Yahudi itu akan "menanggapi dengan kekerasan."
Sebaliknya, Brigade Izzudin Al-Qassam menjawab, "Ini adalah pesan yang harus dipahami musuh dengan baik: jika Anda merespons, kami akan merespons, dan jika Anda meningkatkan eskalasi, kami akan meningkatkannya."
Beberapa properti di Israel telah rusak oleh roket dan misil, termasuk sebuah apartemen di selatan kota Ashkelon, dan sebuah rumah di Beit Nekofa, sebelah barat pusat kota Yerusalem.
Kerusuhan malam sejak saat itu di kompleks Al-Aqsa di Yerusalem Timur yang diduduki Zionis telah menyebabkan lebih dari 700 warga Palestina terluka, menarik seruan internasional untuk de-eskalasi dan kecaman keras dari seluruh dunia Muslim.
Hamas pada Senin memperingatkan Israel untuk menarik semua pasukannya dari kompleks Masjid Al-Aqsa dan distrik Sheikh Jarrah di Yerusalem Timur, di mana pengusiran paksa yang membayangi keluarga Palestina telah memicu protes yang marah.
Sirene meraung di seluruh Yerusalem tepat setelah pukul 15.00 sore kemarin. Orang-orang di kota tua, termasuk anggota Knesset (Parlemen), melarikan diri ke bungker untuk pertama kalinya sejak konflik Gaza 2014.
Perdana Menteri Benjamin Netanyahu mengatakan Hamas telah "melewati garis merah" dengan menargetkan Yerusalem dan bersumpah bahwa negara Yahudi itu akan "menanggapi dengan kekerasan."
Sebaliknya, Brigade Izzudin Al-Qassam menjawab, "Ini adalah pesan yang harus dipahami musuh dengan baik: jika Anda merespons, kami akan merespons, dan jika Anda meningkatkan eskalasi, kami akan meningkatkannya."
Beberapa properti di Israel telah rusak oleh roket dan misil, termasuk sebuah apartemen di selatan kota Ashkelon, dan sebuah rumah di Beit Nekofa, sebelah barat pusat kota Yerusalem.
(min)
Lihat Juga :