AS Siap Lakukan Segalanya untuk Cegah Iran Memperoleh Bom Nuklir
Sabtu, 08 Mei 2021 - 00:00 WIB
loading...
A
A
A
Pada 2015, Iran menandatangani JCPOA dengan kelompok negara P5 + 1 (AS, Rusia, Inggris, Prancis, Jerman dan China), yang mengharuskannya untuk mengekang program nuklirnya danmenurunkan cadangan uraniumnya dengan imbalan pencabutan sanksi.
Presiden Donald Trump secara sepihak menarik Amerika Serikat keluar dari JCPOA 2015 padatahun 2018, dan memberlakukan kembali sanksi terhadap Iran. Tindakan Trump tersebutmengecewakan para penandatangan JCPOA lainnya. Trump melakukannya sebagai bagian darikampanye "tekanan maksimum" melawan Republik Islam Iran.
Baca juga: Putra Mahkota MBS Angkat Bicara soal Wahhabisme di Arab Saudi
Sebagai tanggapan, Teheran telah mengambil beberapa langkah menentang denuklirisasi,dengan alasan bahwa sejak AS membatalkan kesepakatan terlebih dahulu, mereka harusmengambil langkah pertama dalam negosiasi ulang dan akhirnya menghapus sanksi.
Pembicaraan di Wina tentang kemungkinan Washington dan Teheran kembali ke kesepakatannuklir sedang berlangsung. Pada akhir April, Iran memuji kemajuan pembicaraan di Wina,dengan mengatakan bahwa negosiasi berada "di jalur yang benar" dan berjanji untuk kembali ke komitmen nuklir yang telah ditinggalkan oleh Teheran setelah sanksi AS terhadap negara itu dicabut.
Presiden Donald Trump secara sepihak menarik Amerika Serikat keluar dari JCPOA 2015 padatahun 2018, dan memberlakukan kembali sanksi terhadap Iran. Tindakan Trump tersebutmengecewakan para penandatangan JCPOA lainnya. Trump melakukannya sebagai bagian darikampanye "tekanan maksimum" melawan Republik Islam Iran.
Baca juga: Putra Mahkota MBS Angkat Bicara soal Wahhabisme di Arab Saudi
Sebagai tanggapan, Teheran telah mengambil beberapa langkah menentang denuklirisasi,dengan alasan bahwa sejak AS membatalkan kesepakatan terlebih dahulu, mereka harusmengambil langkah pertama dalam negosiasi ulang dan akhirnya menghapus sanksi.
Pembicaraan di Wina tentang kemungkinan Washington dan Teheran kembali ke kesepakatannuklir sedang berlangsung. Pada akhir April, Iran memuji kemajuan pembicaraan di Wina,dengan mengatakan bahwa negosiasi berada "di jalur yang benar" dan berjanji untuk kembali ke komitmen nuklir yang telah ditinggalkan oleh Teheran setelah sanksi AS terhadap negara itu dicabut.
(min)
Lihat Juga :