Keluarga Jurnalis Khashoggi Memaafkan Para Pembunuh
Jum'at, 22 Mei 2020 - 09:55 WIB
loading...
Para aktivis menyalakan lilin yang menerangi poster Jamal Khashoggi, jurnalis yang dibunuh para agen nakal intelijen Arab Saudi di Konsulat Arab Saudi di Istanbul 2 Oktober 2018. Foto/REUTERS/Osman Orsal
A
A
A
RIYADH - Keluarga dari jurnalis Arab Saudi yang dibunuh; Jamal Khashoggi , mengatakan pada Jumat (22/5/2020) bahwa mereka telah memaafkan para pembunuh jurnalis tersebut.
"Di malam yang diberkati dari bulan yang penuh berkah ini (Ramadhan) kita ingat firman Allah: Jika seseorang mengampuni dan membuat rekonsiliasi, maka pahalanya dari Allah," kata pihak keluarga Khashoggi.
"Karena itu, kami putra-putra martir Jamal Khashoggi mengumumkan bahwa kami mengampuni mereka yang membunuh ayah kami, mencari pahala yang Maha Kuasa," lanjut pihak keluarga yang pernyataannya dipublikasikan di Twitter.
Khashoggi terakhir kali terlihat di Konsulat Arab Saudi di Istanbul pada 2 Oktober 2018, di mana datang ke kantor tersebut untuk mendapatkan dokumen untuk pernikahan yang dia rencanakan dengan tunangannya. Dia akhirnya diketahui dibunuh oleh para agen nakal intelijen Saudi, di mana tubuhnya dimutilasi dan hingga kini belum ditemukan.
Pembunuhan itu menyebabkan gejolak global yang mencoreng citra Putra Mahkota Mohammad bin Salman (MBS). Beberapa pemerintah Barat percaya bahwa MBS telah memerintahkan pembunuhan jurnalis tersebut.
Pejabat Saudi mengatakan MBS tidak terlibat, meskipun pada bulan September 2019 putra Raja Salman bin Abdulaziz al-Saud itu mengisyaratkan bahwa dia bertanggung jawab dengan mengatakan; "Itu terjadi di bawah pengawasan saya".
Otoritas hukum Arab Saudi telah menjatuhkan hukuman mati terhadap lima orang dan tiga orang lainnya dihukum penjara atas pembunuhan Khashoggi Desember lalu. Para tersangka diadili dalam persidangan rahasia di Riyadh. (Baca: Putra Mahkota Saudi: Pembunuhan Khashoggi Terjadi di Bawah Pengawasan Saya )
"Di malam yang diberkati dari bulan yang penuh berkah ini (Ramadhan) kita ingat firman Allah: Jika seseorang mengampuni dan membuat rekonsiliasi, maka pahalanya dari Allah," kata pihak keluarga Khashoggi.
"Karena itu, kami putra-putra martir Jamal Khashoggi mengumumkan bahwa kami mengampuni mereka yang membunuh ayah kami, mencari pahala yang Maha Kuasa," lanjut pihak keluarga yang pernyataannya dipublikasikan di Twitter.
Khashoggi terakhir kali terlihat di Konsulat Arab Saudi di Istanbul pada 2 Oktober 2018, di mana datang ke kantor tersebut untuk mendapatkan dokumen untuk pernikahan yang dia rencanakan dengan tunangannya. Dia akhirnya diketahui dibunuh oleh para agen nakal intelijen Saudi, di mana tubuhnya dimutilasi dan hingga kini belum ditemukan.
Pembunuhan itu menyebabkan gejolak global yang mencoreng citra Putra Mahkota Mohammad bin Salman (MBS). Beberapa pemerintah Barat percaya bahwa MBS telah memerintahkan pembunuhan jurnalis tersebut.
Pejabat Saudi mengatakan MBS tidak terlibat, meskipun pada bulan September 2019 putra Raja Salman bin Abdulaziz al-Saud itu mengisyaratkan bahwa dia bertanggung jawab dengan mengatakan; "Itu terjadi di bawah pengawasan saya".
Otoritas hukum Arab Saudi telah menjatuhkan hukuman mati terhadap lima orang dan tiga orang lainnya dihukum penjara atas pembunuhan Khashoggi Desember lalu. Para tersangka diadili dalam persidangan rahasia di Riyadh. (Baca: Putra Mahkota Saudi: Pembunuhan Khashoggi Terjadi di Bawah Pengawasan Saya )
Lihat Juga :