Al Aqsa Membara, Pemuda Yerusalem: Diam Bukan Lagi Pilihan

Rabu, 12 Mei 2021 - 02:03 WIB
loading...
A A A
Pengguna Twiter dengan cepat mengkritik pernyataan itu karena gagal mengutuk kekerasan dan pendudukan Israel yang telah menewaskan ribuan warga Palestina dalam beberapa tahun terakhir.

“Bagaimana dengan mengutuk pendudukan ilegal di dalam negara asing??” ujar seorang pengguna, sementara pengguna lainnya mengecam pernyataan itu karena gagal mengutuk pembunuhan anak-anak Palestina oleh Israel.

Sementara itu, Kementerian Prancis untuk Eropa dan Luar Negeri merilis pernyataan yang menyatakan keprihatinan atas bentrokan dan kekerasan, tanpa menyebutkan bahwa keduanya dilakukan oleh pasukan Israel.

“Sekali lagi Prancis menyatakan keprihatinannya yang serius atas bentrokan dan kekerasan yang terjadi selama beberapa hari terakhir di Yerusalem, yang telah menyebabkan beberapa ratus orang terluka dan dapat menyebabkan eskalasi skala besar. Prancis mengecam keras tembakan roket tadi malam dari Jalur Gaza yang menargetkan wilayah Israel, yang melanggar hukum internasional," ungkap pernyataan itu.

Bertentangan dengan pernyataan lain, pernyataan Prancis tersebut menarik perhatian pada penggusuran paksa Israel atas warga Palestina, “Dalam hal ini, Prancis sangat prihatin dengan ancaman penggusuran paksa terhadap penduduk lingkungan Sheikh Jarrah di Yerusalem Timur, yang terkait dengan kebijakan pemukiman, yang ilegal menurut hukum internasional, dan memperburuk ketegangan. Prancis juga menegaskan kembali komitmennya untuk melestarikan status quo bersejarah di Temple Mount.”

Tidak seperti yang lain, pemimpin Skotlandia Nicola Sturgeon secara terbuka mengkritik Israel karena menyerang tempat ibadah.

“Menyerang tempat ibadah kapan saja adalah hal yang tercela, tetapi menyerang masjid selama Ramadhan sama sekali tidak dapat dipertahankan. Ini juga merupakan pelanggaran hukum internasional. Israel harus memperhatikan seruan untuk segera menghentikan kekerasan. #SheikhJarrah,” ungkap Sturgeon.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Inggris, Australia,...
Inggris, Australia, dan Kanada Luncurkan Dana untuk Dukung Upaya Solusi 2 Negara
Israel Jadi Negara yang...
Israel Jadi Negara yang Paling Banyak Diboikot di Dunia
Trump Klaim AS Telah...
Trump Klaim AS Telah Bikin Kesepakatan Hebat dengan Iran, Teheran Bilang Belum!
Trump Mendadak Batal...
Trump Mendadak Batal Bombardir Iran Besar-besaran, Israel Terkejut
Israel Kucurkan Rp917...
Israel Kucurkan Rp917 Miliar untuk Bangun 69 Permukiman Ilegal di Tepi Barat
Didanai Maroko, Nikah...
Didanai Maroko, Nikah Massal Digelar untuk 40 Warga Gaza Penyandang Disabilitas dan Cedera
Siaga di Selat Hormuz,...
Siaga di Selat Hormuz, AS Gunakan Perahu Canggih Tanpa Awak
Belfast Membara! Kerusuhan...
Belfast Membara! Kerusuhan Pecah, Sejumlah Bangunan dan Kendaraan Dibakar
Brutal! Geng Narkoba...
Brutal! Geng Narkoba Tembak Mati 5 Polisi Jelang Pembukaan Piala Dunia di Meksiko
Rekomendasi
UBAYA Tantang SCU di...
UBAYA Tantang SCU di Final Putri, Perbanas Hadapi UKSW pada Puncak Campus League 2026
Hidayat Batubara Daftar...
Hidayat Batubara Daftar Balon Ketua POBSI Sumut
Unjuk Rasa Mahasiswa...
Unjuk Rasa Mahasiswa Bubar, Polisi Mulai Buka Jalan Jenderal Sudirman Arah Bundaran HI
Berita Terkini
Trump Marah, Tuding...
Trump Marah, Tuding Iran Bocorkan Detail Kesepakatan Damai
Apa yang Ada dan Tidak...
Apa yang Ada dan Tidak Ada dalam Draf Kesepakatan Damai AS-Iran?
Iran Tegaskan Pengelolaan...
Iran Tegaskan Pengelolaan Selat Hormuz akan Disepakati Melalui Dialog Regional
Netanyahu dan Trump...
Netanyahu dan Trump Bahas Nota Kesepahaman Mendatang dengan Iran
Iran Tegaskan Belum...
Iran Tegaskan Belum Ada Kesepakatan Akhir dengan AS
Terungkap, Pokemon Go...
Terungkap, Pokemon Go Bantu Militer AS Petakan Dunia
Infografis
Arab Saudi Gunakan AI...
Arab Saudi Gunakan AI untuk Cetak Penghafal Al-Quran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved