Lockdown Picu Kelaparan, Warga Guatemala dan El Salvador Kibarkan Bendera Putih

Jum'at, 22 Mei 2020 - 15:29 WIB
loading...
A A A
"Kami tidak punya apa-apa untuk diberikan kepada anak-anak kami, dan tidak bisa membayar kamar kami," ujarnya.

Sistem pengkodean warna telah dikembangkan di Guatemala. Bendera merah menunjukkan obat-obatan diperlukan, hitam memperingatkan polisi untuk aksi kekerasan, dan yang kuning untuk penyerangan terhadap anak-anak.

Guatemala telah melaporkan 45 kematian dan 2.265 infeksi dari virus, sementara El Salvador telah mengkonfirmasi 32 kematian dan 1.640 kasus. Negara tetangga Honduras, tempat orang miskin juga pergi mengemis makanan, telah mendaftarkan 3.100 kasus dan 151 kematian.

Secara tradisional, mereka yang tidak melihat masa depan untuk diri mereka sendiri di tiga negara, yang telah lama dirundung kekerasan, telah beremigrasi ke Amerika Serikat dengan segala cara yang mungkin.

Maria Jauria, seorang ibu rumah tangga berusia 21 tahun dan ibu dari dua anak yang tinggal di bagian pusat Guatemala, Chimaltenango, mengatakan ada begitu sedikit pekerjaan sehingga suaminya yang tukang batu harus mulai menjual barang-barang yang ia butuhkan untuk pekerjaannya.

"Kami sudah 'pacaran' dengan bendera putih selama sebulan, dan ya, beberapa orang telah membantu kami membawa makanan," katanya.

"Tapi kenyataannya adalah, suamiku telah menjual alat-alatnya sehingga kami memiliki sesuatu untuk dimakan," tukasnya.
(ber)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Gangster Mengamuk di...
Gangster Mengamuk di Guatemala, Habisi 8 Polisi dan Kuasai Penjara
Siapa Nayib Bukele?...
Siapa Nayib Bukele? Presiden El Salvador Keturunan Palestina Sukses Buat Negaranya 0 Kasus Pembunuhan 900 Hari
Eks Bos CDC Klaim Peran...
Eks Bos CDC Klaim Peran Penting AS dalam Memulai Pandemi Covid
Kisah Kudeta Guatemala...
Kisah Kudeta Guatemala yang Dipelopori AS Gara-gara Kebun Pisang
Siapakah Nayib Bukele?...
Siapakah Nayib Bukele? Presiden El Salvador yang Sukses Berantas Kartel dan Mempopulerkan Kripto
Keputusan China Akhiri...
Keputusan China Akhiri 'Nol Covid-19' Diduga Picu 1,9 Juta Ekses Kematian
Satu Lagi Varian Baru...
Satu Lagi Varian Baru Virus Corona Bikin Was-was Ahli Kesehatan
Menlu Indonesia dan...
Menlu Indonesia dan 7 Negara Islam Kecam Tindakan Provokatif Israel di Masjid Al-Aqsa
6 Calon Sekjen PBB Debat,...
6 Calon Sekjen PBB Debat, Paparkan Atasi Konflik Global di Masa Depan
Rekomendasi
Hati-hati! Ada Perbaikan...
Hati-hati! Ada Perbaikan Jalan di Tol Jakarta-Cikampek
Rodri Bungkam Mulut...
Rodri Bungkam Mulut Ronaldo dengan Trofi Piala Dunia 2026 dan Golden Ball
Menuju Smart City Tanpa...
Menuju Smart City Tanpa Kertas, Mengurai Masalah Dokumen Ganda dan Sampah di Kota Bandung
Berita Terkini
Ini Perceraian Termahal...
Ini Perceraian Termahal Abad Ini! Nilainya Capai Rp11 Triliun
Houthi dan Arab Saudi...
Houthi dan Arab Saudi Saling Serang, Ini 5 Pemicunya
AS Tak Umumkan Serangan...
AS Tak Umumkan Serangan Udara ke Iran, Apakah Dikaitkan dengan Angka Sial?
Dipaksa Akui Israel...
Dipaksa Akui Israel untuk Kesepakatan Nuklir, Akankah Saudi Merapat ke China dan Pakistan?
Trump Tiba-tiba Ganti...
Trump Tiba-tiba Ganti Pesawat karena Takut Dibunuh usai KTT NATO di Turki
Memanas, Kuwait dan...
Memanas, Kuwait dan Bahrain Lancarkan Serangan Udara ke Iran
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved